Bahan:
- 1 sdm minyak sayur, untuk olesan
- Es batu, pecahkan
Selendang mayang:
- 250 g tepung hunkwe
- 100 g tepung sagu
- 2½ l air
- ½ sdt ektrak vanilla
- 1 sdt garam
- 5 tetes pewarna merah makanan
- 5 tetes pewarna hijau makanan
- 3 lembar daun pandan, simpulkan
Kuah, didihkan, saring:
- 1 l santan encer, dari ½ butir kelapa parut
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- ¼ sdt ekstrak vanilla
- ½ sdt garam
Kinca, masak hingga mengental:
- 300 g gula merah, iris
- 250 ml air
- 3 sdm gula pasir
- 2 lembar daun pandan, simpulkan
- ¼ sdt garam
Cara Membuat:
- Selendang mayang: Aduk rata semua bahan, kecuali pewarna dan daun pandan. Sisihkan 500 ml (bagi menjadi 2 bagian : @250 ml). Beri pewarna merah dan hijau di masing-masing bagian. Aduk rata.
- Masak adonan hijau dengan selembar daun pandan di atas api sedang sampai mendidih, aduk-aduk agar adonan tidak menggumpal. Angkat. Ambil daun pandan.
- Tuang ke dalam loyang ukuran 20x20 cm yang sudah dibasahi air. Ratakan. Sisihkan di suhu ruang hingga memadat (± 15 menit).
- Masak adonan putih dengan selembar daun pandan di atas api sedang sampai mendidih, sambil diaduk agar adonan tidak menggumpal. Angkat. Ambil daun pandan.
- Tuang ke dalam loyang berisi adonan hijau, ratakan. Sisihkan di suhu ruang hingga memadat (± 15 menit).
- Masak adonan merah dengan selembar daun pandan di atas api sedang sampai mendidih, sambil diaduk agar adonan tidak menggumpal. Angkat. Ambil daun pandan.
- Tuang ke atas adonan putih, ratakan. Sisihkan di suhu ruang hingga memadat (± 15 menit). Simpan di dalam lemari es hingga saat disajikan.
- Iris tipis selendang mayang, tata dalam mangkuk saji. Tuang santan dan kinca. Beri es batu. Sajikan segera.
Untuk 12 porsi