Foto: Dekoruma
Kegiatan decluttering atau membereskan rumah dengan mengeliminiasi barang-barang yang tidak diperlukan lagi harus dilakukan agar hunian terlihat lebih rapi, minimalis, dan nyaman ditinggali bersama keluarga. Meski begitu, Anda tidak mungkin melakukan decluttering setiap saat karena bisa membuat Anda kelelahan sendiri.
Sebaiknya, sediakan waktu satu kali dalam seminggu khusus untuk melakukan kegiatan ini, seperti pada hari-hari akhir pekan. Jika Anda bingung harus mulai dari mana, Dekoruma akan mengarahkan Anda ruangan mana yang harus di-decluttering.
Baca Selanjutnya: Area Masuk
Foto: Dekoruma
Area masuk
Fungsinya memang sebagai jalan masuk ke rumah dan hanya dilalui begitu saja. Namun, area ini termasuk area yang ramai di mana banyak barang terkumpul, seperti alas kaki, kunci rumah, surat, serta paket.
Tata alas kaki yang sering dipakai di rak sepatu dengan rapi. Jika ada alas kaki yang sudah tidak layak pakai, buanglah ke tempat sampah. Alas kaki yang masih bagus tapi jarang digunakan sebaiknya dijual atau disumbangkan supaya gaya hidup minimalis yang ingin diterapkan bisa dijalankan.
Kumpulkan surat serta paket, buka satu per satu, dan buang pembungkusnya. Surat-surat yang bersifat penting langsung disimpan ke tempat yang aman. Gantungkan kunci rumah sesuai pada tempatnya.
Baca Selanjutnya: Ruang Keluarga
Foto: Dekoruma
Ruang keluarga
Ruangan yang menjadi sentral kegiatan di rumah ini pasti memiliki banyak barang yang perlu dirapikan. Kumpulkan majalah-majalah atau surat kabar yang sudah tidak dibaca dan daur ulang, seperti digunakan sebagai alas mengupas bahan makanan dan sebagai pembungkus bahan makanan.
Hal ini juga berlaku pada buku dan kepingan DVD atau CD yang sudah lama tidak digunakan. Pilah koleksi mana yang masih memiliki nilai bagi Anda dan sumbangkan untuk koleksi yang nampaknya sudah tidak digunakan lagi. Mainan anak seperti board games atau lainnya dikembalikan ke tempat semula dengan rapi.
Baca Selanjutnya: Kulkas
Foto: pixabay.com
Kulkas
Kebiasaan umum yang sering dilakukan semua orang adalah menimbun bahan makan di kulkas hingga tanpa sadar sudah basi. Inilah yang menjadi biang kulkas bau dan tidak ada ruang lagi untuk bahan makanan yang baru.
Seminggu sekali, buka kulkas dan keluarkan semua bahan makanan yang ada di dalamnya. Pada produk kemasan, cek tanggal kadaluarsanya dan buang bila sudah melewati tanggal tersebut. Buka wadah makanan dan cium bau makanan di dalamnya. Bila sudah tidak ingin diolah kembali atau sudah bau tidak sedap, sebaiknya dibuang.
Baca Selanjutnya: Lemari Pakaian
Foto: dekoruma
Lemari pakaian
Tidak adanya waktu untuk menata pakaian yang sudah selesai disetrika membuat lemari pakaian jadi berantakan karena Anda langsung meletakkannya tanpa ditata sesuai dengan posisi asli. Jika hal ini terjadi pada Anda, mulailah dengan mengeluarkan seluruh pakaian, baik yang dilipat maupun digantung. Tata sekaligus pilah pakaian mana yang masih sering dipakai, yang sudah tidak muat, hingga yang sudah outdated.
Untuk pakaian yang tidak muat dan outdated, Anda bisa menyumbangkannya atau menjualnya dengan membuka garage sale hingga melalui portal jual beli barang bekas. Dengan begitu, lemari pakaian lebih rapi, pakaian yang diinginkan mudah diambil, dan ruang untuk penghuni lemari pakaian pun tersedia.
Baca Selanjutnya: Kamar Tidur
Foto: dekoruma
Kamar tidur
Setelah membersihkan lemari pakaian, perhatikan area kamar tidur Anda. Cek bagian-bagian kamar mulai dari sudut-sudut tersembunyi hingga bagian-bagian yang sering dipakai. Apabila ada barang-barang yang seharusnya tidak berada di kamar seperti gelas, segera keluarkan. Jika Anda terbiasa untuk membaca buku sebelum Anda tidur dan meletakkannya di nakas, kembalikan buku tersebut ke rak buku saat proses decluttering.
Baca Selanjutnya: Kamar Mandi
Foto: unsplash.com
Kamar mandi
Membereskan kamar mandi, termasuk membersihkannya, memang sangat memakan waktu yang lama. Bila Anda memiliki tempat penyimpanan khusus di kamar mandi, durasi decluttering akan lebih singkat. Hal ini dikarenakan sudah ada beberapa barang yang tersimpan di dalamnya dan tidak dipakai selama seminggu.
Namun hal ini tidak menutup kemungkinan juga bahwa kamar mandi berantakan. Selama seminggu, pasti ada benda-benda yang lupa Anda kembalikan ke tempat semula atau lupa dibuang karena terburu-buru pergi bekerja atau mengantar-jemput anak. Beberapa di antaranya adalah peralatan make up yang lupa dikeluarkan dan botol sabun yang tanpa sadar sudah kosong.
Kembalikan barang-barang tersebut ke tempat semula. Buang botol-botol yang sudah tidak terpakai atau gunakan ulang. Bersihkan juga sudut-sudut tersembunyi yang jadi sarang debu.
Agar tidak terlalu melelahkan, ajak seluruh anggota keluarga untuk melakukan kegiatan ini dengan berbagi tugas. Dengan begitu, decluttering tidak akan menyita banyak waktu dan hunian pun jadi lebih nyaman ditinggali sehingga selalu ada alasan untuk ingin pulang ke rumah. (f)
Artikel ini kerjasama femina X Dekoruma. Temukan artikel Dekoruma lainnya di femina.co.id
Baca Juga:
5 Ide Warna yang Buat Dapur Anda Lebih Elegan
5 Cara Menjaga Kesejukan dalam Hunian Saat Cuaca Panas
4 Tips Memaksimalkan Pencahayaan di Dalam Rumah