
Sebelas tahun yang lalu, lebih tepatnya pada 2 Oktober 2009, batik telah ditetapkan sebagai Masterpiece of Intangible Cultural Heritage of Humanity oleh UNESCO atau Warisan Budaya Tak Benda UNESCO yang diadakan di Abu Dabhi. Hari ini pun menjadikan tanggal 2 Oktober dijadikan sebagai Hari Batik Nasional.
Batik, dalam bahasa Jawa memiliki arti 'dilukis', dibuat melalui proses pencelupan lilin untuk menghasilkan kain dengan warna-warni yang beragam. Batik dikembangkan di pulau Jawa, dengan garis dan pola yang memiliki makna simbolik di baliknya.
Ini dia beberapa makna dari motif batik yang menarik untuk diketahui :

Dok. Google Art & Culture
1. Sawa
Pada Batik Sawa terlihat jelas motif burung dalam bentuk berlian. Sawa mewakili burung Garuda dari mitologi Hindu dan Budha. Sementara bentuk sayap yang melebar dimaknai sebagai simbol kekuatan dan kecepatan.
Lanjut ke halaman berikutnya.
BACA JUGA :
Kiat Awet Menyimpan Batik dari Era Soekamto
Soda Kue, Rahasia Mencuci Kain Batik
Berawal dari Tak Suka Batik, Michelle Tjokrosaputro Dirikan Bateeq, Label Mode Batik Modern-Kontemporer

Dok. Google Art & Culture
2. Parang
Pada masa lampau, batik motif parang hanya digunakan secara eksklusif oleh anggota kerajaan. Pola paralel dan diagonal dari motif batik ini menandakan otoritas.
Terkadang, detail motif garisnya juga sering diinterpretasikan sebagai gelombang laut.

Dok. Google Art & Culture
3. Batik Bunga
Pola bunga adalah salah satu yang paling umum dalam motif batik, yang biasanya digunakan untuk mendekorasi kain dengan garis bergelombang dan warna-warni.
Bunga teratai sering muncul dalam tekstil batik, dan memiliki makna sakral dalam kepercayaan Hindu-Buddha. Motif bunga lainnya yang juga sering digunakan adalah kamboja, lili dan bunga sepatu. (f)
BACA JUGA :
Kiat Awet Menyimpan Batik dari Era Soekamto
Soda Kue, Rahasia Mencuci Kain Batik
Berawal dari Tak Suka Batik, Michelle Tjokrosaputro Dirikan Bateeq, Label Mode Batik Modern-Kontemporer