Enrico Soekarno/Red & White Publishing

Ibarat galeri berjalan, Enrico Soekarno, seniman yang telah berkarya selama 25 tahun, mengemas lebih dari 125 karya gambarnya dalam sebuah buku. Berukuran 24 x 24 cm, buku ini dilengkapi dengan esai dari foto jurnalis terkemuka, Oscar Motuloh dan pengamat seni, Eddy Soetriyono.
Dalam  tiap karyanya, Enrico memilih media hitam-putih yang dipahami sebagai kerangka filsafat yin dan yang, yakni medium yang menjaga keseimbangan dan keharmonisan. Dalam  tiap goresannya, ada detail yang berbicara jeli mengenai pernik dan rinci, baik dari segi bentuk maupun isi, teknik maupun metafor, rupa maupun narasi. (f)