
Sepanjang Februari diwarnai dengan film bertema keluarga. Apa saja? Segera masukkan film-film berikut ini untuk agenda akhir pekan Anda.
Klik page number di bawah ini untuk menemukannya.

Apa yang akan dilakukan Batman (Will Arnett) kalau tidak ada lagi kejahatan di Gotham City? Kehidupan tenang Batman berubah saat komisioner polisi James Gordon (Hector Elizondo) pensiun, dan putrinya Barbara (Rosario Dawson) menggantikan posisi sang ayah. Barbara, yang lulus dengan pujian dari Harvard for Police, yakin jika Kepolisian Gotham harus lebih aktif dalam melawan kejahatan di kota ini. Di saat bersamaan, Joker mengacaukan pesta perkenalan Barbara dan menyerahkan diri bersama penjahat lainnya tanpa perlawanan. Nah, lho!
Dari sekian film Batman yang ada, bisa dibilang film ini lebih banyak bercerita tentang diri Batman, bukan penjahat yang menjadi lawannya seperti biasanya. Tentu saja masih ada sosok Joker (Zach Galifianakis) yang butuh pengakuan bahwa dirinya adalah musuh terhebat Batman.
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

Saroo Brierley (Sunny Pawar) terpisah dengan kakaknya, Guddu saat berusia lima tahun di sebuah stasiun. Karena kelelahan mencari sang kakak, bocah dari keluarga miskin itu tertidur di salah satu gerbong kereta. Ia pun terbawa ke Kalkuta yang berjarak ribuan kilometer dari desanya, Ganesh Talai di Khandwa, India. Sempat terlunta-lunta dan mencoba bertahan dalam kerasnya hidup di jalanan Kalkuta, ia akhirnya ditampung sebuah panti yatim piatu. Nasib baik menghampiri Saroo, saat pasangan asal Hobart, Sue (Nicole Kidman) dan (David Wenham) mengadopsinya. Ia pun punya kehidupan baru di Hobart, Tasmania. Meski menjalani kehidupan normal, saat beranjak dewasa, memori Saroo (Dev Patel) tentang keluarganya terus muncul. Lewat perhitungan manual dan kecanggihan teknologi Google Earth, Saroo mengira-ngira desa asalnya yang bahkan salah ia lafalkan saat kecil hingga tak ditemui di peta.
Kekuatan cerita yang diadaptasi dari kisah nyata Saroo Brierley ini mengantarkan film ini masuk dalam nominasi film terbaik di Golden Globe Awards 2017 dan beberapa penghargaan lainnya. Siapkan tisu untuk menonton perjalanan Saroo menelusuri keluarga kandungnya. Banyak momen yang akan membuat Anda tanpa sadar akan meneteskan air mata.
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

3/ Split (Universal Studios)
Fans sutradara M. Night Shyamalan pasti sudah tak sabar menunggu film thriller ini. Kali ini, ada Kevin (James McAvoy), pemuda yang mengalami Gangguan Identitas Disosiatif. Tidak tanggung-tanggung, ia punya 23 kepribadian berbeda! Salah satu alter egonya, menculik tiga gadis dan menyekap mereka di ruang bawah tanah. Psikiaternya, Dr. Fletcher (Betty Buckley) yakin bahwa penderita gangguan kepribadian ini bisa mengalami perubahan biologis dan setiap kepribadiannya sama nyatanya dengan yang selanjutnya. Kasus Gangguan Identitas Disosiatif menarik karena dua atau lebih kepribadian itu akan secara berulang mengambil kendali penuh atas perilaku individu itu, dan meninggalkan kepribadian induknya.
Jika Anda terbiasa menemui James McAvoy sebagai si tampan yang memesona wanita, inilah waktunya melihat kelihaian aktingnya memerankan banyak karakter dalam satu film. Ketegangan dibangun sepanjang usaha tiga gadis itu melarikan diri dari sekapan si penculik yang mengerikan dan selalu memberikan kejutan.
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

4/ Bleed For This
Bagaimana jika hidupmu seketika hancur karena sebuah kecelakaan? Saat kecelakaan tragis mematahkan tulang leher petinju juara dunia, Vinny Pazienza (Miles Teller), ia merasa telah kehilangan karier dan hidupnya. Namun, perlahan ia meminta bantuan Kevin Rooney (Aaron Eckhart) yang pernah sukses melatih petinju legendaris, Mike Tyson untuk melatih membangun kekuatannya kembali. Kisah nyata kembalinya Vinny ke ring tinju adalah comeback terhebat dalam sejarah tinju. Ia membuktikan bahwa saat menyerah jadi pilihan yang lebih mudah, ia justru melawan semua rintangan itu. Jika Anda sedang butuh penyemangat di antara riuhnya kesulitan hidup, film ini wajib Anda tonton agar tertular semangat Vinny yang luar biasa.
Simak resensi lengkapnya di sini.
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

5/ Kedi
Ingin bertualang di jalanan kota Istanbul lewat mata seekor kucing jalanan dan sahabat-sahabat manusia yang membantunya? Film karya Ceyda Torun ini menawarkan sudut pandang unik yang pasti sangat bisa dinikmati para pencinta kucing. Kedi (bahasa Turki untuk kucing), ternyata juga menciptakan momen-momen penuh syukur bagi para manusia.
Ada seorang pria yang memberi makan kucing-kucing liar setiap hari, kadang memberi mereka antibiotik ternyata menganggap persahabatannya dengan makhluk berbulu itu telah membantunya bangkit dari stres. Seorang pria lainnya merasakan sebentuk kebahagiaan saat ia mengelus kucing liar yang minta diajak main. Momen sederhana lainnya akan mengingatkan Anda begitu mudahnya kita mengabaikan kucing-kucing liar di sekitar kita. Padahal, tidak jarang momen singkat bersama mereka akan meninggalkan kesan mendalam.
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

