Foto: NF
 
Wisata halal jadi salah satu daya tarik wisata yang tengah digenjot. Sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia, sudah seharusnya wisata halal jadi andalan Indonesia. Ini sudah dibuktikan dengan menangnya Aceh dalam ajang World Halal Tourism Award 2016.

Aceh yang menjadi salah satu wakil dari Indonesia meraih dua penghargaan untuk kategori World’s Best Airport for Halal Travellers (Juara Terbaik Dunia Kategori Bandara Halal) untuk Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) dan Blangbintang Aceh Besar sebagai dan World’s Best Halal Cultural Destination (Wisata Budaya Halal Terbaik Dunia).
 
Selain bandara dan budayanya, tentu saja kuliner jadi andalan Aceh yang pantang dilewatkan. Berikut yang wajib masuk dalam bucket list Anda:
 
1. Rujak Aceh
Potongan buah seperti bengkuang, nanas, dan mangga, mungkin sama dengan rujak di belahan nusantara lain. Yang unik adalah bumbunya yang menambahkan sedikit buah batok alias buah kawis dan buah rumbia. Dua bumbu khas ini memberi rasa sepet dan gurih pada  bumbu yang terbuat dari cabai, gula aren, dan kacang tanah.
 
Foto: NF
 
Selanjutnya: Kopi Sanger
 
 
 

 
2. Kopi Sanger
Kopi sanger alias kopi hitam campur susu kental manis adalah gaya kopi kesukaan masyarakat Aceh. Walau beberapa tahun belakangan, kopi arabika mulai dikenal di kedai-kedai kopi, terutama yang kekinian, tapi kopi yang biasa dikonsumsi masyarakat dan diracik menjadi kopi sanger adalah kopi jenis robusta.

Di kota Banda Aceh, Anda dapat dengan mudah menemukan kedai kopi. Bukan sekadar tempat minum, kedai kopi menjadi tempat bersosialisasi, dan ramai mulai sore hingga dini hari. Salah satu keunikannya adalah kopi disaring menggunakan saringan kain sehingga tidak memiliki ampas saat disajikan.

 Foto: NF

Selanjutnya: Ayam Keueng & Ayam Tangkap
 
 
3. Ayam Keueng & Ayam Tangkap
Keueng berarti pedas dalam bahasa Aceh. Ayam keueng tampak seperti ayam gulai tapi bumbunya yang ditambahkan kelapa sangrai, membuatnya jadi makin gurih.

Sementara ayam tangkap adalah potongan-potongan ayam goreng yang tersembunyi di antara potongan daun pandan dan daun kari atau disebut daun temurui yang digoreng.

Daging ayam juga terasa gurih dan manis karena diungkep bersama bumbu-bumbu dan air kelapa sebelum digoreng. Jangan ragu untuk memakan daun-daun pandan dan karinya, ya. Enak.
 
 Foto: NF

Selanjutnya: Mi Aceh
 
 

 
4. Mi Aceh
Ini dia kuliner Aceh yang sudah terkenal seantero nusantara. Di Aceh tentu saja tidak disebut mi aceh, tapi mi dengan campuran yang diinginkan, seperti mi biasa, mi udang, mi kepiting, mi spesial, dll.

Terletak di tepi laut, mi kepiting jadi menu yang wajib dimakan saat ke Aceh. Jangan kaget kalau satu kepiting dengan lengan besar disajikan utuh bersama mi yang disiram bumbu kental yang kaya rasa.
Psst… di kedai tertentu masyarakat lokal terkadang meminta mencampurkan bumbu daun ganja, dan menyebutnya mi racing.  

 
 Foto: NF
5. Mi Kocok Ayam
Kalau mi aceh terlalu spicy bagi Anda, coba mi kocok ayam yaitu kuning disiram kuah ayam bening berbumbu dengan topping cacahan daging ayam dan acar bawang merah.

Mirip soto Banjar Kalimantan, mi kocok ayam dimakan bersama perkedel kentang dan telur ayam rebus. Yummy! (f)