Foto: @malvestida/ unsplash.com

Kabar duka datang dari keluarga besar mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa sekaligus besan dari mantan presiden SBY. Menantu Hatta Rasaja, Adara Taista, istri dari putra bungsunya Rasyid Rajasa, meninggal dunia pada Sabtu (19/5) di Rumah Sakit Moriyama Memorial, Tokyo, Jepang.
 
Selain sebagai Co-Founder Kravelist, Adara juga dikenal sebagai desainer interior. Kepergian Adara yang cepat di usia 27 tahun menghadirkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Kesedihan mendalam diungkap sang suami, Rasyid, di akun Instagram-nya.

"To Allah we belong, to Allah we shall return. Pintu Jannah terbuka lebar dan para Malaikat-Nya menyambutmu my love @adarataista," tulis caption dalam unggahan tersebut. Rasyid menikah dengan Adara pada Desember 2017.
 
Kepada femina, salah seorang teman sekolah Adara yang sempat melayat di Tokyo, menceritakan bahwa Adara adalah sosok teman yang rendah hati dan bersahaja. Meski tak sering berkomunikasi, namun setiap kali bertemu mereka selalu punya cerita seru.  
 
Adara diketahui menderita kanker kulit sejak Januari 2017. Sempat menjalani pengobatan di Amerika Serikat, sebelum akhirnya berobat ke Jepang pada Maret lalu. Belakangan, kondisi wanita lulusan University of New South Wales, Sydney ini terus menurun, bahkan wajahnya yang chubby, menjadi terlihat sangat kurus.
 
Tak seperti kanker payudara atau kanker serviks, kanker kulit memang tak begitu popular di masyarakat Indonesia. Namun, penyakit ini masuk kategori kanker yang paling mematikan di Amerika Serikat.
 
Kanker kulit erat kaitannya dengan paparan sinar UV. Masyarakat di daearah tropis diperkirakan memiliki risiko yang tinggi terkena kanker kulit. Meski begitu orang-orang yang tinggal di daerah dingin juga memiliki risiko yang lebih tinggi. Karen jarang terpaparn sinar UV menyebabkan sel-sel kulit menjadi rusak dan mengakibatkan kanker kulit.
 
Selain sinar matahari, ketahui beberapa faktor pemicu risiko kanker kulit di laman berikutnya. 
 
 

 Selain sinar matahari, ketahui beberapa faktor pemicu risiko kanker kulit berikut ini.

1/ Sering melakukan perjalanan menggunakan pesawat
Pilot dan pramugari memiliki risiko dua kali lebih besar terkena kanker kulit. Penelitian yang dilakukan University of California, San Fransisco menyebutkan bahwa semakin sering seseorang berada di atas ketinggian kurang lebih 914 meter dari atas permukaan air laut memiliki kemungkinan 15 persen terkena radiasi sinar UV.
 
2/ Tidak menggunakan tabir surya
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa sebagian besar orang yang tidak menggunakan krim tabir surya memiliki risiko lebih besar terkena penyakit kanker kulit. Nick Ormiston-Smith dari Pusat Penelitian Kanker Inggris mengatakan, kulit yang sering terbakar sinar matahari berpeluang lebih besar menderita melanoma.

Melanoma adalah jenis kanker yang paling berbahaya kelima di Inggris. Setiap tahun, sekitar 10ribu orang yang  berusia 55 tahun didiagnosis menderita melanoma. Menurut Skin Cancer Foundation, melanoma biasanya berwarna hitam, cokelat, merah muda, merah, ungu, biru, atau putih.'

Untuk mencegah kulit terbakar dari paparan sinar ultraviolet, disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih. Tabir surya sebaiknya digunakan setiap dua jam atau lebih sering jika sedang berenang atau berkeringat. Selain itu, hindari sinar matahari langsung pukul 11.00 hingga pukul 15.00, saat paparan sinar matahari paling berbahaya.
 
3/ Menggunakan makeup berlebihan
Keseringan menggunakan makeup apalagi berlebihan berdampak membahayakan kesehatan kulit wajah. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa menggunakan produk makeup setiap hari dapat memicu kanker kulit.

Hal ini disebabkan karena bahan kimia beracun yang ada di dalam produk makeup. Zat-zat berbahaya tersebut antara lain merkuri, hydroquinone, serta pewarna rodamin B, yang biasanya digunakan pada lipstik.

4/ Konsumsi Manis
Terlalu banyak konsumsi makanan manis juga disinyalir menjadi salah satu akar penyebab kanker kulit. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan kaya gula sperti permen, cokelat, dan soft drink. Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan yang baik untuk mencegah kanker.
 
5/  Memiliki riwayat kanker dalam keluarga
Perlu diketahui bahwa risiko seseorang menderita kanker kulit akan meningkat 50% ketika ada orang tua atau saudara kandung yang juga menderita kanker kulit. (f)
 
Baca Juga:
Pentingnya Bergerak Sepanjang Hari Bagi Wanita Karier
Manfaat Antikanker Ginseng dan Ginseng Merah dari Pengobatan Herbal Korea