Dok: Shutterstock

Bangun dalam keadaan cantik sempurna sepertinya menjadi dambaan banyak wanita. Tak heran jika jasa prosedur kecantikan instan seperti sulam alis, sulam bibir, sulam bedak, eyelash extension, hingga sulam dimple atau sulam lesung pipi bermunculan dan makin diminati. Namun, seperti kata pepatah “beauty is pain”, setiap prosedur memiliki risiko yang harus kita pahami dan hindari.

Tak sedikit wanita rela luangkan waktu ekstra setiap pagi demi penampilan cantik. Kalau tak sempat dandan di rumah, kebiasaan mencuri-curi waktu merias di lampu merah pun makin mengasah kelihaian ‘melukis’ wajah.Karena itu, ketika sulam kecantikan hadir sebagai solusi yang dapat mengurangi waktu berdandan, banyak wanita yang tertarik mencoba.

Sulam kecantikan sendiri banyak ragam jenis dan inovasinya. Beberapa yang kini banyak ditawarkan oleh klinik-klinik atau salon kecantikan adalah sulam alis, sulam bibir, sulam bedak, hingga sulam lesung pipi. Pada intinya, sulam kecantikan adalah prosedur semipermanen yang bertujuan menyempurnakan bagian wajah seseorang. Namun, meski sama-sama bernama sulam, keempat sulam kecantikan tersebut memiliki perbedaan satu sama lain.

Prosedur untuk sulam kecantikan hanya membutuhkan waktu 45 menit hingga 1,5 jam, tapi hasilnya relatif tahan lama. Tiap treatment memberikan ketahanan yang berbeda-beda, tergantung pigmen warna yang digunakan. Misalnya sulam alis dan sulam bibir, biasanya bertahan hingga 1 sampai 3 tahun. Pada kasus tertentu diklaim bisa bertahan hingga 5 tahun. Untuk sulam bedak, daya tahannya lebih rendah yaitu berkisar antara 6 bulan hingga 2 tahun.

Menurut dr. Rachma Evasari, SpDV, dokter spesialis kulit dan kelamin di RSIA Tambak dan Skin3Clinic, akrab disapa dr.Eva, sulam kecantikan merupakan prosedur semipermanen. Karena itu, prosedur sulam kecantikan ini perlu diulang dalam satu hingga tiga tahun, jika ingin mempertahankan warnanya. “Sel kulit manusia akan terus mengalami pergantian, otomatis warna hasil sulam kecantikan pun lama-kelamaan akan memudar.

Agar tak salah kaprah, mari kita pahami prosedurnya masing-masing.

Baca Selanjutnya: 1/ Sulam Alis
 

Dok: Pixabay

1/ Sulam Alis
Sulam alis adalah bentuk inovasi dari tato alis yang dulu jadi tren. “Sulam alis bekerja dengan menyuntikkan pigmen warna ke dalam kulit lapisan kedua. Berbeda dengan tato yang memasukkan pigmen warna hingga ke lapisan keempat,” tutur dr. Rachma Evasari, SpDV, akrab disapa dr. Eva.
Jika pigmen warna pada tato alis adalah tinta kimiawi, sulam alis menggunakan tinta organik dan nonorganik. Pigmen warna disuntikkan ke bawah lapisan epidermis menggunakan alat embroidery pen dengan micro needle.
Teknik sulam alis mengalami perkembangan, dari 2D hingga 6D. “Semakin tinggi dimensinya, hasilnya pun akan semakin terlihat alami,” jelas dr. Eva.

Baca selanjutnya: 2/ Sulam Bibir
 
 

Dok: Pixabay
 
2/ Sulam Bibir
Secara umum, teknik dan alat yang digunakan untuk sulam bibir tak jauh berbeda dengan sulam alis. Bertujuan membuat bibir menjadi terlihat lebih berwarna dan berisi, ada dua teknik sulam bibir yang populer, yaitu sulam bibir nano dan sulam bibir kristal.
Tinta yang digunakan sulam bibir nano adalah tinta herbal. Sementara, sulam bibir kristal menggunakan kombinasi tinta herbal dan sari bunga lili. Setelah proses penyulaman selesai, bibir dioleskan serbuk kristal atau mutiara untuk membuat bibir terlihat lebih berkilau.

Baca Selanjutnya: 3/ Sulam Bedak
 
 

Dok: Pixabay
 
3/ Sulam Bedak
Prosedur sulam bedak menggunakan alat micro needle skin roller untuk mengaplikasikan serum berwarna seperti alas bedak ke seluruh kulit wajah. Hasilnya, kulit wajah akan tampak lebih cerah dan mulus seperti memakai bedak.
Namun, tidak seperti memakai bedak atau alas bedak, sulam bedak tidak menutupi pori-pori kulit karena serum diaplikasikan hingga menyerap ke bawah lapisan epidermis. Menurut dr. Eva, serum yang digunakan pada sulam bedak adalah whitening ampule yang mengandung epiderma glow factor yang membuat kulit lebih bercahaya.

Baca Selanjutnya: 4/ Sulam Lesung Pipi
 
 

Dok: Pixabay
 
4/ Sulam Lesung Pipi
Prosedur sulam lesung pipi membuat sayatan kecil untuk merusak otot pipi dan menempatkan jahitan membuat lesung pipi. “Teknik sulam lesung pipi oleh dokter kecantikan berbeda dari operasi bedah plastik lesung pipi. Pada bedah plastik, yang dijahit itu otot pipi bagian dalam, sementara sulam lesung pipi bagian luarnya yang dijahit,” jelas dr. Eva. (f)

Eka Januwati (Kontributor - Jakarta)

Baca Juga: 
Begini Cara Kerja Sheet Mask, Masker Wajah Yang Sedang Tren
Operasi Plastik, Dulu Tabu Sekarang “Diserbu”
Botox, Filler, dan Thread Lifting. Mana yang Paling Sesuai Untuk Anda?