
Foto: Dok. Instagram Michael Cools
Jiwa kreatif dan kebutuhan akan konten yang segar kini sudah menjadi salah satu luapan ekspresi diri masyarakat saat ini. Tentunya hal ini menjadi terbatas di kala pandemi COVID-19 masih membuat Anda harus bersabar beraktifitas dari perlindungan rumah Anda saja.
Namun, di sela gerakan isolasi diri dan pembatasan sosial, ada satu kegiatan bernama virtual photo shoot yang akhir-akhir ini menjadi semakin banyak dilakukan para pengejar konten, terutama setelah sosok pesohor tanah air seperti Raisa, Afgan, dan Adinia Wirasti memposting hasil pemotretan virtual milik mereka.
Bila Anda juga tertarik mencobanya bersama teman Anda dari balik layar kamera gawai, anda juga bisa melakukan pemotretan virtual ini dengan mudah. Femina berbincang dengan sosok fotografer muda berbakat yang mengabadikan sosok Raisa dan Afgan secara virtual, Michael Cools.
Simak tip sukses melakukan pemotretan virtual di sini!
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih jauh.

Foto: Dok. Instagram Michael Cools
Persiapkan peralatan Anda
Melakukan pemotretan virtual ada berbagai cara. Awalnya, pemotretan virtual dilakukan dengan cara menggunakan fitur screen shot pada gawai Anda untuk mengabadikan pose rekan virtual Anda. Namun Michael Cools membagi rahasianya, Ia menggunakan Kamera tambahan untuk hasil yang lebih layak tampil.
Michael menyiapkan kamera dan mengambil gambar yang tampak di layar laptopnya. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan efek dan kedalaman yang bisa diambilnya dengan bantuan lensa kamera.
Selain itu Michael pun kerap menambahkan properti seperti bunga, lensa tambahan, ataupun ornamen dekoratif lainnya yang dapat menambah efek keunikan pada hasil karya Michael.
Hal ini pun berlaku pada kedua sisi, bisa jadi sang model yang dapat berpose diantara dedaunan atau bunga sehingga hasil pemotretan virtual Anda tak hanya tampak sekadar screenshot saat video call atau swafoto biasa. Berkreasilah dan jangan takut mencoba.
Selain adanya peralatan, Michael juga mengingatkan kualitas perangkat Anda seperti kualitas kamera dan resolusi layar tentunya juga amat berpengaruh.
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.

Foto: Dok. Instagram Michael Cools
Konektivitas dan komunikasi
Piranti keras tentunya menjadi faktor penting dalam proses pemotretan virtual, namun menurut Michael ada hal yang tak kalah penting, kualitas internet Anda.
Baik dari sisi fotografer ataupun model, kekuatan dan kualitas internet keduanya menjadi penting untuk menghasilkan gambar jernih dari kedua sisi. Jadi, sebelum melakukan pemotretan, pastikan kedua konektivitas Anda terhubung dengan baik, gambar tidak tersendat putus-putus, buram, ataupun mengalami delay.
Selain konektivitas internet, kemampuan komunikasi antara fotografer dan model harus terbangun dengan baik. Kemampuan untuk saling memahami dan mengarahkan model agar hasil sesuai dengan konsep yang telah dibicarakan sebelum memulai pemotretan menjadi hal yang amat penting.
Selain komunikasi, konsep yang dimatangkan juga mampu menjadi acuan apakah model harus berias terlebih dahulu, tampil tanpa riasan, ataupun mengatur pose dan pakaian, semuanya perlu dibicarakan untuk mencapai hasil yang maksimal.
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.

Foto: Dok. Instagram Michael Cools
Perhatikan pencahayaan
Seperti yang dapat kita lihat dari hasil karya yang diunggahnya pada laman instagram pribadinya, @michaelcools, Michael lebih memilih untuk melakukan pemotretan dengan model yang berada di ruangan semi outdoor ataupun ruangan dengan banyak pencahayaan alami yang masuk di siang hari. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan bayangan natural yang maksimal secara estetik.
Sementara untuk fotografer, mau melakukan pemotretan di dalam ataupun luar ruangan, menurut Michael tidak terlalu berpengaruh selama hasil resolusi layar telepon pintar ataupun laptop tetap tampak baik dan cukup jelas untuk difoto kembali.
Tentunya sudut pengambilan menjadi penting, Michael menyarankan untuk tidak terlalu banyak foto dengan model yang menghadap kamera, dan sebaiknya model kerap menampilkan kedua tangannya, hal ini bertujuan agar hasil pemotretan tidak tampak seperti swafoto biasa.
Untuk lebih paham dengan sudut pengambilan, Michael menyarankan model untuk dapat berlatih pose di hadapan cermin terlebih dahulu sebelum melakukan pemotretan virtual.
Lihat laman selanjutnya untuk membaca lebih lanjut.

Foto: Dok. Instagram Michael Cools
Perkuat ilmu dasar fotografi
Menurut Michael, hasil yang didapat tentunya tak dapat dipungkiri akan tergantung pada kemampuan ilmu dasar fotografi dan kemampuan rekan Anda yang bertindak sebagai fotografer untuk menangkap Angle, komposisi, pencahayaan, timing dalam mengangkap momen, dan nilai estetika keseluruhan.
Jadi, jika Anda baru mulai untuk mencoba, tentu hasilnya tak akan langsung menyerupai sosok Raisa yang ditangkap Michael Cools dari layar laptopnya. Michael pun berpesan untuk Anda jangan takut mencoba dan terus berkreasi, karena bagaimana pun juga kegiatan pemotretan virtual ini merupakan kegiatan menyenangkan untuk menghabiskan waktu di sela kepenatan isolasi diri.
Bagaimana? Siap berkreasi saat video call di akhir pekan dengan rekan dan sahabat Anda? Selamat mencoba, jangan lupa unggah hasilnya dan mention instagram @feminamagazine. Stay safe, stay healthy, stay at home! (f)
Baca Juga
Buat Masker Kain Anda Sendiri! Ini Caranya!
Menjadi Smart & Responsible Shopper, Simak Tipnya Di Sini!
Laundry Tutup? Ini Tip Merawat Dan Mencuci Baju Sendiri Di Rumah!