Dok: makanmana.net

Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Medan menjadi destinasi wisata yang tidak boleh terlewatkan, sekaligus surganya kuliner di Indonesia dengan makanan lokal yang khas. Masyarakat Medan sangat multietnis dan multibudaya, percampuran Tionghoa, Melayu, serta budaya Batak, yang turut membuat kuliner Medan beragam. Menurut Leonarce, co-founder makanmana.net sekaligus pengamat kuliner kota Medan yang kerap menjadi pembicara di berbagai acara kuliner, dari makanan Chinese hingga masakan Nusantara dan Timur Tengah bisa ditemukan di Medan. Beberapa pusat kuliner yang terkenal di kota ini antara lain Merdeka Walk, Kuliner Pagaruyung, hingga Sentra kuliner di Jalan Semarang. 

Di kalangan pecinta kuliner kota Medan, makanmana.net menjadi reverensi untuk pilihan kuliner di ibu kota provinsi Sumatera Utara ini. Nah, jalan-jalan ke Medan, Leaonarce merekomendasikan tiga kuliner lokal ini wajib dinikmati karena tidak akan ditemukan di kota lain.

Baca selanjutnya: Bihun Bebek Asie
 
 

Dok: makanmana.net
 
Bihun Bebek Asie
Alamat: Jl. Kumango No.15, Kesawan, Medan
Jam Buka: Senin – Sabtu , pukul 07.00-11.00, Minggu tutup
Telp: (061) 4512517

Sesuai namanya, bihun bebek adalah bihun dengan topping daging bebek dengan kuah kaldu murni bebek. Di Medan ada dua jenis kuah bihun bebek, yaitu herbal dan asli duck broth. Namun karena mengolah bebek tidak semudah ayam, karena lebih amis, di Medan ada lebih banyak  yang menjual kuah bihun bebek berbasis herbal.

Namun, kita bisa menemukan bihun bebek dengan kaldu bebek murni di Bihun Bebek milik Asie di Kedai Kopi Kumango. Sudah berpuluh tahun Asie, sang pemilik kedai, berjualan hingga akhirnya memiliki konsumen yang loyal, selain turis. 
Kuah Bihun bebek Asie terlihat kental dan keruh, bihun bebek asli kaldu bebek murni yang kental dan keruh dengan bihun dan potongan daging bebek yang melimpah. Satu porsi mangkuk bihun bebek ini bahkan bisa dinikmati berdua.

Ada alasan kenapa porsi daging bebeknya selalu melimpah, karena untuk menghasilkan kuah yang kental, kaya aroma, dan citarasa, Asie harus merebus cukup banyak bebek. Bahkan untuk mendapatkan ekstra kaldu yang gurih, bebek harus direbus beberapa jam hingga tulang empuk dan hancur. Sehingga tersisa potongan daging bebek yang cukup banyak untuk disajikan di atas piring bersama bihun, sawi rebus, bawang goreng, dan daun bawang serta sedikit siraman minyak wijen untuk menambah aroma.

Selain unggul dalam hal cita rasa, bihun bebek ini diyakini memiliki khasiat untuk meningkatkan stamina. Jadi, jangan ragu untuk meminta tambahan kuahnya ya. Gratis! 

Baca Selanjutnya: Lontong Sayur Medan Ayin
 
 

Dok: makanmana.net
 
Lontong Sayur Medan Ayin
Alamat: Jl. Teuku Umar, Petisah Tengah, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara 20151Jam 
Buka: Senin – Sabtu, pukul 06.30-15.30, Minggu tutup
Telp: 0822-7298-7089

Ada banyak lontong sayur di kota-kota lain di Indonesia, namun yang menjadi ciri khas Lontong Sayur Medan adalah racikan sayur nangka tanpa santan tauco, dengan keripik kentang, sambal kentang, buncis, dan cabai merah. Jika ingin mencoba Lontong Sayur Medan dengan citarasa spesial, datanglah ke kedai Lontong Sayur Ayin. Kuah sayur nangkanya tanpa santan sehingga terasa ringan di lidah dan tidak eneg meski disajikan dalam porsi lontong yang cukup padat. Menurut sang pemilik, rasa sedap lontong sayur ini didapat dari racikan bumbu rahasianya. Lontong pun terasa lembut, tidak lengket dan tidak terlalu lembek....just right. 

Baca Juga: Bakmie Khas Hokkian Hock Seng (non halal)
 
 

Dok: makanmana.net
 
Bakmie Khas Hokkian Hock Seng (non halal)
Jl. Gwangju No.17, Kota Medan
Buka: pukul 06.30-13.00
Telp: 0812-6011-090 

Ada beberapa versi mie hokkian, misalnya seperti di Penang dan Kuala Lumpur (Malaysia) serta Singapura. Namun untuk versi Medan, mie disajikan cenderung kering (dry style) dengan bumbu kecap dan topping yang melimpah. Topping yang melimpah ini konon berkaitan dengan karakter orang Hokkian yang generous.

Bakmie khas Hokkian ala Medan yang paling terkenal dan wajib dicoba adalah Hock Seng. Kedai baimi hokkian ini menyajikan semangkuk hidangan yang full of flavor. Mulai dari minyaknya, rebusan seafood seperti udang, tiram, capit kepiting, ditambah dengan baso udang dan baso ikan. Sebagai penutup, ada potongan daging babi dan telur kecap yang menambah lengkap rasa gurih. Sebagai garnish sekaligus penguat rasa ada taburan daun bawang dan daun ketumbar. (f)
 
Shinta Teviningrum - Kontributor Jakarta

Baca Juga: 
Pesona Kuda Liar dan Padang Savana di Puru Kambera, Sumba Timur
6 Tempat Wisata Ramah Wanita di Yogyakarta dan Sekitarnya
Wisata Kuliner Unik di Medan, Semarang, Malang, dan Bukit Tinggi