Foto: 123RF

Warna hitam sering dipakai untuk mewakili warna monokromatik dalam desain interior rumah. Meski kata mono berarti satu warna,  tidak ada keharusan untuk hanya menggunakan satu warna saja, yakni hitam. Warna hitam atau warna gelap tersebut dapat dipadukan dengan warna yang senada dan serasi. Salah satunya adalah dengan warna putih.

Menurut interior desainer Debbie Debrina, warna monokromatik adalah warna-warna yang berkaitan dengan warna hitam, putih, dan abu-abu. Ketiga warna ini adalah warna dasar yang cocok dikombinasikan ke dalam warna apa pun, asalkan hasil penggabungannya tidak membuat kesan ramai.

Selain itu, monokromatik merupakan palet warna yang didasarkan dari satu warna pada satu rangkaian garis warna sehingga menghasilkan warna yang selaras dan seragam. Monokromatik mengombinasikan gelap-terang dan berkesan sangat sederhana karena sangat mudah diterima oleh mata.

Hasil kombinasi ini menciptakan ilusi tampilan ruang yang rapi, tegas, dan futuristis. Namun, kombinasi warna ini juga bisa terlihat membosankan sehingga mudah ditinggalkan, atau istilahnya warna yang ‘easy come easy go’. “Karena itu, untuk membuat gaya ini terlihat menarik, harus dipadu dengan pola yang unik dan material yang simpel, juga bertekstur,” ucap wanita yang banyak menangani desain perkantoran, rumah tinggal, dan apartemen ini.

Pilihan pola yang menarik bisa membuat ruangan terkesan hidup dan nyaman dilihat, meskipun hanya dibuat dari 2 warna saja, hitam dan putih. Bahkan bisa terlihat mewah, jika menyuntikkan ornamen yang tepat.

Misalnya, memadukan warna dinding yang gelap dengan furnitur dan aksesori  putih akan memberi kesan wibawa. Sementara menghadirkan warna zig-zag hitam-putih pada lantai mendatangkan kesan dinamis dalam kemewahan.

Pada rumah berkonsep minimalis, warna monokromatik sangat cocok diaplikasikan. Tinggal masukkan elemen kaca transparan untuk mendatangkan efek luas. Atau, untuk membuat tampilannya tidak terlalu ekstrem, bisa dipadu  dengan sedikit warna netral, seperti warna cokelat.

Selanjutnya: Suntikkan Unsur Seni dan Aksesori
 
 
 

 
Foto:123RF

Elemen lainnya yang bisa melembutkan konsep monokromatik ini adalah dengan menyuntikkan unsur seni dan aksesori ke dalam hunian. Bisa dengan wallpaper bermotif, lukisan, pajangan, ataupun tanaman interior yang memberi kesan natural. “Namun, pilihan tanaman sebaiknya lebih ke satu warna saja, misalnya lebih banyak daun yang ditampilkan,” tambah wanita yang sudah 20 tahun berprofesi sebagai interior desainer ini.

Jika ingin tampilan desain monokromatik terlihat feminin, harus banyak menggunakan warna putih. Putih bisa terlihat supersteril, jika semuanya berada dalam warna putih murni yang sama. Untuk menghangatkannya, terutama jika gaya rumah lebih tradisional atau eklektik, gunakan warna krem. Untuk skema dekorasi rumah modern, abu-abu pucat bisa bekerja dengan baik dan membantu membuat tampilan putih lebih cerah dan ramping.

Sebaliknya, jika ingin terlihat maskulin, maksimalkan penggunaan warna hitam dan abu-abu. Agar tidak terlihat monoton, penggunaan tekstur yang berbeda juga membantu menambah daya tarik. Misalnya, dengan meletakkan keranjang anyaman, karpet, wallpaper, dan cushion berbulu. (f)
 
Baca juga:
Dekorasi Rumah Bergaya Eklektik, Seperti Apa, Sih?
Inspirasi Dekorasi Rumah Tabrak Gaya Ala Virke Sivera Nelloh
3 Tip Mendesain Rumah Gaya Eklektik