
Foto : Shutterstock
Nama negara Kyrgyzstan memang belum terlalu familiar sebagai tujuan destinasi wisata orang Indonesia. Negara di Asia Tengah ini berbatasan dengan Kazakhstan di sebelah utara, Uzbekistan di barat, Tajikistan di barat daya, dan Tiongkok di timur.
“Hampir tiap orang suka jalan-jalan. Mengeksplorasi kota baru, kultur yang berbeda, merasakan atmosfer yang berbeda. Semua itu memberikan pengalaman, sensasi, dan perubahan terhadap diri kita,” ujar Nurzhamal Kadyrkulova (Nurra), pengelola dan pemilik www.tourismecentrala.com, agen perjalanan wisata di sana.
“Anda tahu bahwa tiap negara itu unik, memiliki potensi wisata masing-masing. Tak terkecuali negara saya, Kyrgyzstan, yang sulit untuk diucapkan, tapi menyimpan banyak keindahan,” tambah Nurra.
Ia merekomendasikan keindahan negerinya untuk Anda:
“Hampir tiap orang suka jalan-jalan. Mengeksplorasi kota baru, kultur yang berbeda, merasakan atmosfer yang berbeda. Semua itu memberikan pengalaman, sensasi, dan perubahan terhadap diri kita,” ujar Nurzhamal Kadyrkulova (Nurra), pengelola dan pemilik www.tourismecentrala.com, agen perjalanan wisata di sana.
“Anda tahu bahwa tiap negara itu unik, memiliki potensi wisata masing-masing. Tak terkecuali negara saya, Kyrgyzstan, yang sulit untuk diucapkan, tapi menyimpan banyak keindahan,” tambah Nurra.
Ia merekomendasikan keindahan negerinya untuk Anda:

Foto: Dok. Nurzhamal Kadyrkulova
1/ Lanskap Pegunungan yang Cantik
Lebih dari 90% wilayah Kyrgyzstan adalah pegunungan salju, yaitu rangkaian Pegunungan Tien Shan dan Pamir-Alay. “Meskipun saat musim panas temperatur udara bisa mencapai 35 derajat Celsius lebih, pucuk-pucuk pegunungan tersebut tetap berselimutkan salju. Sepanjang mata memandang, tampak gunung dengan tudung salju ada di mana-mana,” jelas Nurra. Siapa yang bisa menolak pemandangan secantik ini?
Penambah semangat Anda untuk terus menjelajahi kota, sambil mengabadikannya untuk foto-foto di Instagram.
Penambah semangat Anda untuk terus menjelajahi kota, sambil mengabadikannya untuk foto-foto di Instagram.

Jangan lupa menginap di yurt, tenda bundar yang menjadi rumah bangsa nomadik Asia Tengah.

Ada 100 danau glacier yang airnya sejernih kristal/ Foto: Shutterstock
2/ Danau di Dataran Tinggi
Adanya pegunungan tinggi bersalju menciptakan sungai yang airnya berasal dari glacier yang meleleh. Air dari sungai-sungai ini ada yang jatuh melewati air terjun dan akhirnya membentuk danau.
“Di Kyrgyzstan, ada lebih dari 100 danau yang airnya berasal dari glacier. Warna airnya begitu jernih seperti kristal,” ungkap Nurra. Danau terbesar dan yang paling terkenal sebagai tujuan wisata musim panas adalah Danau Issyk-Kul, bahasa Kyrgyz, yang berarti ‘Hot Lake’ dalam bahasa Inggris.
“Dinamakan seperti itu, karena airnya tidak pernah membeku saat musim dingin,” terang Nurra.
Danau adalah danau terdalam kedua di dunia dengan kedalaman air mencapai 668 meter. Danau ini juga dikelilingi oleh pegunungan salju yang menjadikan lokasi ini memiliki temperatur microclimate yang nyaman. “Saat summer, suhu di lokasi danau ini justru menyejukkan. Sebaliknya, saat winter suhu tidak menjadi terlalu dingin,” kata Nurra.
Sebagai informasi, danau ini cukup mudah dijangkau. “Ada banyak pilihan hotel, guesthouse, kafe, dan restoran, yang bisa disesuaikan dengan bujet Anda,” cetus Nurra. Jarak tempuh dari Kota Bishkek pun hanya sekitar 2 jam berkendara.
Nurra memberikan tip: jika bermalam di sekitar Danau Issyk-Kul, jangan lewatkan untuk mampir mengunjungi air terjun Barskoon untuk mengabadikan keindahan Skazka Canyon dan sandstone di Lembah Jeti-Oguz, yang berada di slope utara gugusan Pegunungan Teskey Ala-Too.
Bagi Anda yang menyukai alam, bisa memilih menginap di yurt (tenda bundar yang difungsikan sebagai rumah oleh bangsa nomadik di Asia Tengah) di Chatyr-Kol, yang bisa ditempuh dengan berkendara selama 4-6 jam dari Danau Issyk-Kul atau Son Kol Lake, sekitar 8 jam jauhnya dari Bishkek.
“Pengalaman camping ini luar biasa. Anda bisa melihat ribuan bintang dan milky way yang indah di kegelapan malam,” kata Nurra. Selain itu, jika Anda mengambil paket tur, Anda bisa stop over di Kota Kochor untuk menikmati Eagle Show, pembuatan shyrdak (karpet tradisional Kyrgyz), dan Kota Tash Rabat untuk wisata kuda.
Zhrgalan Valley, Altyn Arashan, dan Kyrchyn juga menjadi lokasi yang populer untuk wisata alam di Kyrgyzstan. “Namun, tempat-tempat ini bisa diakses hanya pada Mei hingga September. Sebab, saat winter salju akan memblokir jalan menuju ke sana,” jelas Nurra.

