Foto: Pixabay
Semua negara di dunia termasuk Indonesia terus berupaya menekan kurva jumlah kasus COVID-19. Hal ini pun bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tapi merupakan tanggung jawab dan tantangan bagi kita semua.
Di saat orang-orang menjaga jarak untuk melindungi satu sama lain dan petugas kesehatan berada di garis terdepan untuk berjuang menyelamatkan nyawa para pasien, rumah sakit pun turut bekerja untuk mendapatkan kebutuhan dan logistik alat kesehatan, sementara otoritas kesehatan berupaya menerapkan pedoman penanganan pandemi yang tepat.
Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, pengambil kebijakan membutuhkan sumber informasi yang lebih akurat untuk menilai apakah tindakan penanganan tersebut sudah cukup efektif, serta memahami dengan tepat bagaimana COVID-19 dapat menyebar.
Noudhy Valdryno, Manager Kampanye Kebijakan untuk Facebook di Indonesia mengatakan bahwa Facebook bermitra dengan lembaga penelitian di berbagai negara, menyediakan Disease Prevention Maps atau Peta Pencegahan Penyakit, yang merupakan bagian dari program Data for Good dari Facebook.
“Tujuan dari kemitraan ini untuk memahami dengan lebih baik bagaimana peta dan pola penyebaran COVID-19 di berbagai negara, termasuk di Indonesia.” ujar kata Noudhy dalam acara Facebook Indonesia - Live Q&A - Disease Prevention Map (with CSIS) beberapa waktu lalu.
Baru-baru ini Facebook telah mengeluarkan tiga set data baru untuk Disease Prevention Maps atau Peta Pencegahan Penyakit yang dapat semakin membantu memprediksi kemungkinan penyebaran penyakit dan mendukung upaya pencegahan.
Baca halaman berikutnya: Co-location maps
Foto: Pixabay
1/ Co-location maps
Fitur ini dapat menunjukkan kemungkinan seseorang di satu wilayah berhubungan dengan orang di wilayah lain atau sering disebut “social mixing”, memperkirakan dimana lokasi kasus COVID-19 berikutnya dapat muncul.
2/ Movement range trends
Alat ini menunjukkan apakah orang di suatu wilayah tetap berdiam di rumah, dan data tersebut dapat membantu peneliti untuk menilai efektivitas dari social distancing.
3/ The social connectedness index
Peta ini menunjukkan pertemanan antar negara dan negara bagian untuk memprediksi kemungkinan penyebaran COVID-19 dan mengungkap daerah-daerah yang paling terdampak dan membutuhkan bantuan.
Peta Pencegahan Penyakit Facebook dirancang untuk membantu organisasi kesehatan publik mengatasi kesenjangan dalam pemahaman mengenai tempat orang tinggal, pergerakan orang, dan keadaan konektivitas seluler mereka, guna meningkatkan efektivitas kampanye kesehatan dan tanggapan epidemi.
Set data ini, jika digabungkan dengan informasi epidemiologis dari sistem kesehatan, dapat membantu organisasi nirlaba dalam menjangkau komunitas yang rentan dengan lebih efektif dan lebih memahami jalur wabah penyakit yang menyebar melalui kontak dari manusia ke manusia. (f)
Baca Juga:
Peringatan PBB : Pandemi COVID-19 Menyebabkan Krisis Kesehatan Mental yang Merugikan Negara
Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak di Masa New Normal
Skenario New Normal, Ajarkan Anak Empati dan Optimisme