
Foto: Shutterstock.com
Ternyata tidak semua orang rutin atau bahkan tidak pernah melakukan facial.
Apakah facial itu termasuk perawatan kecantikan kulit wajah wajib?
Secara jujur dapat saya katakan bahwa umumnya wanita akan melakukan suatu perawatan kecantikan di klinik atau salon jika sudah dirasa perlu atau pada saat timbul masalah. Merawat kecantikan sebagai tindakan pencegahan masih memerlukan edukasi, seperti yang dilakukan melalui kolom Ask The Expert ini. Padahal mencegah selalu akan lebih baik dan bermanfaat daripada mengobati. Demikian juga dengan facial yang secara umum masih dipersepsi mahal dan bukan prioritas.
Sebenarnya facial sangat penting dilakukan karena proses alami yang terjadi pada kulit. Jaringan kulit kita terus akan mengalami regenerasi, yang artinya sel-sel baru akan menggantikan sel-sel kulit mati yang harus dibuang dari permukaan kulit.
Secara normal saat kita berusia belasan tahun, regenerasi sel terjadi setiap 28-29 hari sekali. Semakin usia bertambah semakin lama waktu yang diperlukan untuk regenerasi sel itu. Memasuki usia 30an proses pembentukan kolagen juga menurun dan perlu dibantu dari luar. Proses facial bisa membantu, selain pengaplikasian produk perawatan sehari-hari yang sesuai kebutuhan dan nutrisi yang baik dari makanan yang kita konsumsi.
Baca Selanjutnya: Perawatan facial wajah umumnya memiliki tujuh tahapan terdiri dari

Foto: Shutterstock.com
Perawatan facial wajah umumnya memiliki tujuh tahapan terdiri dari :
1. Pembersihan
Wajah dibersihkan secara seksama dari minyak, debu kotoran, sisa make up. Kulit yang bersih tuntas akan memudahkan skincare yang akan diaplikasikan lebih meresap ke dalam kulit. Pada proses ini dilakukan pijatan ringan untuk merelaksasi wajah.
2. Penguapan
Setelah wajah bersih, penguapan dilakukan untuk membuka pori-pori sekaligus melembutkan kulit. Penguapan panas ini bisa dilakukan menggunakan handuk basah atau alat elektrik. Tujuannya agar komedo lebih mudah terangkat dan meluruhkan sel kulit mati dan sisa-sisa kotoran yang keluar bersama keringat.
3. Pengelupasan
Setiap klinik kecantikan umumnya memiliki metode khas masing-masing. Tapi secara umum proses pengelupasan dilakukan dengan micropeel atau microdermabrasi. Pengangkatan sel kulit mati ini dilakukan agar kulit lebih siap beregenerasi. Proses ini perlu dilakukan oleh ahlinya. Itu sebabnya sangat dianjurkan melakukan facial hanya di klinik dengan dokter yang tepercaya.
4. Ekstraksi (pengangkatan komedo)
Pada tahap ini dilakukan pengangkatan komedo yang membandel menggunakan alat khusus.
5. Pemijatan
Tahap ini dilakukan untuk relaksasi otot wajah dan memperlancar sirkulasi darah. Jika sirkulasi darah lancar, wajah pun akan lebih cerah dan sehat
6. Masker
Pengaplikasian masker di akhir facial adalah untuk menenangkan kulit yang baru mengalami proses pembukaan pori dan deep cleansing.
7. Mengaplikasikan pelembap dan tabir surya
Pelembap dan tabir surya diaplikasikan pada wajah. Setelah facial biasanya disarankan untuk menghindari paparan matahari yang intens untuk mencegah inflamasi.
Perlu diketahui proses facial bisa dilakukan sesuai kebutuhan atau masalah kulit si pasien. Facial untuk kulit tanpa masalah tentu berbeda dengan facial untuk kulit berjerawat. Untuk itu konsultasi sebelum perawatan memang perlu dilakukan. Juga agar ekspektasi pasien dan dokter menjadi sama.
Baca Selanjutnya: Kapan kita perlu facial?

Foto: Shutterstock.com
Kapan kita perlu facial?
Cukup lakukan 1 - 2 bulan sekali sebagai tambahan perawatan rutin di rumah. Terlalu sering facial tidak baik untuk kulit. Bisa menimbulkan masalah seperti iritasi, kulit menjadi sensitif dan kemewahan. Jadi lakukan seperlunya. Remaja tidak memerlukan facial, cukup membersihkan muka secara baik pagi, sepulang sekolah dan saat mau tidur dan mengaplikasikan pelembap yang sesuai dengan kuklit remaja. Jika kulit berjerawat, konsultasikan dengan dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dengan usia.
Tip Perawatan Mingguan Di rumah:
1/ Cleansing. Pembersihan kulit wajah dengan produk sesuai jenis kulit.
2/ Toning. Sama seperti cleansing pilih produk yang sesuai dengan jenis kulit.
3/ Exfoliating. Anda bisa membuat sendiri scrub wajah yang sehat untuk kulit . Campurkan hingga membentuk adonan kental/pasta: 2 sendok teh oatmeal dan 2 sendok teh almond bubuk dengan air mawar (untuk kulit berminyak ) atau krim wajah (untuk kulit kering).
4/ Re-hydrating. Aplikasikan masker siap beli yang sesuai jenis kulit atau buat masker sendiri. Campurkan ¼ Avocado, 1 sendok makan madu , 2 sendok makan greek yoghurt, 2 tetes esensial oil melati. Campuran ini bagus untuk menjaga kekenyalan kulit dan kulit yang kering/menua. Aplikasikan ke seluruh wajah dan biarkan selama 10 menit. Setelah itu basuh dengan air hangat.
Selamat mencoba! (f)
dr Juliana Yu, MD.H NH
House Of Skinovation
Thamrin Residence
Ruko Blok A No. 10, Jakarta10230
Tel (021) 29937500
www.skinovation.co.id
House Of Skinovation
Thamrin Residence
Ruko Blok A No. 10, Jakarta10230
Tel (021) 29937500
www.skinovation.co.id
Baca Juga:
Ask The Expert: 5 Pertanyaan Paling Sering Ditanya Tentang Perawatan Kulit
Ask The Expert: Laser Treatment Untuk Apa Sih?
Ask The Expert: Ini Urutan Yang Benar Memakai Skin Care