Menikah di Bhutan, negeri yang disebut sebagai negara paling bahagia, berharap energi bahagia itu melimpah untuk kehidupan keduanya.
 
Pesta Hangat & Intim
 
Tak pernah mengumbar hubungan kasih pada media pada masa pacaran, tahu-tahu Nadine dan Dimas menggelar resepsi pernikahan. Tak hanya sekali, tapi dua kali. Pertama, di Anema Resort, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (7/7/2018), dan kedua, di Marina Batavia, Sunda Kelapa, Jakarta, pada 15 Juli 2018.
 
Suasana pesta di kedua tempat ini sangat kasual, diadakan di tepi pantai yang sarat elemen alam. Nadine dan Dimas sama-sama mengenakan baju pengantin serba putih. Yang unik, saat di Lombok, mereka berdua tidak mengenakan alas kaki. Sementara saat di Jakarta, keduanya mengenakan sepatu sport. Suara tawa dan canda terdengar selama acara, menyatu dengan angin dan semesta.
 
“Kami berdua sama-sama suka berada di alam terbuka. Itu alasan kami tidak menggelar acara di gedung. Ruang tertutup hanya membuat kami merasa pengap dan terkungkung,” ujar Dimas.
 
Tak hanya suka, keduanya memang peduli terhadap kelestarian alam. Sebuah alasan tidak menggunakan plastik dalam pesta. Sebagai buah tangan untuk para tamu, mereka memberikan biji kopi dalam kemasan kain. Nadine menggenggam rangkaian mutiara sebagai ganti hand bouquet. Area sekitar kolam renang yang menjadi tempat acara didekor bohemian rustic dan tidak memakai tempat duduk. Pohon di sekitar area dibiarkan begitu saja.
 
Yang mengejutkan, dalam resepsi di Lombok mereka menayangkan video pernikahan resmi yang syahdu dan romantis di Bhutan, pada 5 Mei 2018. Terbukti sudah dugaan netizen saat melihat foto Dimas di bulan Juni yang tampak mengenakan sebentuk cincin.
 
“Bhutan adalah tempat terbahagia di dunia. Kami ingin energi kebahagiaan itu menjadi awal dan selalu mengiringi langkah pernikahan kami,” ujar Dimas, tentang alasan memilih Bhutan sebagai tempat untuk mengikat janji setia dengan Nadine. Kebetulan keduanya belum pernah ke sana. 
 
Seperti diungkap Nadine, disaksikan keluarga inti dari kedua belah pihak, mereka menjalani prosesi secara agama yang dipeluk Nadine dan Dimas, lalu diberkati dan diresmikan oleh pendeta Buddha. Begitu sederhana, namun sakral dan hangat.
 
Mengenakan pakaian kain tenun Sumba yang dijahit seperti busana tradisional Bhutan, keduanya merasa impian untuk menikah dengan cara yang mereka inginkan, tercapai. “Benang merah dari ketiga acara pernikahan kami adalah intim,” ujar Nadine. “Ide untuk menikah di Bhutan memang dari saya, tapi Dimaslah yang meyakinkan bahwa ini bisa terwujud,” tambahnya.
 
 
 
 
Membaca Tanda-Tanda
 
Saat di Bhutan pula Nadine menemukan satu sisi Dimas yang membuatnya makin yakin dirinya tak salah pilih. Satu hari sebelum pernikahan, keduanya bersama keluarga mendaki Tiger Nest, sebuah biara di tebing yang harus ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 8 km.

Kata orang, karakter seseorang akan terlihat saat mendaki gunung.
 
Kecepatan dan kekuatan orang yang berbeda-beda akan menguji kita. Saat itu, Dimas berjalan tidak selalu di sisi Nadine, tapi ia selalu memperhatikan dan memastikan bahwa Nadine dan seluruh keluarganya baik-baik saja.
 
“Dari sikapnya terlihat bagaimana ia akan menangani sebuah masalah. Melihat saya yang ketinggalan, dia berhenti, menunggu saya jalan. Dari situ terlihat dia tipe orang yang akan menunggu seseorang sampai dewasa dan bisa memecahkan masalah sendiri,” ungkap Nadine, bahagia.
 
