
Foto: Shutterstock
Sudah lama Singapura menjadi destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia. Selain dekat, biaya traveling ke sini tidak terlalu mahal, dan negeri kecil ini tak pernah kehabisan hal menarik. Hanya jalan-jalan di kawasan Little India saja, dapat menemukan rumah ibadah, pertokoan, restoran, dan hotel butik dengan desain India yang semarak. Banyak turis membanjiri Little India, ketika festival perayaan, seperti Deepavali (Festival Cahaya) dan Pongal (Festival Panen Raya) yang digelar setiap tahun.
Menilik sejarahnya, zaman dahulu Little India adalah kawasan lubang penambangan batu kapur, tungku pembakaran batu bata, dan jalur pacuan kuda orang Eropa. Dua abad silam banyak penggembala, pedagang, dan perajin rangkaian bunga yang berjualan di sini. Para pengusaha mempekerjakan imigran dari India. Untuk memfasilitasi komunitas India dibangunlah tempat ibadah, serta pertokoan barang dan layanan jasa.
Hal tersebut bertahan sampai lintas generasi ketika para migran India sudah menetap di Singapura.
Ini rekomendasi 6 aktivitas seru untuk mengeksplorasi sejarah dan budaya India di Singapura:
Baca selanjutnya: 1. Walking tour

Foto: Shutterstock
Menilik sejarahnya, zaman dahulu Little India adalah kawasan lubang penambangan batu kapur, tungku pembakaran batu bata, dan jalur pacuan kuda orang Eropa. Dua abad silam banyak penggembala, pedagang, dan perajin rangkaian bunga yang berjualan di sini. Para pengusaha mempekerjakan imigran dari India. Untuk memfasilitasi komunitas India dibangunlah tempat ibadah, serta pertokoan barang dan layanan jasa.
Hal tersebut bertahan sampai lintas generasi ketika para migran India sudah menetap di Singapura.
Ini rekomendasi 6 aktivitas seru untuk mengeksplorasi sejarah dan budaya India di Singapura:
Baca selanjutnya: 1. Walking tour

Foto: Shutterstock
1. Walking tour
Anda yang gemar sejarah bisa mengikut walking tour menjelajah kawasan Little India, sambil mendengarkan kisah sejarah dari pemandu. Dalam waktu sekitar 2 jam ada kurang lebih 6 titik pemberhentian selama tur. Selain mengunjungi India Heritage Centre, Anda bisa menjelajah pasar tradisional, mencicipi kue khas India, serta mendatangi Kuil Sri Veeramakaliamman dan Little India Arcade.
Ada beberapa program walking tour ini yang bisa direservasi secara online, seperti A Guided Walking Tour of Little India: Journey of the Senses by Klook, Singapore: Private Little India Walking Tour by Viator, Walking Tour at Little India Singapore by Traveloka, dan Little India Walking Tours by Ducktours
2. Wisata kuliner khas India
Bagi anda yang ingin mencicipi masakan ramah Muslim, vegetarian, dan kuliner autentik India, Little India adalah tempatnya. Ada beberapa restoran ternama yang bisa Anda coba. Misalnya, The Banana Leaf Apolo yang sangat populer. Resto legendaris yang berdiri sejak 1974 ini punya ciri khas menghidangkan makanan India dengan alas daun pisang. Menyajikan hidangan dari daerah India bagian utara dan selatan, makanan terkenal dari resto ini adalah kari kepala ikan, nasi biryani, naan (roti pipih), dan taandori (BBQ khas India).
Ada pula resto bernama Mustard, yang spesialisasinya adalah makanan Bengali dan Punjabi. Terkenal akan rasa makanan yang kaya rempah, pedas, dan buttery, di sini banyak menu yang bisa Anda cicip, seperti chingri macher malai curry (kari dengan udang) dan amritsari machhi (ikan goreng dengan saus kacang). Atau, Anda yang vegetarian bisa menuju Komala Vilas, restoran vegetarian tertua di Singapura. Restoran ini kian terkenal karena dikunjungi Perdana Menteri India Narendra Modi pada 2015. Spesialisasinya adalah makanan India bagian selatan dengan makanan andalan dosai (panekuk dari fermentasi beras dan lentil hitam) dan vadai (gorengan khas India).
Baca Selanjutnya: 3. Tur seni

