Foto: Dok. Freepik

Pandemi Covid 19 yang kini memasuki PSBB jilid ke dua, membuat kita lebih sadar kesehatan dan kebersihan diri sendiri. Protokol kesehatan yang mengharuskan sering cuci tangan untuk membunuh kuman, memunculkan popularitas hand sanitizer sebagai ‘pengganti sementara’ proses cuci tangan pada situasi darurat.  Bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi seperti saat ini, cairan pembersih ini sangat menolong dan menjadi esensial fungsinya. Ada dalam tas kita bersama cadangan masker, body lotion dan perfume mini.
 
Sering menggunakan hand sanitizer dan mencuci tangan dengan sabun seperti saat ini membuat kulit tangan jadi kering dan tidak nyaman. Femina bertanya solusinya kepada dermatologis dan beauty expert, dr. Juliana Yu, MD.h, NH dari House of Skinovation, Jakarta. Simak terus!
 
Kulit kering karena keseringan pakai hand sanitizer? Ini tipnya!
Hand sanitizer itu mengandung alkohol yang cukup tinggi konsentrasinya jadi memang bisa membuat kulit menjadi kering. Sebagai solusinya gunakan saja sesering mungkin hand cream, body lotion untuk mengimbanginya. Pastikan memilih hand sanitizer yang berkualitas baik dari merek tepercaya.
 
Adakah jenis hand sanitizer yang baik untuk kulit?
Menurut dr. Juliana, jika memungkinkan, mencuci tangan dengan air dan sabun tetap yang terbaik. Jadi pemakaian hand sanitizer itu adalah pengganti saja. Dr. Juliana menyarankan Anda untuk menggunakan hand sanitizer yang berbentuk gel, karena biasanya ditambahkan zat pelembap kulit untuk menyamankan pemakaian dan kulit tetap lembut. Walau mungkin terasa sedikit lengket.
 
Tapi apapun jenis hand sanitizer yang Anda pakai, yang penting ada kandungan alkohol sekitar 70% atau lebih. Itu sudah cukup untuk membersihkan tangan kita dari kotoran dan kuman.
 
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih jauh.
 
 

Foto: Dok. Freepik

Aman kah memakai hand sanitizer sebelum makan?
Memang menggunakan Hand Sanitizer sebelum makan terkesan ringkas dan cepat. Tapi apakah langkah ini tepat dan aman? Menurut dr. Juliana, hand sanitizer yang sudah diproduksi masal dan diedarkan luas, bisa dipastikan 90% aman.
 
Meskipun begitu, kecuali sangat darurat, sebaiknya Anda tetap cuci tangan dengan air (dan sabun selama 20 detik) sebelum makan, terutama saat akan makan mengggunakan tangan. Bila tidak memungkinkan, Anda dapat menggunakan hand sanitizer cair (spray atau tisu basah dan tunggu sekitar 3-4 menit setelah menggunakan hand sanitizer sampai tangan tidak terasa lengket atau basah.
 
Bagaimana dengan hand sanitizer beraroma. Amankah?
Sepengetahuan dr. Juliana Yu, esens aroma yang digunakan oleh hand sanitizer yang dijual bebas di pasaran, pasti sudah food grade. Sebaiknya memang pilih yang sudah terpercaya (memiliki sertifikasi BPOM), dibeli di tempat yang jelas juga, sehingga keamanan lebih terjamin.
 
Aroma sendiri bagus untuk meningkatkan mood. Sehingga bila Anda menyukai pembersih tangan dengan aroma tertentu, selama diperoleh dari tempat yang terpercaya, menurut dr. Juliana tentu saja tidak masalah dan aman untuk digunakan.
 
Bagaimana? Sudah siap menjalani PSBB tahap kedua? Stay safe, stay healthy! (f)
 



Baca Juga
#SundayShopping: #BlanjaLokal Hand Sanitizer
Ask The Expert : Perawatan Wajah Lelah di Salon
Ask The Expert : Kulit Kencang dengan Pijat Wajah