Foto-foto: Shutterstock

Sejauh apa Anda berani melakukan usaha untuk terlihat awet muda? Perburuan mencari ‘fountain of youth’ telah dilakukan sejak ribuan tahun lalu demi mendapatkan penampilan kulit wajah yang selalu muda. Faktor gaya hidup dan pola makan yang kurang seimbang juga menyumbang ‘guratan usia’ pada wajah, terutama di  area mata dan bibir.
 
Perawatan Tanpa Operasi
 
Memasuki era personalized beauty, pilihan treatment kecantikan pun makin beragam. Salah satu metode yang paling banyak dicari yaitu kecantikan estetis yang sanggup mengoreksi wajah sehingga terlihat lebih ideal. Tren augmentasi wajah yang mengoreksi struktur wajah kian diminati oleh wanita berbagai usia, bahkan mulai dari usia belasan tahun. Pada acara International Dermatology Aesthetic Surgery Summit yang digelar di Hotel Rennaissance Bali, Indonesia disebut-sebut menjadi pasar potensial terbesar dalam hal dermatologi estetis, menyusul Korea Selatan dan Thailand.
 
Banyak cara untuk mencapai tampilan lahiriah ideal, mulai  dari  operasi plastik hingga  perawatan kecantikan lanjutan yang dilakukan tanpa operasi. Berikut ini beberapa perawatan kecantikan yang kian digandrungi, apabila awet muda menjadi prioritas utama Anda! Klik halaman selanjutnya untuk ulasan lengkap.

 
 


Botox

Sudah saatnya wanita Indonesia tak lagi anti ketika mendengar perawatan kecantikan yang satu ini. Botulinum toxin atau botox dikenal sebagai perawatan kecantikan tanpa pembedahan. Botox disukai karena memberikan hasil signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Cara kerjanya yaitu dengan menginjeksi botulinum toxin pada lapisan bawah kulit yang memiliki kerutan. Agen neurotoksin dalam botox akan menghadang sinyal dari otak yang menugaskan kontraksi otot. Dengan tiadanya kontraksi otot  pada bagian tertentu, maka  timbulnya garis halus dapat diminimalkan.

Karena tidak tergolong prosedur operasi plastik, suntik botox tidak memberi hasil permanen. Mencoba sebelum berkomitmen sangat penting dalam perawatan botox, karena dapat memastikan kecocokan tubuh dalam menerima botulinum dan usaha preventif apabila terjadi alergi. Jika botox tidak cocok, kulit relatif tidak akan mengalami perubahan signifikan dan akan kembali seperti semula seiring dengan habisnya efek obat.

Manfaat Botox:
  1. Hasil cepat. Hasil suntik botox sudah bisa Anda lihat dalam hitungan jam atau hari. Kualitas hasil akan bergantung dari dosis yang diinjeksikan. Namun, botox secara umum telah menunjukkan efek yang memuaskan pada  tiap kasus.
  2. Hemat waktu. Satu kali prosedur suntik botox hanya memakan waktu 5-10 menit.
  3. Selain menghapus kerutan akibat proses penuaan, suntik botox juga bisa menyamarkan garis-garis halus akibat gerakan wajah (smile lines, kerutan dahi atau alis, dan seterusnya).
  4. Relatif minim risiko. Saat diinjeksikan ke dalam jaringan otot wajah, botox tidak akan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Namun, jika Anda sedang hamil, hindari melakukan suntik botox.
 


Dermal Filler

Berbeda dari botox yang dapat menghilangkan kerutan dengan melemahkan otot, dermal filler berfungsi untuk mengisi volume pada area yang berkurang seiring penuaan. Perawatan ini termasuk dalam kategori minimally invasive procedures, yang artinya memiliki risiko pengerjaan yang minimal, tanpa ada prosedur pembedahan.
 
“Dermal filler atau yang populer disebut filler adalah bahan yang digunakan untuk mengganti atau menambah volume yang hilang  pada kulit atau lapisan lemak di bawah kulit,” ujar dr. Anna Gunawan, SpKK dari RSKB Bina Estetika Jakarta. Dewasa ini, komponen yang paling aman digunakan untuk mengisi volume pada kulit ialah asam hialuronat (hyaluronic acid). Asam hialuronat ini dipandang aman karena merupakan zat yang juga diproduksi oleh tubuh secara alami dan dapat diserap sempurna.
 
Dermal filler memiliki tiga kegunaan, yaitu anti aging, rejuvenasi (peremajaan), dan koreksi wajah, seperti memancungkan hidung, menyamarkan kantong mata, membentuk tulang pipi (apple cheek), meniruskan rahang, membentuk bibir tampak lebih penuh, hingga menambah volume dagu.

Proses dermal filler terbilang cukup singkat, sekitar 60-90 menit. Pada dermal filler yang ditujukan untuk menyamarkan kerut dan rejuvenasi kulit, filler hanya akan disuntikkan pada lapisan dermis. Karena dermal filler menggunakan metode injeksi, efek samping yang dapat terjadi tergolong ringan. Namun, rasa sakit saat injeksi, kondisi bengkak dan lebam, umum terjadi setelah tindakan. Hal tersebut lazim terjadi karena area wajah memiliki banyak pembuluh darah. Keadaan yang disebut down time ini akan hilang dalam kurun waktu 7 hari.

 
 


Thread Lifting
 
Dikenal dengan sebutan ‘tanam benang’. Ini adalah cara untuk merejuvenasi kulit wajah dengan cara menginjeksi benang kolagen ke lapisan lemak di bawah kulit. Kulit akan merangsang lebih banyak produksi kolagen dengan cara mengurai benang yang diinjeksikan tersebut.
 
Tidak seperti face lift yang melibatkan pembuangan jaringan, prosedur ini hanya bergantung pada efek mengencangkan kulit dari tarikan benang untuk membuat wajah tampak lebih muda. Lazimnya, proses thread lifting akan dilakukan di beberapa titik di seputar area wajah atau leher yang ingin dikencangkan. Proses ini cukup singkat sehingga lazim disebut  dapat dilakukan selama istirahat makan siang saja.
 
Namun, sama halnya dengan botox dan dermal filler yang tidak memberikan hasil permanen, tanam benang bukanlah prosedur yang efektif untuk memberikan hasil jangka panjang, karena tidak mengubah pergeseran volume wajah yang terjadi akibat proses penuaan. Thread lifting hanya ‘menyembunyikan’ kelebihan kulit yang mengendur dengan cara mengencangkannya. Dibutuhkan ‘touch up’ berkala untuk menjaga hasil thread lift  tetap prima. (f)

Baca juga: 


3 Trik Ini Membuat Anda Terlihat 10 Tahun Lebih Muda
Trik Merias Kelopak Mata Monolid
Tip Memilih Batik Bagi Pria Dari Mike Lewis