Foto: Dok. Pexels

 

Belakangan media sosial ramai diisi oleh keluhan ibu-ibu tentang harga bahan pokok, terutama pangan, yang meningkat. Ada yang mengeluhkan bahwa uang Rp50 ribu kini tak lagi bisa membeli apapun. Tapi ada juga mereka yang bereksperimen dengan pergi ke pasar membawa uang Rp50 ribu untuk mencari tahu barang apa yang didapat. 

Niken misalnya, ibu rumah tangga asal Bandung ini mengunggah hasil belanjaan di pasar tradisional dengan total nilai Rp50 ribu. Pengalaman Niken, dengan menerapkan belanja yang cermat, ia bisa membeli bahan makanan untuk keluarganya. Salah satunya adalah dengan terlebih dahulu membuat menu yang akan ia masak hari itu. 

“Dengan cara ini saya bisa mengukur kira-kira bahan apa saja yang perlu saya beli, jumlahnya, sekaligus menghitung biayanya. Kalau memang tidak cukup uangnya, berarti cari padanan menu lain yang masih terjangkau,” ungkap Niken. 

Selain membuat menu makanan sebelum berbelanja, ikuti 9 langkah hemat berbelanja bahan pokok berikut ini.

 

Foto : Dok. Pixabay


1/ Buat daftar menu mingguan dan biasakan belanja mingguan

Dengan membuat daftar menu makanan mingguan maka Anda bisa menghitung berapa banyak bahan makanan yang dibutuhkan. Keuntungannya, Anda juga bisa melakukan belanja mingguan untuk bahan pokok yang bisa bertahan cukup lama. Dengan cara ini pola belanja akan lebih terkontrol dan Anda terhindar dari membeli bahan makanan yang akhirnya mubazir. 

Selain itu, dengan belanja mingguan Anda bisa mendapatkan harga terbaik karena membeli bahan pokok dalam jumlah yang lebih banyak. Umumnya penjual akan memberikan harga yang lebih murah untuk kuantitas yang lebih banyak. Belanja di pasar tradisional akan lebih terasa ringan karena pembeli tidak terbebani oleh pajak yang terkadang membuat harga lebih mahal. Selain Anda juga bisa menawar barang yang akan dibeli.

Patuhilah alokasi belanja mingguan yang telah Anda rencanakan sebelumnya. Jangan coba-coba untuk melanggarnya kalau tidak mau kewalahan di minggu selanjutnya.

 

Foto: Dok. Pixabay


2/ Catat rencana belanja

Buat catatan rencana belanja Anda dan tempelkan di kulkas atau catat di ponsel pintar Anda. Catat pula barang-barang yang sudah habis persediaannya, agar saat akan berbelanja kita bisa fokus barang apa yang harus dibeli. Dengan memiliki rencana belanja, Anda lebih tahu dan bisa fokus pada barang-barang kebutuhan di minggu tersebut. Sehingga tidak akan ada lagi sayuran yang terbuang karena tak sempat diolah menjadi makanan.

 

Foto: Dok.Pixabay


3/ Simpan bon belanja

Tidak ada salahnya Anda mencatat harga barang belanjaaan, meskipun Anda belanja di pasar tradisional. Tujuannya tidak lain agar Anda bisa membandingkan harga minggu ini dengan minggu yang akan datang. Anda juga bisa membandingkan harga antara penjual, untuk mendapatkan penawaran terbaik. 

 

Foto: Dok. Pexels


4/ Beli sesuai kebutuhan dan kemampuan menyimpan

Ingat membuang bahan makanan sama dengan membakar uang Anda. Pastikan bahan makanan yang telah Anda beli untuk kebutuhan satu minggu cukup dan tidak berlebihan. Simpan bahan makanan tersebut dalam wadah atau tempat yang bisa membantu makanan tetap awet. Beberapa tempat menyimpan makanan seperti lemari es atau wadah kedap udara dapat menjaga kesegaran makanan.

