Berencana untuk segera
menikah, tapi masih belum punya rumah? Jika bujet hanya cukup untuk
memenuhi salah satu di antaranya, apa yang lebih didahulukan? Menikah
atau beli rumah?
Untuk
masalah ini, nggak selalu harus memilih salah satu, tapi kita bisa
mendapatkan keduanya. Jika membeli rumah dulu, maka dana tabungan akan
terkuras semua tapi kita tetap bisa melangsungkan pernikahan, kok.
Pernikahan, kan, nggak harus dilangsungkan besar-besaran. Bila dana
terbatas, sah-sah saja jika hanya menikah di Kantor Urusan Agama atau di
catatan sipil.
Tetapi
bila kita dan pasangan juga berharap bisa mengadakan pesta pernikahan,
saat ini beberapa biaya pernikahan bisa dibayar melalui kartu kredit dan
uang hasil pesta pemberian tamu bisa kita gunakan untuk membayar
tagihan biaya pernikahan.
Pintar-pintar
saja berhitung. Coba kita hitung, berapa tamu yang akan kita undang dan
berapa yang akan kita dapatkan dari tamu undangan. Dari jumlah itu,
gunakan sebagai dasar bujet biaya pernikahan.
Sebaliknya,
bila memilih uang yang kita miliki digunakan untuk mengadakan pesta
pernikahan dulu, bukankah kita akan mendapatkan uang juga dari tamu
undangan? Nah, uang tersebut bisa kita gunakan untuk membayar uang muka
KPR, kan... CC