Foto: Image Dynamics, PBSI

BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 yang disponsori oleh BCA dan didukung penuh oleh Bakti Olahraga Djarum Fondation menjadi ajang untuk melihat penampilan atlet bulu tangkis muda yang justru sulit dilihat aksinya di televisi. Meski di BIOSSP 2017 belum meraih medali, tiga atlet putri muda ini sudah menjadi andalan Indonesia.


Foto: Image Dynamics
 
Fitriani (18)
Rangking dunia : 23 (Juni 2017)
Langkah wanita bertinggi 155 cm ini terhenti di babak kedua BIOSSP 2017. Ia ditekuk peringkat 5 dunia asal Korea Selatan, Sung Ji Hyun dengan skor 10-21 dan 10-21. Dengan tubuh mungilnya wanita kelahiran 27 Desember 1998 ini mengandalkan gaya bermain cepat dan gerakan yang lincah. Sebulan lalu, Fitriani menyumbangkan satu kemenangan penting dan membawa tim nasional bulutangkis Indonesia mengalahkan tim Denmark 3-1 dalam pertandingan kedua grup 1D Piala Sudirman 2017 di Australia. Fitriani merebut kemenangan dari Mia Blichfeldt  melalui pertandingan tiga set. Ia kini adalah pemain tunggal putri Indonesia dengan peringkat tertinggi.
 
Saat masih berada di kelompok junior, wanita yang terlihat pemalu di luar lapangan ini ikut dalam tim yang menyumbangkan medali perak dalam Kejuaraan Dunia Junior BWF Beregu Campuran atau yang dikenal dengan Kejuaraan Piala Suhadinata, tahun 2013 di Alor Setar Malaysia dan 2014 di Bangkok, Thailand.
 
Klik page number di bawah untuk melihat atlet-atlet lainnya.
 
 

Foto: Image Dynamics
Gregoria Mariska Tunjung (17)
Ranking dunia : 70 (Juni 2017)
Langkahnya di BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017 terhenti di babak kedua oleh unggulan teratas sekaligus juara bertahan, Tai Tzu Ying dari Taiwan. Sayang wanita kelahiran 11 Agustus 1999 ini tak berhasil melanjutkan kejutan, setelah sebelumnya berhasil mematahkan pelawanan Chen Yufei, pemain asal Tiongkok yang menduduki rangking sembilan dunia, dalam drama tiga game yang seru. Gregoria yang merangkak dari babak kualifikasi berhasil membalas kekalahan dari Chen Yufei yang membuatnya harus puas menjadi runner up di di final Kejuaraan Asia Junior (AJC) 2016.
 
Nama Gregoria Mariska masuk dalam pemain pelatnas Potensi pada tahun 2014. Kemajuan yan pesat mengantarkan wanita bertinggi 164 cm yang biasa disapa Jorji ini menjadi pemain termuda saat bergabung dengan tim Uber Cup 2016 lalu. Pebulutangkis yang memulai karier dari klub Mutiara Cardinal Bandung ini pernah sukses mengharumkan Merah Putih saat menjuarai Thailand Junior International Challenge 2017.
 
 

Foto: PBSI
Apriyani Rahayu (19)
Ranking dunia: 138 (ganda putri- Juni 2017)
Berpasangan dengan atlet senior Greysia Poli, wanita berambut pendek kelahiran Konawe, sebuah kecamatan di pelosok Sulawesi Tenggara, 29 April 1998 ini terhenti di babak kedua BIO 2017. Gaya permainannya yang ngotot menampilkan smash-smash penuh tenaga, seketika memikat pecinta bulutangkis. Ini adalah kejuaraan ketiga yang diikutinya bersama Greysia yang usianya 11 tahun lebih tua, setelah mewakili Indonesia di Piala Sudirman 2017 dan sukses menjuarai Thailand Open Grand Prix Gold 2017.
 
Beruntung bakatnya ditemukan. Sebelumnya wanita yang memiliki tinggi 164 cm ini memiliki prestasi gemilang di kejuaraan junior. Ia pernah raih perunggu di Kejuaraan Dunia Junior 2015 di Lima, Peru, berpasangan dengan Fachriza Abimanyu (ganda campuran) dan medali perak pada Kejuaraan Dunia Junior 2014 di Alor SetarMalaysia, berpasangan dengan Rosyita Eka Putri Sari dalam nomor ganda putri. Sementara bersama Jauza Fadhila Sugiarto keduanya menjuarai Singapore International 2015 dan Indonesia International Series 2016 dalam kategori ganda putri. Dalam Indonesia International Series 2016 itu ia juga menjadi juara dalam kategori ganda campuran, berpasangan dengan Agripina Prima Rahmanto.
 
Semoga ke depannya, mereka akan mencetak lebih banyak prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah bulutangkis dunia. (f)
 
Baca juga:
Di Tengah Pemulihan Cedera Lutut, Liliyana Natsir Bersama Tontowi Ahmad Menjuarai BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017
Siap Menonton Pertandingan Bulu Tangkis BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017? Baca Dulu 10 Faktanya
Ingin Menonton Langsung Atlet-Atlet Top Dunia Bulu Tangkis Bertanding? Jangan Lewatkan 2017 Indonesia Open Super Series Premier!