Menyimpan bahan makanan dengan baik membantu Anda berhemat karena Anda tidak perlu membelinya lagi. Tapi, perhatikan masa waktu penyimpanan bahan-bahan makanan tersebut. Jangan menyimpan bahan makanan melebihi waktunya karena ini hanya akan menambah beban belanja Anda. 

 

Foto: Dok. Pexels


5/ Masak Sesuai porsi keluarga

Mulai sekarang Anda harus mengetahui seberapa banyak olahan hidangan yang cukup untuk sekeluarga. Biasakan untuk memasak secukupnya. Cari pula cara mengolah makanan sisa. Misalnya saja nasi yang tidak habis semalam bisa diolah untuk sarapan esok pagi. Simpan makanan sisa dalam kulkas agar lebih awet dan bisa dimakan kembali.

Selain itu, masakan yang tidak mudah basi juga akan membantu Anda berhemat. Persedia bahan makanan akan lebih mudah menipis jika Anda membuat makanan yang mudah basi. 

 

Foto: Dok. Pixabay


6/ Buat bumbu dapur sendiri

Sekarang ini ada banyak bumbu instan yang dijual di pasaran, harganya pun sangat terjangkau. Meski begitu, membuat bumbu dapur sendiri tetap lebih hemat, selain bahan-bahan yang digunakan juga jauh lebih segar. Setidaknya Anda memiliki bumbu dapur halus yang umum dipakai di banyak masakan seperti bawang merah, bawang putih, dan lainnya. Hal ini akan membantu Anda berhemat uang belanja.

 

Foto: Dok. Pixabay


7/ Biasakan makan makanan sehat

Disadari atau tidak pengeluaran rumah tangga biasanya dipengaruhi oleh gaya hidup. Itu sebabnya, cara pertama yang harus Anda lakukan untuk menghemat pengeluaran adalah dengan melihat kembali pola makan keluarga. Biasakan keluarga untuk mengonsumsi makanan sehat dengan porsi tepat dan tidak berlebihan. Sayangnya, tak banyak orang yang menyadari bahwa terbiasa dengan makanan sehat juga merupakan investasi keuangan untuk jangka panjang.

 

Foto: Dok. Pixabay


8/ Pakai ‘kaca mata kuda’ saat berbelanja

Fokuslah saat membeli bahan kebutuhan pokok hanya pada catatan yang sudah Anda susun di rumah, agar Anda tidak mudah tergoda untuk membeli barang yang tidak diperlukan. Mungkin harga barang yang Anda beli tersebut tidak seberapa, tapi coba pikirkan jika setiap bulan uang yang terpakai untuk membeli barang-barang tersebut Anda sisihkan untuk ditabung. Hasilnya, bisa mengejutkan!
 

 

Foto: Dok. Pixabay


9/ Bijak menggunakan gas

Memasak tak hanya soal bahan makanan, tapi juga energi yang dibutuhkan, seperti gas. Penggunaan gas cenderung tak terlihat, jika tidak digunakan dengan bijak dan hemat, biaya ini bisa menambah beban uang belanja bulanan Anda. Ada beberapa trik yang bisa Anda lakukan seperti:

  • Gunakan perangkat masak yang tepat dan bisa menghemat waktu memasak
  • Sebaiknya keringkan wajan sebelum digunakan, karena wajan yang basah akan membutuhkan energi gas yang lebih besar. 
  • Api besar bukan berarti masakan lebih cepat matang. Justru sebaliknya, api yang besar hanya membuat boros penggunaan gas, Karena ada banyak energi yang terbuang percuma. Atur api sesuai dengan besaran wajan atau alat masak yang Anda gunakan. (f)


Baca Juga:
 
Hindari Belanja Dapur Impulsif dan 6 Kiat Hemat Uang Belanja Lainnya
4 Trik Hemat Uang Belanja
10 Kiat Hemat, Cermat, Kaya (Bagian 3)