Foto-foto: Instagram.com/alibaba.group

Pendiri sekaligus Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma telah menerima tawaran untuk menjadi penasihat steering committee roadmap e-commerce Indonesia. Roadmap e-commerce Indonesia yang diumumkan sejak awal 2016  memuat tujuh poin mengenai upaya pengembangan ekonomi digital, yaitu persoalan logistik, pendanaan, perlindungan konsumen, infrastruktur komunikasi, pajak, pendidikan dan keamanan cyber.
 
Sosok Jack Ma memang fenomenal. Pria kelahiran Hangzhou, Tiongkok, 10 September 1964 ini berhasil mengubah budaya digital masyarakat Tiongkok lewat Alibaba, pioneer e-commerce di Tiongkok.  Kini, di usia 54 tahun, Jack Ma yang menjadi orang paling berpengaruh sedunia 2018 urutan 21 menurut Forbes ini memilih mundur dan menjadi filantropis di dunia pendidikan.
 
Berikut ini 7 hal menarik tentang Jack Ma yang bernama asli Ma Yun:
 
 

Kegagalan Pernah Menjadi ‘Nama Tengahnya’
Ketika muda, Jack Ma ingin menjadi guru. Ia pun mendaftar ke the Hangzhou Teacher’s Institute (sekarang Hangzhou Normal University), namun Ma dua kali tidak lolos tes masuk. Meski begitu, ia akhirnya bisa masuk dan lulus pada tahun 1988 dengan gelar bachelor jurusan Bahasa Inggris.
 
Ma lalu menjadi guru Bahasa Inggris, dan satu-satunya guru di sekolahnya dengan murid 500 orang. Namun, ia hanya digaji 100 sampai 120 Renminbi (sekitar 12-15 USD) per bulan. Dengan gaji minim, ia bertahan hingga 5 tahun mengajar sampai kemudian pada tahun 1995, memutuskan tidak ingin lagi menjadi guru.

Pada waktu itu, ia pernah melamar kerja di KFC, tapi ditolak. Ia kemudian mendirikan usaha penerjemahan, yang kemudian memberinya kesempatan untuk ke Seattle, Amerika Serikat.
 
Di Seattle inilah ia berkenalan dengan internet, yang memberinya inspirasi untuk membuka bisnis China Yellow Pages. Perusahaan ini merupakan perusahan berbasis internet pertama di China, tapi kemudian gagal.
 
 

Cara Jack Ma Belajar Inggris
Ma sangat ingin bisa berbahasa Inggris, maka sejak usia 13 tahun ia bangun jam 5 pagi, lalu mengayuh sepeda selama 45 menit dari rumahnya menuju ke Hangzhou Hotel untuk menawarkan dirinya sebagai pemandu pariwisata gratis bagi turis asing agar bisa mengobrol dalam bahasa Inggris. Ternyata, tidak hanya fasih berbahasa Inggris saja, Ma juga berhasil mempelajari metode, teknik dan sistematika berpikir orang Barat.
 
 

Pernah Diculik Di Las Vegas
Pada tahun 1995, Ma berkesempatan traveling ke Amerika Serikat untuk pekerjaan penerjemahan. Di sana, ia ingin membantu temannya untuk menagih hutang pada seorang pebisnis Amerika di Malibu, California. Siapa sangka, si penghutang malah menculik dan menahan Ma di rumahnya. “Orang itu benar-benar gila,” kata Ma.

Beberapa hari kemudian, orang Amerika tersebut membawa Ma ke Las Vegas, sebagai salah satu tradisi ‘jamuan’ bisnis tuan rumah pada tamu-tamu bisnis dari China. Di Vegas, Ma yang tidak memiliki banyak uang, mencoba peruntungan dengan bermain di mesin slot. Dia sangat beruntung, karena berhasil memenangkan uang hingga 600 USD.

Dengan uang itu, Ma berhasil meloloskan diri dari si penculik dan membeli tiket pesawat ke Seattle, tempat temannya menunggu. “Setiap kali saya teringat LA, saya masih seperti bermimpi buruk,” katanya.
 
 

Kenal Komputer Pertama Kali Pada Tahun 1995
Tahun 1995 memang menjadi titik balik Jack Ma. Saat di Seattle, matanya tertumbuk pada satu benda berbentuk kotak yang masih menjadi misteri baginya. Itulah pertama kalinya ia melihat komputer. Temannya memintanya untuk mencoba komputer itu, dan itulah pertama kalinya pula ia mengenal internet.