Di sepanjang jalur sutra, bisa didapatkan aneka kerajinan khas/ Foto: Dok. Nurzhamal Kadyrkulova
3/ Trek Jalur Sutra
Di era perdagangan jalur sutra, Kyrgyzstan menjadi salah satu negara yang dilewati dan disinggahi para pedagang dari Asia menuju Eropa, dan sebaliknya. Beberapa peninggalan yang menjadi saksi adanya perdagangan masa lampau dapat dilihat dari gedung Tash Rabat Caravanserai, yang berlokasi di Naryn Oblast. Tidak jauh dari perbatasan Kyrgyzstan dengan Tiongkok.
“Di masa lampau, gedung ini dipakai sebagai tempat singgah dan bermalam bagi para pedagang dan traveler,” ungkap Nurra.
Ada juga kota tua Osh yang terletak di bagian selatan Kyrgyzstan. “Para ahli sejarah telah menemukan fakta bahwa Kota Osh telah dibangun lebih dari 3000 tahun. Masa ditemukannya kota tua ini hampir sama ketika Kota Roma ditemukan,” kata Nurra, bangga. Kota tua ini juga termasuk salah satu kota yang dilewati oleh para pedagang di era jalur sutra.
“Di masa lampau, gedung ini dipakai sebagai tempat singgah dan bermalam bagi para pedagang dan traveler,” ungkap Nurra.
Ada juga kota tua Osh yang terletak di bagian selatan Kyrgyzstan. “Para ahli sejarah telah menemukan fakta bahwa Kota Osh telah dibangun lebih dari 3000 tahun. Masa ditemukannya kota tua ini hampir sama ketika Kota Roma ditemukan,” kata Nurra, bangga. Kota tua ini juga termasuk salah satu kota yang dilewati oleh para pedagang di era jalur sutra.

Kita bisa menghayati cara hidup bangsa Nomadik, yang selalu berpindah seiring dengan perubahan musim./
Foto: Azamat Lmanaliev
4/ Budaya dan Kehidupan Orang-Orang Nomadik
Di zaman prasejarah, bangsa Kyrgyz dikenal sebagai bangsa nomadik. Pindah dari satu tempat ke tempat lainnya, mereka berpindah bersama keluarga dengan menggunakan kereta kuda.
“Saat musim panas, ketika suhu begitu panasnya di wilayah lembah, mereka pindah ke dataran tinggi pegunungan yang lebih sejuk. Sebaliknya, ketika musim dingin tiba, untuk menghindari udara dingin yang menyiksa, mereka kembali turun ke area lembah,” kisah Nurra.
Selama waktu kunjungan Anda ke Kyrgyzstan, tak ada salahnya mencoba merasakan kehidupan nomadik bangsa Kyrgyz: tinggal di yurt, berburu satwa liar di hutan, memasak makanan khas Kyrgyz, menunggang kuda, menonton pertunjukan seni tradisional, membuat shyrdak, atau mencoba permainan tradisional bangsa nomadik dengan menggunakan kuda, seperti Kok Boru, At Chabysh, dan Ulak Tartysh.
“Dengan merasakan pengalaman ini secara langsung, Anda bisa betul-betul menghayati kehidupan bangsa nomadik Kyrgyzstan seperti apa,” kata Nurra.
Cerita tentang kehidupan bangsa Kyrgyzstan yang nomadik ini telah disampaikan secara turun-temurun dari generasi tua ke generasi lebih muda. “Epos sebanyak 500.000 kalimat yang menceritakan kehidupan sehari-hari bangsa Kyrgyzstan yang nomadik ini baru dicatatkan pada abad ke-19. Dengan adanya epos ini, maka orang bisa belajar mengenai kebiasaan-kebiasaan, tradisi, hingga bagaimana bangsa Kyrgyzstan mengisi waktu senggang atau berlibur.
“Saat musim panas, ketika suhu begitu panasnya di wilayah lembah, mereka pindah ke dataran tinggi pegunungan yang lebih sejuk. Sebaliknya, ketika musim dingin tiba, untuk menghindari udara dingin yang menyiksa, mereka kembali turun ke area lembah,” kisah Nurra.
Selama waktu kunjungan Anda ke Kyrgyzstan, tak ada salahnya mencoba merasakan kehidupan nomadik bangsa Kyrgyz: tinggal di yurt, berburu satwa liar di hutan, memasak makanan khas Kyrgyz, menunggang kuda, menonton pertunjukan seni tradisional, membuat shyrdak, atau mencoba permainan tradisional bangsa nomadik dengan menggunakan kuda, seperti Kok Boru, At Chabysh, dan Ulak Tartysh.
“Dengan merasakan pengalaman ini secara langsung, Anda bisa betul-betul menghayati kehidupan bangsa nomadik Kyrgyzstan seperti apa,” kata Nurra.
Cerita tentang kehidupan bangsa Kyrgyzstan yang nomadik ini telah disampaikan secara turun-temurun dari generasi tua ke generasi lebih muda. “Epos sebanyak 500.000 kalimat yang menceritakan kehidupan sehari-hari bangsa Kyrgyzstan yang nomadik ini baru dicatatkan pada abad ke-19. Dengan adanya epos ini, maka orang bisa belajar mengenai kebiasaan-kebiasaan, tradisi, hingga bagaimana bangsa Kyrgyzstan mengisi waktu senggang atau berlibur.

