"Ketombe saya besar-besar, sehingga langsung terlihat. Mengira itukotoran, teman pria saya menyingkirkannya dari rambut saya. Tapi dia kagetsaat tahu bahwa di kulit kepala saya bercokolan ketombe serupa dalamjumlah banyak. Duuh, ingin tenggelam ke tanah saat itu juga!" ceritaUna (29), akuntan di salah satu bank swasta.

"Rasa gatalnya membuatsaya hilang konsentrasi karena tidak berhenti menggaruk kepala saatwawancara kerja. Sampai membuat mereka bertanya. Karena makin stres, makingatal lah kepala saya. Saat itu saya sudah merasa kalau saya tidak akanlolos," ungkap Vania (26) sedih. "Di tengah keramaian mal,tiba-tiba keponakan saya yang 5 tahun dengan nyaringnya berteriak, 'Ihtante rambutnya ketombean, hiiii...' Waduh, habis deh muka saya!"cerita Deni (33) terbahak.

Kalau Anda, seperti apa ceritanya?

*) pihak redaksi femina akan menghubungi Anda jika terpilih, untuk konfirmasi data dan meminta foto (jika diperlukan).