Ia pun terinspirasi membuka China Yellow Pages, dengan modal 7000 Yuan (sekitar 1140 USD) dari tabungan dan pinjaman keluarganya. Ma pun memasuki dunia internet. 

“Pada hari kami terkoneksi internet, kami harus menunggu selama 3 jam baru bisa membuka separuh halaman saja. Sambil menunggu halaman terbuka penuh, kami minum-minum, nonton teve maupun main kartu. Tapi, saya juga bangga karena saya bisa membuktikan (pada orang-orang yang ia undang ke rumahnya) bahwa internet itu ada…”
 
 

Dari Mana Nama Alibaba Berasal?

Pada sebuah forum online, Jack Ma ditanya darimana ide menggunakan nama Alibaba. Berikut ini jawabannya:

"Suatu hari, saya sedang di kedai kopi di San Francisco, dan tiba-tiba terpikir nama Alibaba. Lalu, seorang pelayan datang, dan saya bertanya, “Apakah Anda tahu Alibaba?” dia mengatakan ‘ya'. Lalu saya bertanya, apa yang Anda tahu tentang Alibaba? Dia jawab, “Alakazam, buka…” (ini adalah kalimat magis untuk membuka pintu tempat penyimpanan harta karun dalam dongeng Alibaba dan 40 Penyamun). Saya pun berpikir, yes! Inilah namanya, Alibaba.

Saya kemudian bertanya pada 30 orang yang saya temui. “Apakah Anda tahu tentang Alibaba?” orang dari India, Jerman, Tokyo dan China, mereka semua tahu tentang Alibaba. Alibaba –Alakazam, Buka… Alibaba dan 40 Penyamun. Alibaba bukan penyamun, dia adalah orang yang baik, pintar dan pebisnis yang cerdik dan juga menolong warga desa.

Alibaba, juga sangat mudah diucapkan, dan seluruh dunia mengetahuinya. Alibaba, Alakazam, buka untuk usaha kecil hingga usaha menengah. Kami juga membuka Alimama, dengan harapan ada seseorang yang mau mengawinkannya."
 
 

Pembicaraan Menarik Antara Jack Ma dan Zhang Ying, Istrinya

Zhang merupakan salah satu pendiri Alibaba. Dan ini adalah pembicaraan antara suami istri setelah beberapa tahun Alibaba diluncurkan.

Zhang bertanya pada suaminya: berapa uang yang dihasilkan oleh perusahaan mereka.
Jack Ma hanya menunjukkan satu jarinya.
“10 juta Yuan (1,6 juta USD),” tanya Zhang.
“Bukan,” jawab Ma
“Seratus juta Yuan (16 juta USD),” tanya Zhang lagi.
“Bukan,” jawab Ma.
“Satu juta Yuan (160,000 USD),” jawab Ma yang membuat Zhang terlihat kecewa, lalu Ma pun menambahkan, “sehari.”

Zhang dan Ma bertemu sejak masih kuliah untuk menjadi guru. “Dia memang tidak ganteng, tetapi saya mencintainya karena dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh orang ganteng,” ujar Zhang.

Zhang tetap menjadi guru ketika Ma mulai mendirikan China Yellow Pages. Ia memutuskan berhenti menjadi guru saat mendirikan Alibaba. Dulu, ia bertanggung jawab untuk memasak untuk klien-klien dan partner penting Alibaba. Kemudian Zhang menjadi GM untuk Alibaba China, sebelum berhenti untuk mengurus dua anak mereka.
 
 

Mendirikan Alibaba Dari Apartemen Satu Kamar
Tahun 1999 Jack Ma mendirikan Alibaba setelah berhasil menghimpun dana sebesar 60.000 USD dari 18 kawannya dari apartemen berkamar satu yang menjadi tempat tinggalnya. Dia memulai satu perusahaan sederhana, yaitu menghubungkan UKM China ke pasar global. Alibaba adalah underdog perusahaan yang sudah mapan, e-Bay, sehingga banyak orang menganggapnya gila.

“Saya pernah diundang pidato ke Harvard pada tahun 2002. Setelah selesai, seorang CEO dari perusahaan asing mengatakan saya gila. Dia bilang, dia sudah bertahun-tahun di China dan dia tidak yakin usaha saya akan berhasil. Saya pun mengundangnya ke Alibaba, dan setelah 3 hari, ia mengatakan, "Sekarang saya paham, di sini Anda memiliki 100 orang gila, sama seperti Anda". (f)

Baca Juga:
Ingin Menjadi Konten Kreator? Coba Kesempatan Menarik dari We Media UC Web
81% Pengguna Internet Indonesia Belanja Online di Bulan Ramadan