Jika ingin bermain ski tak perlu repot memikirkan oufit karena banyak penyewaan baju dan perlengkapan ski./
Foto: Shutterstock
5/ Menantang Adrenalin di Extreme Sports
Kyrgyzstan juga dikenal sebagai salah satu tempat bermain ski. “Ada banyak sekali tempat bermain ski di Kota Bishkek dan Karakol. Trail pun beragam, untuk pemula hingga professional skiers dengan pendamping instruktur yang berpengalaman,” kata Nurra. Anda juga tidak perlu repot memikirkan outfit, karena tiap ski resort di sana menyewakan baju dan perlengkapan ski. Praktis.
Di waktu kunjungan musim panas, aktivitas kayaking di sungai berarus deras, bersepeda di pegunungan, hingga mendaki gunung dengan ketinggian di atas 7.000 meter sangatlah populer di Kyrgyzstan.
“Sedangkan untuk kegiatan trek, rock climbing, fishing, atau berkuda, bisa dilakukan sepanjang tahun,” imbuh Nurra. Salah satu rute trekking yang terkenal adalah Ala Kol Lake. Sary Chelek Lake juga tak kalah cantiknya.
Bagi penggemar berat extreme activities, Nurra menyarankan untuk mencoba mengendarai 4WD melintasi sungai deras untuk mencapai Kel Suu Lake yang ada di pelosok. Seru! Atau, bisa juga mencoba naik helikopter untuk melihat Inilchek glacier, misalnya.
Ada banyak sekali kegiatan seru selain menikmati pemandangan alam yang masih natural. Selesai menjelajah, sisihkan waktu untuk beristirahat di Kota Bishkek untuk mengunjungi museum atau sekadar bersantai di kafe menikmati denyut kehidupan kota kecil itu. Atau, bisa juga Anda melakukan tur singkat ke Ala Archa National Natural Park yang jaraknya hanya setengah jam berkendara dari Bishkek. (f)
Nurzhamal Kadyrkulova(Kontributor)
Di waktu kunjungan musim panas, aktivitas kayaking di sungai berarus deras, bersepeda di pegunungan, hingga mendaki gunung dengan ketinggian di atas 7.000 meter sangatlah populer di Kyrgyzstan.
“Sedangkan untuk kegiatan trek, rock climbing, fishing, atau berkuda, bisa dilakukan sepanjang tahun,” imbuh Nurra. Salah satu rute trekking yang terkenal adalah Ala Kol Lake. Sary Chelek Lake juga tak kalah cantiknya.
Bagi penggemar berat extreme activities, Nurra menyarankan untuk mencoba mengendarai 4WD melintasi sungai deras untuk mencapai Kel Suu Lake yang ada di pelosok. Seru! Atau, bisa juga mencoba naik helikopter untuk melihat Inilchek glacier, misalnya.
Ada banyak sekali kegiatan seru selain menikmati pemandangan alam yang masih natural. Selesai menjelajah, sisihkan waktu untuk beristirahat di Kota Bishkek untuk mengunjungi museum atau sekadar bersantai di kafe menikmati denyut kehidupan kota kecil itu. Atau, bisa juga Anda melakukan tur singkat ke Ala Archa National Natural Park yang jaraknya hanya setengah jam berkendara dari Bishkek. (f)
Nurzhamal Kadyrkulova(Kontributor)