Ada beragam cara untuk menarik minat warga datang menyalurkan aspirasinya di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Mulai dari petugas KPPS yang mengenakan busana kerajaan Tiongkok, sampai yang memakai kostum pocong!
Ada pula yang menyediakan photo booth ala instagram untuk pojok narsis. Setidaknya, dengan cara ini mereka tidak perlu kena pidana kurungan maksimal 2 tahun atau denda maksimal 36 juta gara-gara selfie di bilik suara, atau memotret surat suara yang sudah dicoblos (Peraturan Bawaslu No.13/2018 & UU No. 10/2016, pasal 187a ayat 1). Berikut ini beberapa TPS berkonsep unik di ajang Pilkada 2018 yang dihimpun oleh femina dari berbagai media sosial.
1. ALA "DINASTI MING”
TPS 004, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Bandung
Memasuki TPS ini membuat Anda merasa seperti terlempar ke adegan film-film kerajaan Mandarin. Sangat pas dengan lokasi TPS yang berada di kawasan kelenteng, di daerah pecinan Cibadak, Bandung.
TPS 004, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Bandung
Memasuki TPS ini membuat Anda merasa seperti terlempar ke adegan film-film kerajaan Mandarin. Sangat pas dengan lokasi TPS yang berada di kawasan kelenteng, di daerah pecinan Cibadak, Bandung.
Para petugas TPS wanitanya mengenakan busana tradisional ala putri-putri di kerajaan Tiongkok, lengkap dengan penghias kepala dengan warna dominan merah dan emas. Begitu pula dengan petugas prianya yang memakai topi emas, atau topi hitam lebar.

Foto: @ayobandung_official

Foto: @KPU_ID/Twitter
2. SERBA BOLA PIALA DUNIA
TPS 33, Keluarahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya
Demam piala dunia ikut merasuk di ajang Pilkada di Gubeng, Surabaya. Sambil menunggu giliran, Anda bisa mencari apakah kesebelasan bola dan pemain jagoan Anda terpampang kain putih yang menjadi dinding TPS. Apabila kebanyakan petugas KPPS adalah para pria, maka di TPS ini, semua petugasnya adalah wanita!

Foto: dok. istimewa
3. "DUNIA LAIN"
TPS 007, Gunung Brintik, Randusari, Semarang Selatan
Sesosok pocong tampak duduk menjaga meja beralaskan kain jarit, yaitu kain tradisional Jawa yang juga biasa dipakai untuk menjadi alas jenazah. Kali ini ia tidak sedang menakuti warga, tapi bertugas sebagai salah satu petugas KPPS di TPS 007, Gunung Brintik, Semarang.
Kesan angker lain juga bisa terlihat dari kehadiran keranda jenazah yang ditutup kain hijau dengan taburan kembang makam di atasnya. Dari separuh kain yang tersibak, Anda bisa melihat sosok jenazah jadi-jadian yang dibungkus kain kafan. Wah, semoga warga yang ingin memilih tidak keburu lari karena seram!

Foto: @yusuf_z.putra
4. POJOK NARSIS
TPS 1, Desa Brakas, Kecamatan Dempet, Demak, Jawa Tengah
Nah, sepertinya panitia TPS 1, Desa Brakas, Demak ini sudah paham dengan naluri narsistik pengguna media sosial. Apalagi, menjadi salah satu peserta aktif di pesta demokrasi adalah salah satu bukti eksistensi!
Dengan adanya Peraturan Bawaslu No. 13/2018 & UU No. 10/2016 (pasal 187a ayat 1), Anda bisa kena pidana penjara minimal 1 tahun, maksimal 2 tahun, serta denda minimal 12 juta rupiah dan maksimal 36 juta rupiah jika tertangkap melakukan selfie di dalam bilik, atau memotret surat suara yang telah dicoblos! Jadi, narsisnya, di photo booth saja!

Foto: @cirebonbribin/Imam
5. KEMBALI KE SEKOLAH
TPS 21, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Cirebon
Nah, kalau yang satu ini giliran mereka yang masih terkenang serunya masa-masa sekolah dasar. Kali ini Anda akan bertemu dengan para petugas TPS yang mengenakan seragam merah-putih, lengkap dengan topi dan dasi merah, serta kaus kaki panjang warna putih.
Cukup kocak, Mengingat usia mereka yang tak lagi muda. Apalagi saat bertugas mereka ini tetap memasang wajah serius. Lumayan juga untuk sekalian mengkampanyekan wajib belajar 12 tahun di negara kita tercinta.

Foto: @yuri_kristianingrum
6. ANGKAT BUDAYA LOKAL
TPS 03, Desa Purwoasri, Kediri
Suasana budaya kesenian jaranan terlihat dari gebyok gapura dan dinding papan yang menggambarkan kesenian jaranan atau barong khas Kediri. Dinding lukisan ini tidak hanya tampak di luar, tapi juga di dalam, menghadirkan suasana kerajanan Jawa Timur di era lampau.
Para petugasnya pun tak luput mengenakan aksesori khas kesenian jaranan. Meski tidak sampai mengenakan topeng barong, tapi mereka memakai penutup kepala barong, lengkap dengan kumis hitam palsu melintang. Unik!

Foto: @ekasimerah
7. “CHEF” UNTUK DEMOKRASI
TPS 04, Kelurahan Merjosari, Malang
Pawon, demikian konsep yang diangkat oleh TPS 04 di Merjosari, Malang. Dalam bahasa Jawa, pawon tak lain adalah dapur. Namun kali ini pawon menjadi tempat digodoknya proses demokrasi.
Di sini para pemilih akan dilayani oleh petugas TPS yang mengenakan seragam putih chef, lengkap dengan topi tinggi dan celemek. Motif kembang warna-warni pada celemek membuat para petugas terlihat kocak dan ceria.

Foto: @kabarpapuaco/Liza Indriyani
8. BHINNEKA TUNGGAL IKA
TPS 5, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, Jayapura
Indonesia hadir di Papua! Demikian konsep yang dibawa oleh TPS 5 di kelurahan Abepantai, Abepura, Jayapura. Semboyan Bhineka Tunggal Ika ini hadir melalui berbagai pakaian tradisional dari berbagai daerah di nusantara yang dikenakan para penyambut tamu.
Sementara itu para petugas TPS mengenakan mahkota khas adat Papua. Cara ini berhasil menarik para warga untuk datang ke lokasi TPS dan menyalurkan aspirasi politiknya. (f)
Baca Juga
Ternyata, Figur Pemimpin yang Jujur dan Integritas yang Disuka Pemilih Wanita
4 Alasan Utama Wanita Tidak Memilih Calon Kepala Daerah pada Pilkada 2018
Tujuh Wanita Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada Serentak 2018. Siapa Saja Mereka?