Foto: unsplash.com


Sejak diumumkannya kasus corona COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020, hingga Kamis (19/03/2020) angka pasien positif COVID-19 di Indonesia mencapai angka 309 pasien dengan 15 pasien dinyatakans embuh dan 25 orang meninggal dunia. Selain Indonesia, virus yang menyebar pertama kali di kota Wuhan, China ini telah emlanda 159 negara dengan 218.827 kasus terkonfirmasi dimana 84.121 orang dinyatakan sembuh sedangkan angka kematiannya tercatat 8.811 orang. 

Melihat cepatnya penyebaran virus ini dari manusia ke mansuia, tentunya menimbulkan ke khawatiran tersendiri. Banyak pertanyaan mencuat seputar virus yang belum ada vaksin dan obatnya ini. Femina merangkum 10 diantaranya yang telah dijelaskan langsung oleh organisasi kesehatan dunia, WHO, untuk kita ketahui bersama. Yuk, disimak! 

Pertanyaan 1 (P1) : Apakah COVID-19 mempengaruhi orang yang lebih tua, atau apakah orang yang lebih muda juga rentan? 

Orang-orang dari segala usia dapat terinfeksi oleh virus ini. Orang yang lebih tua dan mereka yang memiliki kondisi medis yang sudah ada tampaknya lebih rentan untuk menjadi sakit parah dengan virus. WHO menyarankan semua orang dari segala kalangan usia, untuk menjaga dirinya agar terhindar dari virus COVID-19 dengan rajin menjaga kebersihan diri, seperti rajin mencuci tangan. 


P2 : Apakah antibiotik efektif dalam mencegah dan mengobati virus corona baru? 

Tidak, antibiotik tidak bekerja melawan virus, Hanya bakteri. COVID-19 adalah virus, karena itu antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan. Namun, WHO menyebutkan jika Anda dirawat di rumah sakit karena terdiagnosa COVID-19, mungkin saja Anda diberi antibiotik karena adanya inveksi bakteri. 


P3 : Apakah vaksin pneumonia dapat melindungi seseorang dari COVID-19? baru?

Tidak. Vaksin terhadap pneumonia, seperti vaksin pneumokokus dan vaksin Haemophilus influenza tipe B (Hib), tidak memberikan perlindungan terhadap virus corona baru. Virus ini sangat baru dan berbeda sehingga membutuhkan vaksin sendiri. Saat ini, para penelitian di dunia sedang berusaha keras untuk menemukan vaksin untuk virus baru ini dan WHO sangat emndukung kerja tersebut. Walaupun vaksi-vaksin etrsebut tidak efektif untuk virus COVID-19, tapi vaksin pneumonia dianjurkan untuk menjaga kesehatan saluran pernafasan. 


Baca selanjutnya: P4 : Apakah menggunakan minyak wijen dapat menghalangi seseorang terpapar virus corona? 

 

Foto: Unsplash.com


P4 : Apakah menggunakan minyak wijen dapat menghalangi seseorang terpapar virus corona? 

Tidak, minyak wijen tidak bisa membunuh virus corona baru. Ada beberapa disinfektan kimia yang dapat membunuh COVID-19 di permukaan, seperti disinfektan yang memiliki kandungan pemutih/klorin, pelarut eter, etanol 75%, asam perasetat dan kloroform. 


P5 : Apakah hewan peliharaan dapat menularkan virus corona baru? 

Saat ini tidak da bukti bahwa hewan peliharaan seperti anjing dan kucing dapat terinveksi virus. Namun, selalu ingat untuk mencucui tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan. Hal tersebut juga akan membantu Anda terhindar dalri bakteri lainnya yang dapat dipindahkan dari hewan ke manusia, seperti E.coli dan salmonela. 


P6 : Apakah mandi air panas bisa mencegah COVID-19? 

Mandi air panas tidak dapat mencegah Anda dari COVID-19. Suhu tubuh normal Anda tetap di sekitar 36,5° C hingga 37° C terlepas dari suhu air. Sebenarnya, mandi dengan air yang sangat panas bisa berbahaya, karena bisa membakar kulit.

Cara terbaik untuk melindungi diri dari COVID-19 adalah dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan permbersih berbahan alkohol (60%). Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan dan menghindari infeksi yang dapat terjadi karena menyentuh mata, mulut, dan hidung.


Baca selanjutnya: P7 : Apakah membilas hidung dengan garam secara rutin mencegah infeksi COVID-19? 

 

Foto: unsplash.com


P7 : Apakah membilas hidung dengan garam secara rutin mencegah infeksi COVID-19? 

Tidak ada bukti bahwa mencuci hidung dengan garam secara teratur dapat melindungi orang dari infeksi virus corona baru. Ada beberapa bukti terbatas bahwa mencuci hidung dengan garam secara teratur dapat membantu orang pulih lebih cepat dari flu biasa tapi belum terbukti mencegah infeksi pernapasan.


P8: Apakah menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh dapat membunuh virus corona baru? 

Menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah memasuki tubuh. Menyemprotkan zat-zat semacam itu justru bisa merusak pakaian dan selaput lendir (yaitu mata, mulut). Ketahuilah bahwa alkohol dan klorin dapat berguna untuk mendisinfeksi permukaan, tetapi perlu digunakan di bawah rekomendasi yang tepat.


P9: Apakah virus COVID-19 dapat menular di daerah beriklim panas dan lembab? 

Dari bukti-bukti yang ada, virus corona baru dapat ditularkan di semua daerah, termasuk daerah dengan cuaca panas dan lembab. Apa pun iklimnya, lakukan tindakan perlindungan jika Anda tinggal di, atau bepergian ke area yang ada kasus COVID-19.

Cara terbaik untuk melindungi diri dari COVID-19 adalah dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%). Dengan melakukan ini, Anda menghilangkan virus yang mungkin ada di tangan Anda dan menghindari infeksi yang dapat terjadi karena menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda.


P10 : Berapa lama virus ini bertahan di atas permukaan benda? 

Belum dipastikan berapa lama virus penyebab COVID-19 bertahan di atas permukaan benda, tetapi perilaku virus ini menyerupai jenis-jenis coronavirus lainnya. Penelitian coronavirus, dan juga informasi awal tentang virus penyebab penyakit COVID-19, mengindikasikan virus dapat bertahan di permukaan benda antara beberapa jam hingga beberapa hari. Lamanya virus bertahan mungkin dipengaruhi kondisi-kondisi yang berbeda (seperti jenis permukaan, suhu atau kelembaban lingkungan).

Jika Anda merasa suatu permukaan mungkin terinfeksi, bersihkanlah dengan disinfektan sederhana untuk membunuh virus dan melindungi diri Anda dan orang lain. Cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%). Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda. (f)


Baca Juga: 
Ini Aksi Selebritas Indonesia hingga Korea Melawan Pandemik Virus Corona
Bawang Putih Bisa Cegah Infeksi Virus Corona? Ini Faktanya
Stop Sebar Info Tak Jelas, Ketahui Fakta Tentang Virus Corona