Kali ini bareng teman, besok makan sendiri. Sama-sama bisa bikin kamu tersenyum lebar. Foto ilustrasi: Pexels/Kenneth Surillo
Mungkin kamu sedang melewati fase yang diributkan pertanyaan kapan punya pacar, atau kapan pacaran lagi.
Padahal, memilih single untuk sementara bukan berarti hidup kamu hampa, atau sedang menunggu relationship berikutnya.
Kalau kamu memang memilih single dulu, waktu kamu kini justru bisa difokuskan pada diri sendiri, menikmati rutinitas, dan menentukan apa yang benar-benar kamu inginkan dalam hidup.
Lalu, apa saja yang sebaiknya kamu miliki agar masa single ini maksimal menyenangkannya?
1/ Circle dalam susah-senang
Punya pasangan memang bisa berarti punya teman untuk berbagi cerita, tetapi bukan berarti seluruh kehidupan sosial harus berpusat pada satu orang.
Rawat pertemanan yang sudah ada. Punya teman untuk ngopi, olahraga, ngobrol soal pekerjaan, berburu makanan viral, sampai teman yang bisa diajak melakukan hal spontan, atau tempat mengadu sampai mata bengkak.
Circle yang sehat membuat kehidupan sosial tetap berjalan tanpa harus menunggu punya pasangan dulu.
2/ Hobi yang bukan cuma isi waktu
Kalau setiap waktu luang berakhir dengan doomscrolling atau stalking mantan, mungkin sudah waktunya kamu punya kegiatan yang benar-benar menyita perhatian.
Coba sesuatu yang selama ini kamu lewatkan—ikut kelas memasak, belajar bahasa baru, mencoba olahraga berbeda, membaca buku, fotografi, pottery, atau mengembangkan skill yang berguna untuk pekerjaan.
Hobi nggak harus kamu lakukan untuk terlihat produktif setiap saat, karena hobi juga boleh dilakukan hanya karena menyenangkan.
3/ Batasan yang nggak gampang bergeser
Single bukan berarti kamu harus menganggap semua pria dengan perhatian lebih punya maksud tertentu. Atau, bukan juga berarti kamu langsung ghosting dia karena nggak ingin jadian dulu.
Punya batasan berarti tahu komunikasi seperti apa yang nyaman, hubungan seperti apa yang diinginkan, dan situasi apa yang kamu nggak suka.
Di momen sekarang, bukan soal dia serius atau nggak, tapi lebih ke kamu maunya apa.
4/ Keberanian menikmati waktu sendiri
Nonton film, makan di tempat favorit, pergi ke museum, membaca di coffee shop, atau sekadar menikmati weekend dengan itinerary untuk sendiri.
Sesekali melakukan sesuatu sendirian juga bisa membantu mengenali rutinitas dan aktivitas yang memang disukai.
Menikmati waktu sendiri bukan berarti kesepian, karena keduanya adalah hal yang berbeda.
5/ Rencana hidup
Miliki target yang tetap berjalan tanpa peduli status relationship. Bisa berupa target karier, pendidikan, keuangan, traveling, proyek kreatif, atau sekadar ingin punya rutinitas hidup yang lebih teratur.
Intinya, ada sesuatu yang sedang dibangun dan dinikmati sekarang.
Jadi, ketika seseorang mulai mengisi hati kamu, dia bukan otomatis menjadi pusat kehidupan, karena hidup kamu sudah ada arahnya sendiri. (f)