Kesuksesan The Ring versi Amerika di tahun 2002 membuat sekuelnya kembali diproduksi. Kengerian masih diciptakan oleh ancaman kematian tujuh hari setelah menonton video tentang Samara, gadis yang dilempar ke sumur dan dibiarkan tewas di dalamnya. Kali ini, kisah dibuka dengan kecelakaan pesawat—masih gara-gara ada salah satu penumpangnya menonton video Samara, dan gadis itu merangkak keluar dari kokpit untuk meraih si penumpang menuju ajalnya. Video peninggalan si penumpang tadi dijual oleh keluarganya ke toko loak dan dibeli oleh seorang profesor dan beredar di antara siswanya.
Bagaimana kisah video seram ini dimodifikasi di era digital? Saat sebuah file begitu mudah beredar hanya dengan sekali klik? Di pekan pertamanya tayang, pendapatan Rings dikalahkan oleh Split, thriller karya sutradara M. Night Shyamalan. Penasaran?
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

Tahun lalu, Fifty Shades of Grey meraup pendapatan hingga 571juta dolar AS, padahal bujet produksinya hanya 40juta dolar AS. Tidak heran, jika buku kedua E.L James ini langsung dibuatkan filmnya. Bagaimana kelanjutan kisah cinta Christian Grey (Jamie Dornan), miliuner dengan kelainan seksual BDSM (Bondage, Discipline, Sadomasochism) dengan Anastasia Steele (Dakota Johnson)? Akan hadir sosok Elena Lincoln, mantan mitra bisnis Christian sekaligus wanita (yang usianya lebih tua) yang memperkenalkannya pada kehidupan seksual yang berbeda. Sebagai bahan pertimbangan Anda, film ini memiliki rating R (Restricted) karena mengandung konten dewasa seperti kekerasan intens dan ketelanjangan yang berorientasi seksual. Jadi, sebaiknya tontonlah bersama pasangan dan tak perlu mengajak anak.
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

8/ Everybody Loves Somebody (Pantelion Films)
Bulan ini, pencinta komedi romantis akan dihibur dengan kisah Carla (Karla Souza). Sebagai seorang dokter sukses di Los Angeles, ternyata kehidupan cinta Carla tidak semulus kariernya. Masalah ini memuncak saat orang tuanya yang tinggal di Baja, Meksiko, memutuskan menikah secara resmi setelah tinggal bersama setelah 40 tahun. Mulai, deh, Carla mengevaluasi kehidupan cintanya. Benarkah ia memang takut berkomitmen pada pernikahan?
Penulis sekaligus sutradara Catalina Aguilar Mastretta mengakui bahwa bagian cerita soal pernikahan orang tua Carla terinspirasi dari kisah keluarganya sendiri. Film ini menawarkan formula umum komedi romantis. Apakah Carla akan kembali pada cinta lamanya, Daniel (Jose Maria Yazpik) yang ia temui di acara keluarganya atau Asher (Ben O’Toole), koleganya di rumah sakit? Temui jawabannya di film yang diwarnai dengan dialog bahasa Inggris dan bahasa Spanyol ini.
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

Akshay Kumar kembali mengocok perut di film komedi satir tentang sistem hukum di India yang diliputi tindak korupsi. Ia menghidupkan sosok Jagdishwar Mishra alias Jolly, pengacara ceroboh yang tiba-tiba harus berhadapan dengan kasus besar yang menentukan jalan kariernya. Namun, sepertinya beberapa adegan dan dialog dalam film ini telah menarik perhatian beberapa pihak yang merasa terganggu.
Times of India mengabarkan, Dewan Pengadilan Tinggi Bombay memerintahkan tiga anggota komitenya untuk menilai penampilan Akshay Kumar. Gara-garanya, seorang pengacara dari Nanded, Ajaykumar Waghmare membuat petisi tentang film ini dan menyebut, ‘film ini hanya upaya untuk memotret Profesi di Dunia Hukum dan Sistem Yudisial di India sebagai bahan tertawaan masyarakat luas.’ Tampaknya, kehebohan ini justru bikin film ini makin ditunggu!
Klik page number di bawah ini untuk film selanjutnya.

Bodi (disulihsuarakan oleh Luke Wilson), seekor anjing Tibetan Mastiff bermimpi ingin jadi musikus. Tiba-tiba suatu hari ada radio jatuh ke tangannya, dan Bodi mendengar lagu dari kucing rocker Angus Scattergood (Eddie Izzard). Ia lalu segera ke kota dan meninggalkan pekerjaannya sebagai anjing penjaga di gunung. Bakal ada juga sosok serigala mafia, Linnux (Lewis Black) yang mungkin akan bicara dengan bahasa agak kasar. Sebaiknya, sih, dampingi si kecil jika ingin mengajaknya menonton film animasi ini. (f)
Baca juga:
5 Film Baru Sepanjang Januari 2017
Film Sleepless, Potret Dunia Kepolisian di Balik Gemerlap Las Vegas
Film A Dog’s Purpose, Ketika Anjing Mencari Tujuan Hidup