Foto: Asianwiki, Fuji TV, Generasia

Sejak awal tahun 2000, drama Korea memang belum tergoyahkan sebagai salah satu drama yang paling digemari di seantero Asia. Namun sebelum adanya korean wave, dorama Jepang lebih dulu dikenal oleh para penonton Asia, termasuk Indonesia. Anda sempat mengalaminya? Atau, Anda masih terlalu kecil saat itu? Berikut lima rekomendasi dorama Jepang lawas (tayang di akhir 90an) yang bisa Anda tonton, baik menonton ulang atau pertama kalinya. Dibanding drama Korea, jumlah episode dorama Jepang memang lebih singkat, namun tidak kalah menghibur.

 

Itazura Na Kiss (1996)
Diangkat dari manga, dorama ini dijamin akan membuat kita tertawa ngakak selama menontonnya. Kotoko (Aiko Sato) tanpa sengaja menabrak Naoki hingga saling berciuman (Takashi Kashiwabara) saat terburu-terburu untuk menghadiri rapat di sekolahnya. Naoki menunjukkan rasa jijiknya, sedangkan Kotoko malah merasa jatuh cinta.
 
Nasib sepertinya berpihak kepada Kotoko. Ketika rumahnya kebakaran, Kotoko dan ayahnya diajak menetap di rumah teman sang ayah. Ternyata, mereka pindah ke rumah keluarga Naoki! Adegan-adegan konyol Kotoko saat mengejar-ngejar Naoki yang dingin akan membuat perut kita sakit karena tertawa. Popularitas drama sepanjang 9 episode ini membuat Korea mengadaptasinya melalui drama seri Mischievous Kiss di tahun 2010, dengan Kim Hyun-joong dan Jung So-min sebagai pemeran utama.
 


Long Vacation (1996)
Drama seri ini sempat booming di Asia, dengan aktor terkenal Takuya Kimura sebagai pemeran utama. Di sini dia berperan sebagai Sena, pianis muda yang mengejar mimpinya sebagai pemain piano kelas dunia. Kehidupannya berubah karena kehadiran Minami (Tomoko Yamaguchi), wanita berusia 31 tahun yang ditinggal tunangannya di hari pernikahannya.
 
Tidak punya uang dan tempat tinggal, Minami pun menumpang tinggal di apartemen Sena yang merupakan mantan teman sekamar tunangan Minami. Perlahan-lahan Minami mulai jatuh cinta kepada Sena yang 7 tahun lebih muda darinya, sedangkan Sena jatuh hati kepada Ryoko (Takako Matsu). Mungkinkah cinta Minami terbalas? Takuya Kimura sukses membuat wanita klepek-klepek lewat perannya sebagai Sena yang dingin namun perhatian.

Untuk membaca drama-drama Jepang lainnya, klik page number di bawah.
 
 


Love Generation (1997)
Gara-gara bersikap kurang baik, Teppei (Takuya Kimura) dipindahkan dari agensi kreatif ke departemen penjualan. Di sini dia harus belajar hal baru. Teppei pun minta bantuan rekan satu divisinya, Riko (Takako Matsu), yang sebelumnya mengalami momen tidak menyenangkan bersamanya. Meski awalnya saling sebal, mereka perlahan malah jatuh cinta, meski diselingi masalah yaitu adanya kehadiran mantan pacar Teppei, Sanae (Risa Jumna).
 
Meski sudah bertunangan dengan kakak Teppei, Sanae mengakui kalo dirinya masih jatuh hati kepadanya. Mungkinkah Teppei goyah dan kembali kepada Sanae? Atau dia fetap bersama Riko? Dorama sepanjang 11 episode ini sukses meraih perhatian penonton dengan ceritanya yang indah, ditambah lagi dengan adanya apel sebagai simbol cinta mereka.

 

Kamisama (1998)
Masaki (Kyoko Fukada) ngefans berat kepada Keigo Ishikawa (Takeshi Kaneshiro), komposer terkenal. Demi membeli tiket konser, Masaki rela menjual diri untuk semalam kepada pria asing. Setelah menonton konser, Masaki bertemu langsung dengan Keigo dan bermalam dengannya.
 
Kehidupannya berubah menjadi petaka saat dirinya divonis terkena HIV AIDS. Di sinilah Masaki harus berjuang melawan vonis tersebut, dan di satu sisi dia juga menjalin cintanya dengan Keigo. Drama ini sarat pesan moral sekaligus memberi kisah yang menyentuh hati penonton. Akting Kyoko Fukada patut diacungin jempol, sedangkan kehadiran Takeshi Kaneshiro juga memberikan pemandangan yang ‘indah’ bagi para wanita.
 


Perfect Love (1999)
Taketo (Masaharu Fukuyama) merupakan seorang dokter gigi yang playboy dan sering menjerat hati pasien-pasien wanita yang ditanganinya. Hingga suatu hari dia bertemu Chigusa (Yoshino Kimura) ketika berlibur di Bali. Keduanya sempat menjalin cinta semalam, namun berpisah ketika kembali ke Tokyo.
 
Suatu hari keduanya kembali bertemu, saat Chigusa mengobati giginya di klinik Taketo. Taketo dan Chigusa akhirnya saling jatuh cinta dan menjalin hubungan. Namun, Chigusa merasa insecure dengan masa lalu Taketo yang suka gonta-ganti pasangan. Mungkinkah mereka bertahan? Drama sepanjang 12 episode ini menceritakan kisah yang sering dialami kita di dunia nyata, yaitu perasaan tidak yakin terhadap cinta pasangan. Bisa belajar dari dorama ini, nih. (f)
 
Baca juga:
Tokyo Tarareba Girls, Drama Seri Tentang Tiga Wanita yang Mencari Cinta ala Sex and the City
Kesan Masataka Kubota Bermain di Drama Seri The Last Cop 2
Mocomichi Hayami Memamerkan Kemampuan Memasak