
Para pemain menggunakan eye pad dan kaca mata gelap khusus saat bermain./Foto: INAPGOC-Mas Agung WIlis Y.
Tahun ini, untuk pertama kalinya, Indonesia dipercaya menjadi penyelenggara kompetisi olah raga terbesar di Asia bagi para atlet penyandang disabilitas, Asian Para Games 2018. Ada 18 cabang olah raga, dengan 2.762 atlet yang terdiri dari atlet penyandang disabilitas fisik, netra, dan intelektual. Dari 18 cabang olah raga tersebut, ada beberapa jenis olah raga unik yang hanya Anda jumpai di Asian Para Games. Mari kenal lebih jauh:
GOALBALL
“Quite Please,” ungkap wasit sesaat pertandingan di mulai. Setelah suasana menjadi hening, wasit berseru “Play!” Final Goalball putra yang berlangsung di Balai Kartini, Jumat (12/10) itu berlangsung seru antara tim Jepang melawan tim Korea Selatan. Masing-masing tim terdiri atas 3 pemain.
Dengan bola di tangan, salah satu pemain membuat gerakan ancang-ancang memutar sebelum akhirnya melempar bola dengan gerakan menggelinding mirip permainan bowling. Sementara itu, tiga pemain dari tim Korea berbaring menyamping dengan kedua kaki menutup rapat, menjaga agar bola jangan sampai masuk ke gawang.
Di luar dugaan, permainan ini ternyata seru sekali, sehingga beberapa penonton ikut berteriak menyoraki, dan setiap saat wasit harus mengingatkan untuk diam. Permainan yang dikhususkan bagi disabilitas netra ini memang mengandalkan pada fokus dan ketajaman pendengaran.
Pemain harus menerka arah datang bola melalui suara gemerincing yang ditimbulkan bola saat meluncur cepat ke gawang yang berukuran panjang 9 meter dan tinggi 130 centimeter. Kurang awas mendengar, bola bisa-bisa lolos masuk ke gawang, dan gol! Poin pun tercipta. Permainan ini dimenangkan oleh tim Korea dengan skor akhir 3 – 8.
Di Indonesia, cabang olah raga ini pertama kali diperkenalkan pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 di Jawa Barat. Namun, permainan ini sendiri tercipta pada tahun 1946, sebagai bagian dari program rehabilitasi bagi para veteran perang yang mengalami kebutaan.
Permainan yang diciptakan oleh Hanz Lorenzen, dari Austria dan Sepp Reindle dari Jerman ini mulai menjadi bagian dari cabang olah raga pertandingan di Paralympic Toronto, kanada (1976). Secara internasional, cabang olah raga ini berada di bawah naungan International Blind Sports Federation.

Hasil lemparan bola yang paling mendekati bola putih (bola jack) akan raih poin./Foto: Denny Herliyanso.
Boccia adalah olahraga presisi, fokus, dan akurasi yang dikenalkan di ajang Paralympic 1984. Permainan olah raga ini sebenarnya tidak hanya spesifik bagi penyandang disabilitas. Namun, di ajang Paralympic, cabang olah raga ini dimainkan oleh penyandang disabilitas celebral palsy. Di tingkat dunia, cabang olah raga ini berada di bawah naungan Boccia International Sport Federation.
Boccia adalah olahraga presisi, fokus, dan akurasi yang dikenalkan di ajang Paralympic 1984. Permainan olah raga ini sebenarnya tidak hanya spesifik bagi penyandang disabilitas. Namun, di ajang Paralympic, cabang olah raga ini dimainkan oleh penyandang disabilitas celebral palsy. Di tingkat dunia, cabang olah raga ini berada di bawah naungan Boccia International Sport Federation.
Di Indonesia, cabang olah raga ini baru diperkenalkan tahun 2017. Asian Para Games 2018 kali ini menjadi permainan perdana bagi tim Indonesia. Ini tidak menjadi penghambat para atlet Indonesia untuk berprestasi. Felix Ardi Yudha berhasil mengalahkan Irmuun Khurelbaatar dari Mongolia dengan skor 11-1 di katergori BC2 individual.
