Kendala:
  • Stres
Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat menguraikan kolagen serta menyebabkan kadar air pada kulit berkurang. Akibatnya, muncullah garis halus.
  • Diet tidak teratur
Kebiasaan ini dapat memengaruhi tekstur dan struktur kulit sehingga kulit  kehilangan elastisitasnya lebih cepat. Kurangnya asupan gizi dapat menyebabkan turunnya kadar vitamin, protein, dan mineral yang bertanggung jawab penuh dalam proses penggantian sel kulit yang rusak.
  • Gaya hidup tak sehat
Merokok dan mengonsumsi alkohol dapat menghambat peredaran darah sehingga kulit sulit mendapatkan asupan gizi dan memicu penuaan dini.

Strategi:
  • Penuhi asupan gizi dan  vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh agar proses regenerasi kulit tidak terganggu. Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan –minimal 3 porsi sehari-- yang mengandung antioksidan serta vitamin C untuk meningkatkan produksi kolagen.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang mengandung senyawa peptida (asam amino) dan hyaluronic acid agar struktur kulit tetap kencang. Sempurnakan dengan serum dan krim malam agar proses perbaikan kulit  makin optimal.