Kata orang, cinta tak bisa disembunyikan. Ibarat bunga, harumnya akan tercium. Nadine dan Dimas pun belakangan tak lagi ragu berbagi momen-momen kebahagiaan mereka kepada publik.
 
Sebelumnya, publik hanya diberi petunjuk bahwa keduanya tengah menjalin kasih lewat sebuah unggahan di akun Instagram Dimas pada awal Desember 2018. Belakangan, Nadine membagi cerita bahwa sang kekasih telah melamarnya di Melbourne, pada 10 September 2017, bertepatan dengan hari ulang tahun Dimas.
 
“Waktu itu kami sedang nonton konser Coldplay di Melbourne, Australia. Saat lagu Amazing Day, dia tanya mau enggak saya jadi pendamping hidup dia,” cerita Nadine, saat diwawancara di sela-sela pemotretan sampul femina bersama Dimas. Hari itu juga menjadi sangat spesial, karena Dimas sengaja ‘kabur’ dari lokasi syuting film terbarunya di Swiss dan terbang ke Melbourne untuk bertemu Nadine.
 
Ungkapan cinta Dimas tak berhenti, baru-baru ini ia membuat tato berbentuk sidik jari mereka berdua di bagian kulit tangannya. “Ia akan selalu ada bersama saya sampai tubuh saya dikubur,” ungkapnya.
 
 


Perlu Berjuang
 
“Ibu saya juga berbintang Taurus seperti Nadine. Saya, tuh, sudah biasa menghadapi wanita Taurus,” ujar Dimas yang berzodiak Virgo, tergelak. Rupanya, ia memperhatikan sifat seseorang dari zodiak yang menaunginya.

Benar saja, seperti ramalan astrologi yang menyebut Virgo memiliki kecocokan dengan Taurus, keduanya langsung klik sejak awal. Hobi juga hampir sama.

“Bahkan waktu pertama ketemu saya ngerasa seperti sudah lama kenal sama Dimas,” kata Nadine, dengan mata berbinar. Sejak awal pun mereka berdua sudah sepakat sama-sama serius mencari pasangan hidup. Mungkin karena sama-sama memiliki pengalaman kurang sedap saat hubungan asmara dengan selebritas terekspos, keduanya sama-sama tak ingin mengumbar hubungan mereka pada publik.

Soal perbedaan keyakinan yang sering menjadi pertanyaan banyak orang, tak membuat mereka mundur. Bahkan mereka sudah memperbincangkan itu sebelumnya. “Sejak awal kami sudah sepakat masing-masing tetap memegang keyakinan masing-masing. Prinsipnya kami berjuang dulu. Kita yakin, kalau kita punya keyakinan kuat, semua akan bisa terwujud,” ujar Dimas.

“Seperti yang terukir pada cincin pernikahan kami, amazing faith. Dimas selalu yakin dengan apa yang ia lakukan. Itu pesona dia,” kata Nadine.

Mereka yakin, meski memiliki kepercayaan dengan ritual yang berbeda, tapi intinya sama, ingin hidup damai. “Kita enggak boleh pikir itu penghalang. Karena kalau kita pikir itu penghalang, itu akan jadi penghalang,” kata Nadine, yakin.

Saat ini mereka masih menikmati hari-hari penuh bunga. Tiap bulan mereka merayakan tanggal anniversary. “Saya ingin mengajaknya merayakan setiap kebahagiaan kecil dalam hidup. Ini untuk mengingatkan kalau ada kekuasaan yang lebih besar dari kita dan kita harus bersyukur. Kita harus bersyukur dengan hubungan kita,” tutup Nadine. (f)

Fotografer : Zaky
Rias Wajah & Rambut : Vani Sagita, Linda Kusumadewi
Busana Nadine: Sapto Djojokartiko
Busana Dimas : Dhanst by Dhanny, Biasa
Aksesori : Rinaldy A. Yunardi
Lokasi: Amaryllis Boutique Resort 



Baca Juga:

Rami Malek, Aktor Yang Sukses Sabet Oscar dan Golden Globe 2019
Lembaran Baru Dominique Diyose
Meghan Markle Akan Butuh Bantuan Pangeran Harry Jika Ingin Kembali Berakting