Foto: Fotosearch

Katanya, nih, hubungan seks kurang 'nendang' tanpa orgasme. Nggak heran banyak pasangan—terutama yang baru nikah—senang bereksperimen saat bercinta. Selain antibosan, sering mencoba berbagai posisi bikin kita dan pasangan bisa tahu bagaimana cara paling cepat buat mencapai orgasme.

Mau posisi misionaris, doggy style, atau mengikuti teknik Kama Sutra semua wajib coba demi kepuasan bersama, he he he. Seperti pengalaman orgasme berkesan yang dialami lima pembaca berikut ini. Yap, orgasme sangatlah personal sehingga tiap orang merasakan sensasi yang berbeda-beda.
 
 

 
Seperti Makan Sambal
“Untuk mencapai orgasme pastinya butuh foreplay yang cukup. Untung suami termasuk pasangan yang mengerti banget keinginan saya—maklum sebelum menikah kami pacaran selama 7 tahun. Dia nggak egois jadi kami harus selalu sama-sama puas setelah bercinta.

Pengalaman paling berkesan, sih, waktu kami mencoba V-formation, yaitu posisi wanita yang terlentang dengan kaki diangkat dan disandarkan ke bahu pria sehingga membentuk huruf V. Sensasinya yang pasti bikin saya melayang-layang, he he he.

Ibaratnya makan sambal, deh—pedas di awal, tapi setelahnya enak banget! Sampai sekarang saya dan suami rajin mengumpulkan artikel mengenai cara foreplay, posisi favorit, dan berbagai tip supaya acara bercinta makin sip.”

- Reti Kuswara
 
 


Perasaan yang Membludak

“Orgasme paling berkesan terjadi satu minggu setelah saya menikah. Saat itu saya dan suami berbulan madu di Lembang, Bandung. Berhubung cuacanya hujan rintik-rintik, kami sebagai pengatin baru pengen cepat-cepat mencari 'kehangatan', dong.

Awalnya kami masih mencoba bermacam-macam gaya, sampai akhirnya saya menemukan posisi yang mantap.

Saat sedang melakukan woman on top, saya merasakan sensasi yang beda. Rasanya seluruh aliran darah naik dari kaki menuju kepala, wuih...uenak tenan! Ditambah lagi ada perasaan senang yang membludak luar biasa.

Apalagi kalau waktu orgasmenya berbarengan suami. Saking senangnya, acara bercinta pasti diakhiri ketawa ngakak berdua—uncontrollable banget, deh! He he he....”

-Tita Sundari
 
 

 
Deg-degan Banget!


“Pengalaman orgasme yang berkesan adalah sewaktu saya dan suami tinggal di rumah mertua. Mumpung sedang berduaan, kami mengisi waktu sore hari dengan mencoba berbagai variasi tempat dan posisi bercinta di dalam kamar mertua.

Akhirnya kami mencoba posisi berdiri berhadapan. Sambil bersandar ke dinding, saya mengangkat satu kaki sementara suami melakukan penetrasi.

Hanya dalam beberapa menit saya sukses mencapai orgasme dengan backsound lagu Satisfaction, ha ha ha. Ada perasaan deg-degan, excited, campur malu karena melihat isi kamar berantakan—hasil variasi sebelumnya. Apalagi waktu itu kami membiarkan jendela kamar terbuka sehingga deg-degannya bertambah.

Kami nggak kapok, tuh, melakukan variasi bercinta. Buktinya sampai sekarang kami masih rajin mencoba berbagai posisi, menggunakan sex toys seperti vibrator, atau macam-macam kondom untuk menambah sensasinya.”

Dila Ariestiani
 
 

 
Lampu Menyala Beruntun

“Orgasme paling berkesan, tuh, justru saat nggak ada momennya, alias saat dilakukan spontan saja!

Untuk mencapainya, saya dan suami sering melakukan kombinasi gaya. Paling enak, sih, foreplay dulu selama 15-25 menit. Karena pemanasan terlalu cepat nggak enak, sementara kalau kelamaan malah keburu capek dan pikiran ter-distract.

Gaya pertama missionary dulu, kemudian lanjut posisi 69, dan doggy style. Kalau merasa hampir orgasme biasanya saya minta ganti gaya jadi woman on top. Maksudnya, sih, biar bisa mengontrol 'pelepasannya', he he he.

Penggambarannya seperti adegan dalam film Shortbus saat seluruh kota yang mengalami mati lampu, tiba-tiba lampunya menyala lagi secara beruntun.

Saya merasa detak jantung makin meningkat terus hingga akhirnya stabil. Enak banget dan bikin kami kehausan setelahnya. Hmm....” Ayu Utami
 
 

Seperti Naik Niagara

“Pengalaman saya soal orgasme mungkin nggak terlalu dahsyat. Saya percaya bahwa mood dan cara foreplay penting untuk menambah gairah di tempat tidur hingga terbang. Jadi nggak cuma bergantung pada suasana temaram, wewangian, makanan afrodisiak, atau baca novel dan nonton film dewasa aja, tuh.

Kalau memilih gaya missionary atau woman on top kadang hanya bikin saya atau suami saja yang mengalami orgasme. Makanya kalau ingin cepat 'dapat' dan sama-sama puas, biasanya kami mempraktikkan doggy style—sebelum lanjut lagi ke ronde berikutnya 15 menit kemudian, he he he.

Orgasme awalnya bikin badan saya terasa bergetar, sementara ada sensasi geli yang menyenangkan 'di bawah'.

Pada saat klimaks, nih, badan menggelinjang sementara perasaan jadi plong, puas, dan nyaman. Perumpamaannya, tuh, seperti saat kita naik wahana Niagara di Dufan. Jantung rasanya mau copot sementara adrenalin terpacu saat perahu meluncur ke bawah—setelahnya ingin lagi, dong!” Putri Rahayu (f)

Baca juga Tanda-tanda Pria Memalsukan Orgasme