Foto: Dok. Freepik 
 
Di tengah merebaknya virus corona atau COVID-19 saat ini, berbagai tempat usaha memilih dan dianjurkan untuk menutup sementara demi alasan kesehatan bersama, termasuk tempat pencucian pakaian atau laundry.

Guncangan ekonomi tak hanya menerpa negara, namun juga terasa hingga ke tengah keluarga, yang mengharuskan beberapa asisten rumah tangga atau ART yang bekerja harian terpaksa di rumahkan. Maka merawat dan mencuci baju saat ini menjadi tanggung jawab Anda.

Mencuci baju tidak hanya sekedar bersih, agar pakaian yang Anda miliki tetap dalam kualitas yang baik, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan.
 
Simak beberapa tips dan informasi dari Femina, mulai dari cara mencuci pakaian hingga bagaimana merawat pakaian berdasarkan bahannya.
 
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 

Foto: Dok. Freepik. 
 
1. Beda Bahan, Beda Cara Mencuci 

Mencuci termasuk teknik perawatan mendasar untuk pakaian. Tidak hanya sekedar asal dicuci, Teknik mencuci memegang peran penting dalam merawat pakaian agar awet dan tidak cepat rusak. Jangan sampai pakaian rusak karena saat mencuci kita menggabungkan busana bermaterial sutera dengan spandex, misalnya. Meski lebih mudah, namun tidak semua pakaian dapat dicuci dengan menggunakan mesin.
 
Bahan pakaian sutera lebih baik dicuci dengan tangan. Namun, jangan merendam pakaian sutera pada larutan air sabun, langsung cuci dengan tangan, dan hindari menggunakan sikat. Larutan deterjen pada air dengan suhu hangat juga menjadi kunci keawetan pakaian berbahan sutera. Untuk bahan ini, jangan diperas, lebih baik mengurut kaun dari atas kebawah agar serat kain dapat terjaga awet.
 
Untuk pakaian dengan bahan wol, ada yang bisa dicuci dengan mesin namun ada pula yang harus dengan tangan. Anda bisa memeriksa washing instruction label yang biasa tercantum pada bagian dalam pakaian. Jika dicuci dengan tangan, rendam pakaian terlebih dahulu dengan air dingin. Ketika pencucian, hindari meremas atau mengucek pakaian dari wol secara kasar. Remas dengan lembut untuk mengeluarkan air.
 
Kain nilon sangat mudah menyerap warna pakaian lain dan rentan terkena noda luntur pakaian lain. Jadi sebaiknya pisahkan pakaian berbahan nilon, khsusunya yang berwarna putih. Jika Anda menggunakan larutan pemutih pada pencucian nilon ini, gunakan yang tidak mengandung klorin.
 
Jika ingin mencuci pakaian dengan bahan linen, gunakan air dingin. Kain linen juga menyerap air dengan mudah, maka Anda perlu memperhatkan takaran air yang digunakan, tidak perlu air yang terlalu banyak. 
 
Mencuci bahan pakaian dari spandex bisa dilakukan dengan mesin cuci, namun jangan mengeringkan spandex dengan mesin pengering, karena akan merusak ke elastisitasannya. Jemurlah di bawah matahari.
 
Mencuci pakaian dengan bahan katun adalah yang paling simple, Anda bisa menggunakan mesin cuci atau dengan tangan serta air dengan suhu normal. Namun, hindari mengeringkan pakaian katun dengan mesin pengering karena dapat merubah bentuknya. Jangan lupa pula untuk memisahkan baju berwarna terang dan gelap, karena baju berbahan katun lumayan mudah untuk luntur.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 

Foto: Dok. Freepik. 
 
2. Memisahkan Warna Pakaian 
 

Tentunya Anda tidak ingin pakaian putih terkena lunturan noda dari kain yang berwarna? Maka sebaiknya pisahkanlah baju putih Anda ketika mencuci.

