Foto: pixabay

Banggalah jika disebut kutu buku. Karena buku, dalam bentuk cetak atau digital, bukan sekadar rangkaian kata. Di dalam sebuah buku terkandung banyak hal yang dapat jadi inspirasi hidup. Buku juga bisa memberi pengaruh besar bagi sebagian orang seperti dirasakan tokoh dalam film-film berikut ini. 

Dead Poets Society (1989)

Film lawas yang dibintangi almarhum Robin Williams ini bercerita tentang usaha seorang guru untuk menularkan kesukaannya dan membuat murid-muridnya menghargai karya sastra. Film yang menguras air mata ini membuat Anda memahami kekuatan kata-kata dalam puisi. 

Miss Potter (2006)

Suka mengoleksi buku anak-anak, atau malah bercita-cita ingin menulis buku anak-anak? Anda mesti menonton film yang menceritakan perjuangan Miss Potter menerbitkan buku di tengah industri penerbitan yang didominasi pria. Miss Potter adalah penulis yang terkenal dengan buku Peter Rabbit. 
 
 

The Book Thief (2013)

Film yang diadaptasi dari novel karya Markus Zusak dengan judul yang sama. Menceritakan seorang gadis bernama Liesel Meminger yang hidup ketika rezim Nazi melanda di Jerman. Liesel yang semula diejek teman sekolahnya karena tidak bisa membaca, di kemudian hari menjadi tergila-gila pada buku setelah berusaha keras belajar di ruang bawah tanah. Ia bahkan sempat mencuri buku yang dibakar oleh Nazi dan menceritakannya kembali pada para pengungsi yang bersembunyi di tempat perlidungan bom. 

Ada Apa Dengan Cinta 1 & 2 (2002 & 2016)

Film Indonesia yang legendaris ini tak hanya melambungkan nama-nama pemerannya, tapi juga membangkitkan minat masyarakat terhadap buku. Kalau di AADC pertama, tokoh Rangga bikin membaca buku Aku terlihat cool, di AADC 2 buku Tak Ada New York Hari Ini bikin orang tiba-tiba suka berpuisi. 

Buku Aku yang ditulis Syuman Djaya, berisi perjalanan hidup penulis puisi berjudul Aku, Chairil Anwar. Sementara Tak Ada New York Hari ini adalah buku kumpulan puisi karangan Aan Mansyur
 
 



Romance is a Bonus Book (2019)

Menonton drama Korea yang dibintangi Lee Jong-suk ini akan membuat Anda menghargai sebuah buku. Selain isi yang disampaikan, banyak cerita di balik sebuah buku, mulai dari proses menentukan buku apa yang akan diterbitkan, strategi pemasaran, tren ilustrasi dan desain sampul buku, nasib buku yang tidak terjual, hingga kehidupan penulisnya. 

I'll Come To You When The Weather is Fine  (2020)

Buku menjadi pusat kebahagiaan bagi sekelompok penduduk kota kecil di Korea Selatan. Kesibukan dan keruwetan pekerjaan di kantor, toko, dan di rumah segera mereka tinggalkan demi berkumpul bersama klub baca, dimana mereka membahas setiap tema berbeda dari buku yang dibaca. Mulai dari dongeng, puisi, hingga novel. Sebuah buku juga jadi obat bagi jiwa penulisnya. Menonton drama Korea romantis ini bikin Anda jadi menikmati dan menghargai setiap kalimat dalam buku. (f)

Baca Juga:

Menjelajahi Dunia Lewat 5 Buku Pilihan Minggu Ini
2 Doa 1 Dunia, Hiburan Saat Di Rumah Saja Selama Ramadan
5 Film Seru Tentang Wanita untuk Ditonton Di Rumah Pekan Ini