
Foto: Dok. Femina
Serupa, namun tidak sama! Kombinasi ketiganya dipastikan dapat membuat rias wajah Anda flawless dan lebih tahan lama.
Tetapi, walaupun terlihat mirip, ketiganya memiliki fungsi yang sangat berbeda dari satu dan lainnya. Kenali bedanya agar mendapatkan hasil kulit wajah mulus maksimal! Kenali perbedaannya di sini.

1/ Primer
Primer merupakan alas makeup yang umumnya digunakan sebagai lapisan pertama sebelum menggunakan kosmetik apa pun.
Berbeda dengan pelembap, primer memiliki fungsi melembapkan, mengunci kelembapan alami kulit wajah, memudarkan pori-pori, dan mengikat makeup agar tahan lama dan warna-warnanya terlihat sempurna. Primer biasanya bertekstur cair atau gel ringan yang ketika dibaurkan pada kulit wajah terasa seperti menggunakan bedak tabur.
Nilai plus yang didapatkan ketika mengaplikasikan primer sebelum berdandan ialah makeup yang terlihat lebih nyata, tahan lama, anti pecah-pecah, dan tekstur kulit wajah yang tampak jauh lebih mulus—flawless.

2/ Foundation
Foundation atau alas bedak berfungsi untuk menyamaratakan warna kulit dan menyamarkan kekurangan sebagai alas riasan. Dapat berbentuk cair, bubuk, mousse, maupun krim, foundation merupakan salah satu produk makeup paling krusial, karena memiliki andil yang sangat besar dalam menciptakan tampilan riasan.
Agar wajah terlihat flawless, pastikan memilih warna foundation sesuai dengan tone kulit Anda. Jika menginginkan foundation untuk diratakan pada seluruh wajah, pilih warna yang paling mendekati warna kulit. Hindari menggunakan foundation lebih terang ataupun lebih gelap dari tone kulit.
Kuncinya: seragamkan warna foundation dengan warna leher Anda.
Tips: agar wajah terlihat lebih cerah, sebaiknya pilih foundation yang memiliki undertone kuning. Hindari membeli foundation dengan warna lebih cerah dari tone kulit asli Anda.

3/ Concealer
Concealer memiliki tekstur yang lebih padat dari foundation.
Biasanya dijual dalam kemasan yang lebih kecil karena memiliki kemampuan menutup ketidaksempurnaan pada kulit (coverage) yang juga lebih tinggi.
Karena teksturnya yang lebih padat, concealer memiliki fungsi mengoreksi dan hanya digunakan pada titik-titik tertentu saja, seperti di bawah area mata, sudut bawah hidung, ataupun menutup daerah yang berjerawat.
Kini, concealer hadir dalam beberapa pilihan warna, seperti ungu, hijau, oranye, cokelat, dan kuning.
Untuk lingkaran hitam di bawah mata, samarkan dengan concealer kuning atau peach.
Untuk jerawat kemerahan, samarkan dengan concealer warna hijau.
Jika ingin area wajah terlihat lebih cerah, concealer warna ungu jitu digunakan.
Begitupun dengan concealer warna cokelat yang dapat memberikan efek shading, atau menggelapkan area yang terlalu terang. (f)