The Forty Rules of Love
13 Februari 2016
Mary Shelley/ Qanita Kisah Frankenstein sudah begitu familiar karena begitu banyak karya yang lahir dari Frankenstein. Bisa dikatakan, inilah ikon fiksi horor. Mary menerjemahkan horor tidak semata makhluk halus ataupun dari dunia supranatural, akan tetapi horor juga bisa diciptakan dari dunia sains. Lewat makhluk ciptaan Victor Frankenstein, perdebatan moral antara sains dan agama, baik dan buruk, seolah menjadi kabur batasannya.
Elif Shafak/ Viking
Ella, wanita yang tidak bahagia dengan pernikahannya. Pekerjaannya sebagai agen sastra, mengharuskannya membaca karya-karya penulis baru. Salah satunya, naskah berjudul Sweet Blasphemy, novel yang ditulis seorang pria bernama Aziz Zahara. Ella terkesan sekali pada karya yang berkisah tentang Sham, yang mengeksplorasi Rumi dan darwisian, yang berhasil mengubah hidup seorang tokoh agama yang tidak bahagia, hingga akhirnya menjadi pengikut jalan sufi, penulis puisi dan penasihat cinta. Ella seperti terisap pada pelajaran hidup dari filosofi kuno dalam novel itu. Ajaran Rumi tersebut pas banget dengan hidupnya sekarang. Tak hanya terpikat pada novelnya, Ella pun terpikat pada sosok penulisnya. (f)
You may also like
REVIEWS
14 September 2026
REVIEWS
13 September 2026
REVIEWS
09 September 2026
REVIEWS
07 September 2026