Foto: Shutterstock
3. Tur seni
Saat menyusuri Little India, Anda akan menemukan ornamen gedung berhias mural warna-warni yang begitu semarak, dinding, serta lorong-lorong yang menarik. Setiap sudunya bisa dijadikan spot foto. Lokasi berfoto populer di sini adalah Sri Veeramakaliamman Temple dengan atap kuil penuh relief yang indah. Kuil ini merupakan tempat ibadah tertua di Singapura yang selamat dari serangan bom pada Perang Dunia II.
Yang juga cantik adalah House of Tan Teng Niah, vila yang masih bertahan sejak dibangun pada 1900. Rumah ini diyakini milik istri pemilik pabrik permen.
Jika Anda penggemar mural, nikmati mural cantik yang menggambarkan perdagangan India di Traditional Trades of Little India by Psyfool, yang berlokasi di 8 Bebilios Lane. Selain itu, ada mural kuda, seperti sejarah Little India yang dulunya adalah area pacuan kuda. Mural bernama A Ride through Race Course Road by Jaxton Su JingXiang ini berlokasi di 74 Race Course Road. Ada juga Mural I Am Still Here by Dyn, mural seorang wanita dengan dupatta (selendang tradisional) di Clive Street, mural Cattleland 2 by Eunice Lim di Kerbau Road yang menggambarkan kerbau berwarna-warni, serta Madan Mogra, Jasmine of the City by Nadiah Alsagoff, mural indah yang dipersembahkan untuk pekerja migran berlokasi di Chander Road.
Jangan lupa berkunjung ke India Heritage Centre, museum pertama di Asia Tenggara yang menyimpan sejarah diaspora India. Bagian depan gedung ini berhiaskan kaca tembus pandang yang membuat gambar indah jadi kontras dengan langit malam.
4. Wisata religi
Di Little India Anda bisa menemukan banyak rumah ibadah dari agama berbeda dengan arsitektur yang khas. Inilah yang menjadi bukti bahwa Singapura merupakan melting pot dengan toleransi umat lintas agama. Anda bisa mengunjungi Sri Veeramakaliamman Temple, Shree Lakshminarayan Temple, Sri Srinivasa Perumal Temple, dan Sri Vadapathira Kaliamman Temple, kemudian Sakya Muni Buddha Gaya Temple yang merupakan wihara dengan arsitektur Thailand.
Ada pula Kampong Kapor Methodist Church yang merupakan gereja peranakan pertama di Singapura, serta Masjid Abdul Gafoor, salah satu masjid tertua di Singapura yang berdiri sejak 1800-an. Arsitektur masjid ini sangat indah, perpaduan gaya Barat dan kaligrafi Saracen. Ttak ketinggalan, Anda bisa menyambangi Angullia Mosque, masjid yang berumur lebih dari 130 tahun.
Baca Selanjutnya: 5. Belanja pernak-pernik

Foto: Shutterstock
5. Belanja pernak-pernik
Anda bisa memborong berbagai pernak-pernik dan oleh-oleh di Mustafa Centre, yang terkenal sebagai surganya belanja murah. Anda juga dapat belanja rempah, kain, dan perhiasan. Alternatif lain, ada Tekka Centre, yaitu pasar tradisional yang bersih dan rapi. Pasar ini menawarkan berbagai barang dan camilan unik. Ada juga Little India Arcade yang dibangun pada 1920, tempatnya mencari oleh-oleh dengan harga terjangkau. Mulai dari berbagai aksesori perhiasan asli dan imitasi, pakaian khas India, seperti sari, sarung bantal, gorden, hingga pajangan rumah etnik, ada di sini. Jika mencari kosmetik, pewarna rambut, hena, atau obat-obatan khas India, berkunjunglah ke Jothi.
6. Belajar masak
Ada beberapa operator yang mengadakan kelas memasak, ada juga warga lokal. Anda bisa belajar memasak papadum (roti pipih khas India), vadai, acar mangga, kari sayuran, atau rasam (sup tomat khas India). Anda akan mempelajari berbagai rempah khas India, cara memasak dan menyantap makanan bersama langsung dari ahlinya. Sebelum mengikuti kelas memasak, biasanya Anda akan diajak untuk belanja bahan masakan di pasar tradisional Tekka Centre.
Kelas memasak ini bisa dilakukan secara privat atau pun berkelompok. Serunya lagi, aktivitas ini bisa Anda lakukan bersama anak-anak. Harga paket kelas memasak sangat beragam, tergantung jenis dan banyaknya masakan, serta jumlah peserta. Penyelenggara kelas memasak makanan India antara lain Commune Kitchen, Coriander Leaf Cooking Classes, dan Palate Sensations Culinary School. (f)
Baca Juga:
5 Perpustakaan di Dunia Dengan Interior dan Koleksi Menakjubkan
Dari Pabrik Cokelat Hingga Gedung Putih, Ajak Anak Ikut Virtual Field Trip Ini
Bagi Anda Penggemar Selfie, Ini 3 Tempat Hits dan Instagrammable di Yogya