Foto: Yani Lauwoie 

Tahun 2018, Denmark untuk ketiga kalinya masuk dalam daftar negara terbaik untuk wanita. Bahkan Denmark merebut kembali posisi pertama yang sempat ditempatinya pada tahun 2016. 
 
Sebenarnya tidak terlalu mengejutkan bila Denmark menduduki posisi tersebut, mengingat ada banyak laporan yang menunjukkan bahwa wanita merasa nyaman tinggal di Denmark. Salah satunya dari World Economic Forum di mana Denmark selalu mendapatkan skor tinggi untuk kesetaraan gender selama belasan tahun terakhir. 

Studi dari Eurostat Statistics Explained menyebutkan bahwa para wanita Danish yang berusia di atas 65 tahun adalah wanita yang paling bahagia di Eropa. Kabarnya hal ini karena pemerintah Denmark sangat memerhatikan kesejahteraan rakyatnya, termasuk para wanita. 
 
Keistimewaan inilah yang membuat femina tergoda untuk mengunjungi Copenhagen, ibukota Denmark. Salah satu destinasi yang menggambarkan sosok wanita adalah Little Mermaid & Balerina. Patung ini terinspirasi dari kisah berjudul sama yang ditulis oleh seorang penulis Denmark, Hans Christian Andersen

Kisah yang menceritakan putri duyung yang rela meninggalkan kehidupannya di laut dan mengubah jati dirinya menjadi manusia karena ia jatuh cinta dengan seorang pangeran ini sangatlah populer di seluruh dunia. Little Mermaid yang pertama kali terbit pada tahun 1837 ini telah diadaptasi ke berbagai media, termasuk pertunjukan teater, musik dan film. 

Patung Little Mermaid yang terletak di dermaga Langelinje ini memiliki tinggi 1,25 meter dan berat 175 kilogram. Patung ini dibuat oleh pematung Denmark, Edvard Eriksen atas perintah Carl Jacobsen – seorang brewer, kolektor seni dan dermawan Denmark – pada tahun 1909. 

Carl yang saat itu menonton pertunjukan balet yang menceritakan tentang Little Mermaid,  meminta sang balerina yang tampil membawakan cerita tersebut, Ellen Price untuk menjadi model pembuatan patung Little Mermaid. 

Ellen setuju untuk menjadi model namun hanya untuk bagian kepalanya saja karena dia menolak untuk tampil telanjang saat pembuatan patung tersebut. Akhirnya istri sang pematung, Eline Eriksen berpose untuk proses kreasi tubuh Little Mermaid yang tanpa busana tersebut. 

Pada 23 August 1913, patung perunggu tersebut resmi dihibahkan oleh Carl kepada kota Copenhagen. Patung ini merupakan simbol dari keberanian wanita. Little Mermaid sang tokoh fiktif yang berani memperjuangkan cintanya kepada sang pangeran dan Ellen sang balerina yang berani menolak untuk tampil telanjang. 

Baca Selanjutnya: Water Mother di Ny Carlsberg Glyptotek
 
 

Foto: Yani Lauwoie 
 
Water Mother di Ny Carlsberg Glyptotek
Destinasi lainnya yang tak kalah menarik adalah Water Mother di Ny Carlsberg Glyptotek. Bagi pencinta seni, Ny Carlsberg Glyptotek adalah museum yang wajib dikunjungi di Copenhagen. Museum ini menyimpan lebih dari 10.000 karya seni yang merupakan koleksi pribadi Carl Jacobsen. 

Pada tahun 1888 Carl mendonasikan koleksi benda seninya untuk umum dan mulai membangun museum untuk menyimpan koleksi-koleksi tersebut. Museum ini pun resmi dibuka untuk umum pada tahun 1897.

Di sini, para pengunjung bisa menikmati berbagai lukisan dari abad ke-19 dari para pelukis Prancis dan Denmark, di antaranya MonetPissarro, dan Renoir. Namun koleksi utama dari museum ini adalah patung-patung antik yang di antaranya terbagi ke dalam koleksi Mesir, Yunani, dan Romawi.

Museum ini juga memamerkan patung yang merupakan hasil karya pematung Denmark. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah patung bernama Water Mother karya pematung Denmark, Kai Nielsen. Patung yang terletak di bagian depan Winter Garden ini berwujud seorang wanita yang dikelilingi 14 bayi, termasuk dua di antaranya sedang menyusu.

Tidak seluruh karya seni Kai berwujud wanita namun Water Mother bukan satu-satunya karyanya yang terinspirasi dari wanita. Pematung yang hidup pada 1882 – 1924 ini pernah juga membuat patung Venus with the AppleMother and ChildrenÅrhus Girl, dan The Marble Girl. Karya-karya ini tersebar baik di dalam maupun di luar Denmark. 

Saya sungguh penasaran ingin tahu cerita lebih jauh tentang patung putih Water Mother yang dikelilingi banyak bayi namun sayangnya tidak ada penjelasan lebih jauh dibalik proses kreasi patung tersebut. (f)


Baca Juga: 
Pergantian Pengawal di Istana Amalienborg, Kopenhagen, Tak Kalah Menarik dengan Buckingham
Menikmati Sensasi Desert Safari di Dubai
Ajak Anak Traveling Ke New Zealand, Ini 5 Destinasi Seru