Dok: unsplash.com


Dalam kurum waktu lima taun pemerintahan Presiden Joko Widodo, daerah Indonesia bagian Timur khususnya Papua menjadi salah satu daerah di Indonesia yang mendapatkan perhatian khusus dalam hal pembangunan infrastruktur. Pengembangan kawasan ini yang sebelumnya terbilang cukup lambat, terus digenjot untuk memberikan pemerataan aksesibilitas dan mobilitas bagi masyarakat Indonesia Timur.

Dampaknya, tentu saja, kawasan pariwisata di Pulau terbesar di Indonesia ini terus menggeliat. Tak diragukan bahwa Papua menyimpan keindahan alam yang jadi incaran wisatawan lokal dan mancanegara. Siapa tak kenal Raja Ampat, kepulauan yang berada di wilayah Provinsi Papua Barat ini menjadi destinasi wajib para penyelam. Pemandangan laut Raja Ampat merupakan satu dari 10 perairan terbaik untuk diving di dunia. Raja Ampat merupakan rumah bagi 75% spesies karang dunia, serta biota laut unik lainnya seperti kuda laut katai, wobbegong, dan ikan pari Manta. Di kampung Saindarek, ketika pasang surut terendah, kita bisa menyaksikan hamparan terumbu karang tanpa menyelam.

Tak hanya Raja Ampat, berikut 5 objek menarik lainnya di Papua yang wajib masuk dalam bucket list!


Baca Selanjutnya: 1/ Taman Nasional Teluk Cendrawasih

 

Dok: ksmtour.com

1/ Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Lokasi Taman Nasional Teluk Cedrawasih berada di 5 wilayah dan dua propinsi, yaitu Kabupaten Teluk Wondana dan Kabupaten Manokwari di Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Nabire, Kabupaten Yapen dan Kabupaten Waropen di Provinsi Papua. Teluk Cendrawasih sejak tahun 1993 telah diresmikan sebagai kawasan konservasi laut terbesar di Indonesia. Luasnya mencapai 1.453.500 hektar dan 90 persen di antaranya berupa perairan.

Kawasan ini memiliki struktur geologi yang unik dan sejarah oceanographic yang sangat penting. Taman nasional laut ini memiliki terumbu karang yang luas dengan kualitas terbaik di dunia.


Baca Selanjutnya: 2/ Desa Wisata Sawinggrai

 

Dok: ksmtour.com

2/ Desa Wisata Sawinggrai

Satu lagi kawasan wajib kunjung di Papua Barat adalah Desa Wisata Sawinggrai di Kecamatan Meos Mansar Kabupaten Raja Ampat. Di tempat ini Anda masih bisa melihat indahnya burung Cederawasih yang menjadi ikon kecantikan satwa Papua. Tempat Wisata Desa Sawinggrai saat ini dihuni oleh sekira 36 kepala keluarga dan sebagian mereka memiliki keahlian membuat kerajinan khas pahatan patung. Ada empat spesies Cenderawasih yang dipelihara di sini, yaitu cenderawasih merah (Paradisaea Rubra), cenderawasih belah rotan (Cicinnurus Magnificus), cenderawasih kecil (Paradisaea Minor) dan cenderawasih besar (Paradisaea Apoda). Satu dari empat species tersebut yakni cenderawasih merah adalah ikon khas Desa Sawinggrai.


Baca Selanjutnya: 3/ Air Terjun Warfasak

 

Dok: ksmtour.com


3/ Air Terjun Warfasak

Tidak hanya kawasan bawah laut dan pantai saja yang menyimpan sejuta keindahan, Papua juga memiliki air terjun yang menarik. Lokasinya terletak di Kampung Warsa, sekitar 2,5 jam dari Biak. Warga lokalnya menyebutnya air Terjun Wafsarak. Air terjun setinggi 10 meter ini juga memiliki telaga kecil di dekatnya dengan air yang sangat dingin.

Lokasinya yang cukup jauh dari pusat kota, berada di kawasan ini seperti kita memiliki kolam renang dengan air terjun pribadi. Air terjunnya jernih berwarna keburuan dan alamnya sangat alami dan asri. Suara gemericik air sungguh menenangkan, terapi terbaik untuk pikiran yang penat. Di kawasan yang sangat dijaga oleh penduduk lokal ini, wisatawan bebas melakukan berbagai hal mulai dari sekadar piknik sampai berenang.


Baca Selanjutnya: 4/ Lembah Baliem

 

Dok: festivallembahbaliem.id

4/ Lembah Baliem

Sudah sejak lama lembah Baliem menjadi kawasan ikon wisata Papua, khususnya untuk kawasan Wamena. Salah satu daya tarik andalannya adalah Festival Baliem, festival perang antar suku sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Setiap bulan Agustus, Festival Lembah Baliem diselenggarakan sebagai cara pemerintah untuk menyatukan suku-suku di Papua.

Berjaraknya sekitar 27 kilometer dari Wamena, kawasan ini menjadi tempat terbaik untukmu menikmati adat, budaya, dan keindahan alamnya. Kita bisa berinteraksi dengan suku asli, yakni Dani, Yali, dan Lani. Untuk pakaian, warga Lembah Baliem masih tradisional. Artinya masih menggunakan koteka. Dengan ketinggian1.600 meter di atas laut, suhu di lembah ini mencapai 10-15 derajat Celcius di malam hari.

Tempat wisata lain di kawasan ini yang layak untuk dikunjungi adalah Danau Habema. Danau Habema merupakan danau tertinggi di Indonesia sehingga seringkali disebut sebagai danau di atas awan. 


Baca Selanjutnya: 5/ Danau Sentani 

 

Dok: pixabay.com


5/ Danau Sentani 

Tak kalah indah dengan Danau Toba, lokasinya berada 50 kilometer dari Jayapura. Danau Sentani merupakan danau terluas dan terbesar di Papua sekitar 9.000 hektare.

Danau Sentani dikelilingi panorama pegunungan Cyclops yang menjadi habitat sekitar 30 spesies ikan air tawar. Selain itu, di sekitar danau terdapat 24 desa yang dihuni penduduk dan suku lokal. Setiap tahunnya, tepatnya bulan Juni akan ada Festival Danau Sentani yang diisi beragam atraksi dari suku-suku lokal, tarian khas Papua, dan kegiatan lainnya. (f)



Baca Juga: 
Bikin Pizza Menggunakan Panas Batu Bersama Jungle Chef Charles Toto
Mengenal Suku Dani, Pria Asing Beraksen Papua di Film Kulari Ke Pantai
Ke Afrika Menemui Karakter The Lion King Sungguhan