
Dok. Pixabay
Laporan terbaru dari Kementerian Ketenagakerjaan (12/5) menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja yang dirumahkan dan terkena Pemutusan Hubungan kerja (PHK) mencapai 1.722.958 orang. Tentu dengan banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan menghadapi tantangan yang berat dalam melewati masa pandemi COVID-19 ini.
Menghadapi hal ini, penting untuk punya strategi dalam mengatur anggaran keuangan rumah tangga, terutama ketika hanya memiliki pemasukan yang sedikit atau bahkan tidak punya sama sekali. Yang Anda butuhkan adalah cara yang realistis untuk bisa memangkas pengeluaran sesuai dengan situasi keuangan Anda kini.
Beberapa pakar finansial menunjukkan cara terbaik untuk bisa memotong pengeluaran sehingga tersedia dana lebih untuk hal-hal yang lebih penting. Beberapa di antaranya adalah :
1. Tangguhkan pembayaran pinjaman, jika memungkinkan
Saran Michael Foguth, pendiri Foguth Financial Group, adalah jika Anda kehilangan pekerjaan karena pandemi, buatlah daftar setiap hutang yang dimiliki dan berapa pembayaran bulanan yang harus dikeluarkan. Selanjutnya, hubungi setiap kreditor dan cari opsi bantuan apa yang tersedia untuk Anda dalam situasi tersebut.
"Kemungkinan bank tempat Anda melakukan pinjaman hipotek, kredit mobil atau kredit lainnya, memungkinkan Anda untuk menunda pembayaran selama minimal tiga bulan," ujar Foguth. Namun hal yang perlu diingat adalah, setiap bank memiliki kebijakannya masing-masing perihal penangguhan pembayaran tersebut.
2. Negosiasi pembayaran sewa rumah
Anda yang tinggal di rumah sewaan tentu tahu betul bahwa ini adalah salah satu pengeluaran terbesar dalam rumah tangga. Jika Anda baru saja kehilangan pekerjaan, bisa jadi membayar sewa adalah biaya yang tidak dapat Anda tanggung sekarang. Dan tentu saja tuan tanah atau pemilik rumah tentunya menghindari situasi dimana mereka tidak mendapatkan uang sewa.
Max Kimmel, pemilik One Shot Finance, memberikan saran untuk melakukan negosiasi dengan pemilik rumah. Misalnya menunda pembayaran atau membayar uang sewa dengan cara dicicil.
3. Sesuaikan polis asuransi
Dengan sebagian besar waktu yang dihabiskan di rumah, maka
tentu saja Anda tak perlu sering-sering menyetir, atau berada di luar rumah sehingga menjadikan Anda sakit. Hal ini dapat mendorong Anda untuk menghilangkan beberapa polis asuransi seperti asuransi mobil atau asuransi jiwa.
"Anda mungkin dapat menghilangkan beberapa polis asuransi untuk mengurangi pertanggungan keuangan yang harus Anda keluarkan," ujar John Myers, pemilik Myers & Myers Real Estate.
Lanjutkan ke halaman berikutnya.
BACA JUGA :
Ini 5 Kiat Jitu Rencanakan Keuangan Saat Puasa di Tengah COVID-19
Belanja dari Rumah, Tetap Bijak Mengatur Keuangan
Virus Korona Berdampak pada Pasar Saham, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Dok. Pixabay
4. Kurangi peringkat kartu kredit
Menurut Miguel A. Suro, rata-rata orang memiliki hingga 3 kartu kredit. Dan tanpa mereka sadari, semakin besar hadiah yang diberikan kartu kredit tersebut, semakin besar pula biaya tahunannya.
Miguel pun menyarankan untuk menurunkan peringkat kartu kredit Anda yang tidak dikenakan biaya tahunan. Anda mungkin tidak akan mendapatkan poin atau cashback, namun hadiah ini bukanlah sesuatu yang Anda butuhkan sekarang. Tapi dengan menurunkan peringkat kartu, setidaknya Anda bisa berhemat dengan biaya yang rendah.
5. Bekukan keanggotaan di kelab olahraga
Anda yang suka olahraga di fitness center atau sejumlah klub lainnya dan memiliki keanggotaan dengan biaya yang lumayan, mungkin ini saatnya Anda menghentikannya. Misalnya, jika Anda memiliki kontrak tahunan di gym dan tidak dapat membatalkan keanggotaan tanpa penalti, mintalah untuk menjeda pembayaran untuk waktu singkat atau membayar tarif yang lebih rendah.
6. Hentikan layanan langganan yang tak perlu
Apakah Anda berlangganan saluran TV yang sebenarnya jarang Anda tonton atau layanan hiburan lainnya yang jarang Anda gunakan? Jika begitu, coba hentikan untuk meminimalisir pengeluaran yang tidak perlu. Walau tak seberapa, namun menghentikan layanan langganan bisa membuat Anda lebih hemat dan uangnya dapat untuk digunakan hal-hal yang lebih penting.
7. Gunakan persediaan dapur lebih maksimal
Dengan himbauan tinggal di rumah saja, membuat anggaran makan jadi lebih besar karena adanya tambahan makanan untuk anggota keluarga yang lain. Kondisi kehilangan pekerjaan pun akan membuat Anda lebih sulit menghadapi tantangan ini. Menghadapi situasi ini, Emily Bass, pemilik Savvy Frugal Mom menyarankan untuk membuat inventaris apa saja persediaan makanan yang ada di dapur dan kulkas, untuk mengetahui kebutuhan yang diperlukan.
"Ini akan membantu Anda mengurangi biaya untuk membeli hal yang tidak perlu saat belanja bahan makanan. Anda juga bisa membuat rencana makanan apa yang bisa Anda buat sesuai dengan bahan makanan yang sudah Anda miliki di dapur," jelas Emily. (f)
BACA JUGA :
Ini 5 Kiat Jitu Rencanakan Keuangan Saat Puasa di Tengah COVID-19
Belanja dari Rumah, Tetap Bijak Mengatur Keuangan
Virus Korona Berdampak pada Pasar Saham, Apa yang Harus Dilakukan Investor?