Usahakan jangan mencampur baju dengan berbagai warna dalam satu mesin cuci. Karena jika baju dengan banyak warna dicampur sekaligus ke dalam mesin cuci, dapat menyebabkan ada salah satu baju kelunturan dengan warna yang lebih dominan. Jadi perhatikan mana baju yang dapat dicuci bersama ataupun dipisahkan.
 
Deterjen untuk mencuci pakaian berwarna dengan pakaian yang berwarna putih juga harus dibedakan. Gunakan detergen dengan label khusus untuk pakaian berwarna putih, biasanya mengandung pemutih, sementara detergen dengan kandungan fitur color safe untuk mempertahakan warna agar tidak cepat luntur penting digunakan untuk perawatan busana berwarna Anda agar tidak mudah pudar. 

Untuk jenis pakaian dengan bahan halus seperti sutera, gunakan detergen cair sebab akan langsung menyatu dengan air dan tidak akan meninggalkan bubuk detergen pada pakaian. Untuk bahan pakaian seperti nilon ataupun katun, Anda bebas menggunakan detergen bubuk biasa ataupun cair, karena serat pada kain lebih tebal.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut. 
 
 

Foto: Dok. Freepik 
 
3. Memperhatikan Suhu 

Baik itu suhu untuk air mencuci ataupun ketika menyetrika pakaian, penting untuk diperhatikan. Bahan seperti wol, spandex, linen, dan katun bisa menggunakan air dingin atau air dengan suhu ruangan. Namun untuk pakaian dengan bahan sutera, sebaiknya gunakan air hangat.
 
Ketika menyetrika pakaian sutera sebaiknya menggunakan suhu yang paling rendah atau sekitar 148 derajat celcius dan jangan mendiamkan setrikaan pada satu bagian pakaian sutera terlalu lama karena dapat merusak busana sutera yang memang tergolong 'ringkih'. Untuk bahan spandex, Anda bisa mengatur suhu di 135 derajat celcius dan untuk busana berbahan dasar wol pada suhu 148 derajat celcius.
 
Untuk pakaian dengan bahan katun dan linen, karena kedua bahan ini cukup tebal dan mudah kusut maka atur suhu setrikaan sekitar 230 derajat celcius.
 
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut. 
 

Foto: Dok. Freepik
 
4. Tidak Semua Bahan Bisa Menggunakan Pelembut
 
Tidak semua pakaian cocok untuk menggunakan cairan pelembut. Hal ini disebabkan karena kandungan pada zat kimia di dalam pelembut bisa merusak beberapa bahan tertentu.
 
Hindari penggunaan pelembut pada pakaian olahraga yang terbuat dari spandex dan nilon. selain merusak, tampilan bahan spandex dan nilon yang cenderung tidak mudah kusut, memang tidak terlalu membutuhkan pelembut. Sebaiknya, gunakan pelembut pada pakaian dari bahan wol dan sutera, namun tetap perhatikan frekuesi penggunaannya. Pelembut pakaian tidak harus selalu digunakan setiap kali mencuci.

Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.
 
 

Foto: Dok. Freepik.
5.  Perhatikan Label Instruksi Mencuci Pakaian 

Jika Anda masih bingung bagaimana cara mencuci pakaian Anda, informasi cara perawatan ataupun material pakaian Anda tercantum pada washing instruction label atau label instruksi mencuci baju yang biasanya terdapat dibagian di bagian dalam pakaian Anda.
 
Pada label tersebut terdapat simbol dan informasi bagaimana cara merawat dan mencuci pakaian Anda, misalnya tedapat simbol segitiga yang artinya simbol pemutih atau bleach. Untuk informasi yang lebih akurat dan tepat, Anda bisa memeriksa arti simbol-simbol pada label instruksi mencuci pada pakaian Anda di Internet. Stay healthy, stay happy, stay at home! (f)




Baca Juga

10 Cara Selamatkan Sepatu di Musim Hujan dan Banjir
Ask The Expert: Apakah Kutil Bisa Dihilangkan?
Secangkir Kopi Penuh Gaya Dari Barista Tampan, Mikael Jasin