
Foto: Pixabay
Kapan terakhir kali melakukan pengecekan tanggal kedaluwarsa segala produk kosmetik di dalam pouch Anda? Atau, jangan-jangan selama ini Anda termasuk salah satu yang berprinsip 'dibuang sayang”? Apalagi jika mengingat bahwa Anda harus merogoh kantong cukup dalam untuk bisa memiliki berbagai kosmetik merek terkenal yang harganya selangit. Padahal, tanggal kedaluwarsa produk ditulis bukan tanpa arti. Ada sederet risiko kesehatan yang harus Anda hadapi! Berikut ini beberapa fakta penting yang perlu Anda tahu.
1/Mengapa Ada Tanggal Kedaluwarsa?
Tanggal kedaluwarsa atau umur simpan merupakan hasil dari pengujian stabilitas produk. Pencantuman informasi ini sangat penting karena terkait dengan keamanan produk dan untuk memberikan jaminan mutu pada saat produk sampai ke tangan konsumen. “Masa kedaluwarsa yang telah lewat biasanya terlihat dari perubahan tampilan fisik, baik berupa warna, berbau, berjamur, berubah tekstur, dan banyak lagi lainnya. Produk yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa sudah tidak bisa dijamin lagi keamanannya,” ujar Mayagustina Andarini, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, BPOM.

Foto: Pixabay
2/Bagaimana tanggal kedaluwarsa ditetapkan?
Penetapan masa kedaluwarsa bergantung pada beberapa faktor, di antaranya masa aktif bahan pengawet dan jenis bahan aktif yang digunakan. Zat yang digunakan sebagai pengawet pada kosmetik setelah jangka waktu tertentu akan habis atau tidak memberikan manfaat lagi. Pada saat inilah kosmetik dikatakan kedaluwarsa.

Foto: Pixabay
3/ Cara penyimpanan & penggunaan berpengaruh pada umur produk
“Hentikan penggunaan apabila kosmetik mengalami perubahan warna, berbau seperti tengik, dan bentuknya menjadi lebih encer dari sebelumnya, menggumpal, retak, pecah, dan sebagainya,” tegas Maya. Cara penggunaan kosmetik ikut berpengaruh pada umur kedaluwarsa produk. Pemakaian kosmetik dengan menggunakan kuas lebih tahan lama dibandingkan jika menggunakan jari. “Kontak langsung dari anggota tubuh ini berpotensi menyebarkan kuman pada kosmetik,” jelas Maya.

Foto: Pixabay
4/Apa bahaya kesehatan yang mengincar?
Ketika produk kosmetik telah kedaluwarsa, molekul-molekul yang terkandung dalam produk dapat terurai menjadi senyawa lain yang bereaksi buruk terhadap kulit. Alhasil, kulit akan mengalami iritasi, meradang atau dermatitis. Gejala dermatitis ini biasanya terlihat dari kulit yang kering, gatal, hingga gangguan yang lebih parah seperti ruam yang melepuh. Berikut ini beberapa contoh gejala yang bisa muncul:
# Bibir. Lipstik, lipbalm, atau lipgloss merupakan produk kosmetik yang rentan menjadi media tumbuhnya bakteri. Hal ini dimungkinkan oleh kontak langsung produk dengan bibir atau kuas lipstik yang tidak dijaga kebersihannya. Alhasil, umur kedaluwarsa produk menjadi lebih cepat. Belum lagi risiko kesehatan bibir, yaitu bibir bisa menjadi pecah-pecah, membengkak, atau melepuh.
# Kulit wajah. Bedak dasar jenis apa yang Anda pakai? Berbentuk krim yang langsung dicolek dengan tangan atau kuas? Atau bentuk cair yang harus dipencet keluar dari kemasan? Dalam hal ini, bentuk kedua memang jauh lebih awet daripada bentuk pertama. Sebab, risiko kontaminasi atau serangan bakteri akan lebih kecil. Meski demikian, bukan ide bagus untuk tetap mengenakannya melebihi jangka waktu kedaluwarsa. Sebab, melewati tanggal itu, zat pengawet sudah tidak lagi bekerja, sehingga risiko terjadinya iritasi atau infeksi kulit akan tinggi.
Produk perona pipi adalah salah satu yang biasanya bertahan paling lama di tas kosmetik Anda. Meski teksturnya sudah mengeras, tetap saja Anda memulaskannya ke area pipi. Padahal, tidak sedikit produk perona pipi yang memiliki kandungan dasar minyak atau air yang menjadi medium yang disukai kuman dan bakteri. Daripada mengeluarkan uang lebih banyak untuk perawatan kulit wajah, lebih baik ganti perona pipi Anda setelah melewati masa kedaluwarsa!

Foto: Pixabay.com
5/Kapan Batas Usia Penggunaan?
Penting untuk dipahami bahwa tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan berlaku ketika produk masih dalam kemasan tertutup, dan dengan cara penyimpanan sesuai saran produk. Namun, ketika produk sudah dibuka dan terjadi kontak langsung dengan udara, usia penggunaan bisa jauh lebih singkat dari tanggal kedaluwarsa, bergantung pada cara penyimpanan dan kebersihan alat aplikasi yang digunakan. Berikut ini panduan umum setelah produk kosmetik dibuka:
- Eye liner/maskara: 1,5 tahun
- Lipstik/lipbalm/lipgloss/lipliner: 1 – 2 tahun
- Spons make-up: Ketika telah digunakan lebih dari 50 kali dan pecah-pecah
- Eye shadow: 1 - 2 tahun
- Bedak/foundation: 18-24 bulan (berbahan dasar minyak), dan 12-16 bulan (berbahan dasar air)
- Blush on/highlighter: Maksimal 2 tahun (f)
Baca Juga:
4 Ciri Produk Kecantikan Pilihan Konsumen Usia 20-30
Editor’s Choice: 5 Produk Kecantikan Pilihan Bulan Ini, Mulai dari Pembersih Wajah Berbentuk Foam Hingga Lipstik Warna-warni
Couple Makeup, Tren Kecantikan Ala Pasangan Korea