Foto: Inez Priscilla Aisha

Jika tahun lalu penggemar K-drama terjangkit virus Song Joong-ki karena drama seri Descendants of the Sun, tahun ini giliran Gong Yoo yang menyebarkan demam Goblin berkat perannya sebagai dewa bernama Kim Shin. Tidak hanya tayang di stasiun televisi Korea, drama seri Goblin juga dapat ditonton di Viu, layanan Freemium Video-On-Demand yang menghadirkan variety show, film, dan drama seri terbaru Asia. Kemudahan akses untuk menonton acara hiburan ini turut berperan dalam meningkatkan popularitas Goblin.
 
Melalui aplikasi mengedit foto, fans pun berlomba-lomba untuk berpose ala Goblin yang ditusuk pedang. Di waktu bersamaan, sang aktor, Gong Yoo, menjadi makin laris sehingga mendapat undangan dari berbagai negara untuk mengadakan fan meeting. Sayangnya, hingga saat ini baru dua negara yang beruntung dapat mewujudkannya, yaitu Taiwan (29 April) dan Hong Kong (6 Mei).
 
Atas undangan Viu Indonesia, femina menjadi satu-satunya media dari Indonesia yang mendapat kesempatan untuk meliput event fan meeting 2017 Gong Yoo Live Make A Wish in Hong Kong. Sehari sebelum fan meeting, femina juga berkesempatan menghadiri event konferensi pers yang berlangsung di Kerry Hotel, Hong Kong. Di event yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini, Gong Yoo menghibur para awak media dengan sikapnya yang hangat sekaligus celetukan-celetukannya yang lucu.
 
Ini pertama kalinya Gong Yoo mengadakan fan meeting di Hong Kong. Meski begitu, Hong Kong bukanlah negara asing baginya. Sebelum menjadi aktor, ternyata Gong Yoo pernah belajar di sini.
 
“Kalau pergi ke suatu negara, saya suka berkeliling naik transportasi umum dan mencicipi makanan lokalnya. Saat itu saya tidak populer, jadi saya bisa bereksplorasi. Kini saya harus lebih hati-hati untuk image saya. Tapi mungkin saja saya bisa naik transportasi umum lagi dan bertemu Chow Yun Fat,” candanya.
 
Gong Yoo mengaku kalau dirinya sering menonton film yang dibintangi Chow Yun Fat, Andy Lau, dan Tony Leung. Menurut pengakuannya, dia sangat mengagumi sosok Tony Leung yang memiliki kemampuan akting luar biasa. Tidak heran, jika ditawari bermain film Hong Kong, Gong Yoo ingin berperan sebagai polisi seperti di film Internal Affairs yang diperankan Tony, atau bermain di film setipe Lust, Caution yang juga dimainkan Tony.
 
“Saya sangat respek kepadanya. Bagi saya aktingnya bagus sekali. Tapi tiap saya menyebutkan judul film Lust, Caution, reaksi orang-orang sangatlah heboh. Film ini memiliki pesan yang bagus. Saya sendiri, sih, tidak keberatan menjalankan adegan yang memamerkan tubuh selama film tersebut punya pesan yang jelas.” Jawaban Gong Yoo ini disambut teriakan riuh awak media yang sebagian besar wanita.
 
Gong Yoo memang dikenal sebagai salah satu aktor yang rajin berkontribusi kepada masyarakat melalui peran-perannya. Setelah membaca buku berjudul the Crucible karangan Gong Ji-young, Gong Yoo berinisiatif untuk menjadikannya sebagai film berjudul Silenced di tahun 2011. Buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata, yang mengangkat kasus bullying dan pelecehan seksual yang dialami siswa tuna rungu di suatu sekolah.
 
“Saya memang mengusulkan kisah ini dibuat menjadi film, namun yang mewujudkannya adalah orang yang pikirannya sama seperti saya. Saya hanyalah seorang aktor, saya tidak bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Saya memilih film ini agar orang lebih tahu tentang isu tersebut,“ jelasnya.

Untuk membaca kisah konferensi pers Gong Yoo berikutnya, klik page number di bawah.
 
 
Wajah tampan dan popularitas tidak menjadikan Gong Yoo sebagai sosok sombong. Dia tetap rendah hati, yang terlihat dari pendapatnya mengenai kesuksesan seorang aktor untuk mendalami suatu peran. Menurutnya, kerja tim sangat diperlukan dalam hal ini.
 
“Contohnya di Goblin, ketika saya tidak menjadi manusia, melainkan dewa. Sulit sekali memainkannya karena ini tidaklah nyata. Saya sedikit merasa terbebani karena ada banyak ekspektasi kepada peran ini. Untungnya saya mendapat banyak dukungan dari lawan main, seperti Kim Go-eun dan Lee Dong-wook.”
 
Menyangkut Lee Dong-wook, Gong Yoo memberikan pendapat tentang rekannya yang berperan sebagai malaikat pencabut nyawa tersebut.
 
“Saya rasa Dong-wook akan bagus memainkan peran komedi. Tampaknya akan  seru jika saya bermain di drama komedi bersamanya. Tapi, tentu saja kami tidak akan berperan saling jatuh cinta, ya,” jelasnya yang disambut gelak tawa para awak media.
 
Belasan tahun menjadi aktor, beragam peran sudah pernah dimainkan oleh Gong Yoo. Lalu, karakter mana yang paling mendekati sosok aslinya? Aktor berusia 37 tahun ini pun mengaku kalau dirinya paling mirip dengan Choi Han-kyul, perannya di drama seri Coffee Prince.
 
“Seperti remaja, dia tidak tahu bagaimana mengekspresikan perasaannya. Di satu sisi dia mencoba melakukan hal yang dia mau dengan usaha terbaik. Dia agak playful, tapi kalau sudah mengenalnya, orang akan tahu kalau Han-kyul adalah seseorang yang memiliki pemikiran yang bagus.”
 
Setelah bermain di drama seri Goblin, Gong Yoo belum memutuskan proyek yang akan dikerjakan selanjutnya. Namun jika kembali bermain film atau drama, Gong Yoo pun berharap bisa menjadi orang jahat.
 
“Saya tidak peduli terhadap penampilan,” jelasnya.
 
Di akhir acara konferensi pers, Gong Yoo mengucapkan terima kasih atas kehadiran para media.
 
“Saya sangat menghargai kedatangan kalian. Saya tahu pastilah kalian sibuk. Semoga artikelnya bagus, ya, karena sesungguhnya saya bukan orang yang menarik,” ujarnya merendah yang disambut tepukan tangan para awak media.
 
Bisa saja, ya, Gong Yoo merebut hati media. Jangan lewatkan liputan fan meeting Gong Yoo di Hong Kong dan interview lengkapnya di web ini. (f)

Baca juga:
Goblin Berakhir dengan Rating yang Memecahkan Rekor, Kim Go-eun Pamer Foto Pernikahan dengan Gong Yoo
3 Lokasi Syuting dari Drama Korea Populer Goblin untuk Inspirasi Liburan