
Foto: Vini Damayanti
Bagi Anda yang ingin memilih tempat liburan tidak terlalu jauh dari Jakarta, namun menawarkan wisata lengkap seperti sejarah hingga pantai, maka Bangka merupakan pilihan tepat. Hanya butuh 50 menit, untuk terbang dari Jakarta ke Bandara Depati Amir di Pangkalpinang.
femina mencoba mengeksplorasi pulau yang identik dengan penambangan timah ini. Berikut beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi (sebagian besar bebas biaya masuk!).
1/ Museum Timah Indonesia
Jika ingin melihat sejarah penambangan timah di Bangka, datanglah ke Museum Timah Indonesia yang terletak di Pangkalpinang. Di sini Anda bisa melihat perkembangan penambangan timah sejak abad ke-18 hingga abad 20.
Anda juga bisa melihat pewter, barang-barang hasil kerajinan berupa cendera mata dan piala yang terbuat dari campuran timah putih dan tembaga.

Lukisan penambangan timah di Museum Timah Indonesia

Museum Timah Indonesia
Dulu di tahun 1949, Presiden pertama RI, Soekarno, dan Haji Agus Salim pernah tinggal di sini untuk berunding dengan pemerintah Belanda. Di tahun 1997, barulah rumah ini dijadikan Museum Timah Indonesia.
Inilah salah satu masjid terbesar di Pangkalpinang. Masjid Jamik dibangun di tahun 1936 oleh penduduk Kampung Dalam dan Kampung Tengah Tuatunu yang pindah ke wilayah Pangkalpinang.
Di tahun 1950-an, masjid ini sempat direnovasi dan dikabarkan kalau Wakil Presiden RI saat itu, Mohammad Hatta, ikut menyumbang sebesar Rp1.000.

Masjid Jamik
Untuk tempat liburan lainnya di Bangka, klik page number di bawah.

Pantai Parai Tenggiri
Bangka, khususnya di wilayah Sungailiat, memiliki sejumlah pantai indah yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya, Parai Tenggiri, yang bisa dicapai kurang lebih satu jam dari Pangkalpinang.
Berbekal tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang, Anda pun dapat melihat keindahan laut dengan batu-batuan yang menghiasi pinggirannya. Di pantai ini Anda juga dapat melakukan wisata bahari, seperti banana boat, scuba diving, paralayang, jet ski, dan rock island untuk barbeque, berjemur, dan bersantai.

Pantai Parai Tenggiri
4/ Puri Tri Agung
Bangka memang dikenal dengan keragaman etnis dan agama. Jadi jangan heran jika ada kuil di area ini, yaitu Puri Tri Agung di kawasan Pantai Tikus Sungailiat.
Puri yang diresmikan oleh pemerintah di tahun 2015 ini merupakan tempat ibadah bagi penganut Buddha. Di sini Anda juga bisa bersantai sambil melihat pemandangan indah Pantai Tikus yang terletak di bawah puri.

Puri Tri Agung

Pemandangan dari Puri Tri Agung

Bagi Anda yang ingin melihat kain khas Bangka, datanglah ke Museum Cual Ishadi yang terletak di Jln. Ahmad Yani No.46, Pangkalpinang. Nama Ishadi diambil dari sang pemilik, yaitu ISnawati dan Abdul HADI.
Selain tersedia pameran kain Cual yang dibuat sejak abad 19, di samping museum yang baru diresmikan Agustus lalu ini ada juga butik yang menjual aneka kain dan busana hasil produksi Ishadi, dengan harga baju mulai dari Rp450.000.

Bisa dibilang, jembatan EMAS merupakan ikonnya Bangka Belitung, khususnya Pangkalpinang. Jembatan angkat yang bisa terbuka dan tertutup ini mulai beroperasi sejak tahun lalu dan membentang sepanjang 720 meter dari daratan kota Pangkalpinang hingga pesisir Kabupaten Bangka.
Di atas tiang jembatan, ada tulisan kata EMAS yang menjadi daya tarik pengunjung. Jangan lupa selfie atau wefie di sini. (f)
Baca juga:
Selain Gereja Ayam yang Populer dari Film AADC2, Ini 5 Lokasi Unik untuk Menikmati Kemegahan Borobudur dari Kejauhan
The Sanctoo Villas & Spa, Sebuah Paradise Kecil di Ubud
5 Pantai di Indonesia yang Diincar Surfer Dunia
Jalan-jalan Bangka: Bertemu Dewi Kwan Im