Boccia memang bisa dimainkan secara individual, atau dalam grup. Pertandingan ini menggunakan bola berdiameter 100 milimeter, dengan berat 275 gram, yang biasanya terbuat dari bahan plastik atau logam.
Ada tiga warna bola dalam boccia, yaitu putih, merah, dan biru. Di awal pertandingan, salah satu tim akan melempar bola warna putih, yang disebut sebagai bola jack. Bola inilah yang akan menjadi sasaran lempar enam bola merah dan enam bola biru yang dipegang para tim.
Lemparan bola warna merah dan biru yang paling mendekati bola jack inilah yang mendapat poin. Wasit akan mengukur jarak bola terdekat dengan bola jack, dengan menggunakan alat semacam jangka. Masing-masing tim harus saling mengungguli kedekatan bola lemparan dengan bola Jack.
Apabila tim lawan belum bisa melampaui kedekatan bola dari tim lainnya, maka tim tersebut akan terus melemparkan bolanya, bahkan sampai bola habis. Gagal menyangi kedekatan dengan bola jack berarti memberi peluang menang bagi tim lawan.
Di Indonesia, cabang olah raga ini baru diperkenalkan tahun 2017. Asian Para Games 2018 kali ini menjadi permainan perdana bagi tim Indonesia. Ini tidak menjadi penghambat para atlet Indonesia untuk berprestasi. Felix Ardi Yudha berhasil mengalahkan Irmuun Khurelbaatar dari Mongolia dengan skor 11-1 di katergori BC2 individual.
Boccia memang bisa dimainkan secara individual, atau dalam grup. Pertandingan ini menggunakan bola berdiameter 100 milimeter, dengan berat 275 gram, yang biasanya terbuat dari bahan plastik atau logam.
Ada tiga warna bola dalam boccia, yaitu putih, merah, dan biru. Di awal pertandingan, salah satu tim akan melempar bola warna putih, yang disebut sebagai bola jack. Bola inilah yang akan menjadi sasaran lempar enam bola merah dan enam bola biru yang dipegang para tim.
Lemparan bola warna merah dan biru yang paling mendekati bola jack inilah yang mendapat poin. Wasit akan mengukur jarak bola terdekat dengan bola jack, dengan menggunakan alat semacam jangka. Masing-masing tim harus saling mengungguli kedekatan bola lemparan dengan bola Jack.
Apabila tim lawan belum bisa melampaui kedekatan bola dari tim lainnya, maka tim tersebut akan terus melemparkan bolanya, bahkan sampai bola habis. Gagal menyangi kedekatan dengan bola jack berarti memberi peluang menang bagi tim lawan.

Meski terbilang permainan yang baru, Tim Indonesia berhasil meraih 4 medali emas./Foto: Denny Herliyanso.
LAWN BOWLS
Permainan olah raga yang satu ini mirip-mirip dengan Boccia. Bedanya, bola pada Lawn ball agak pipih di salah satu sisinya. Sehingga sisi bola yang satu lebih berat daripada sisi bola yang lainnya.
Permainan dimulai dengan menggelindingkan bola jack warna putih sejauh 20-an meter. Kemudian pemain mulai menggelindingkan bola lainnya hingga mendekati bola jack. Sama seperti Boccia, maka jarak bola terdekat dengan bola jack lah yang akan meraih poin.
Mirip pelajaran fisika, dengan bentuk bola yang lebih pipih di salah satu bagian, pemain harus benar-benar memperhitungkan sudut lemparan. Dengan demikian bola tidak menggelinding menjauhi bola jack.
Meski olah raga ini terbilang baru diperkenalkan di Indonesia, namun di Asian Para Games 2018 tim Indonesia mampu membuat kejutan dengan capaian 4 medali emas, tiga perak, dan empat perunggu! Medali emas diraih oleh Dwi Widiantoro (Open B1), Suwondo (kelas B4), Mella Windasari (tunggal putri B6) dan Julia Verawati (Open B2).
Lapangan Lawn bowls seharusnya diselenggarakan di atas karpet khusus dengan permukaan yang lebih halus. Sayangnya, Indonesia belum memiliki lapangan seperti ini, sehingga menggunakan lapangan hoki rumput yang dilapisi dengan karpet. Sehingga, cukup berpengaruh terhadap pergerakan bola. (f)