Foto: decortip.com


Selain belajar dan bermain di rumah, kegiatan apa yang dilakukan buah hati Anda selama masa social distancing ini? Mungkin, kedua kegiatan tersebut membuatnya bosan karena sudah menjadi rutinitas di rumah, apalagi jika area belajar dan bermainnya hanya di tempat yang sama setiap hari. 

Supaya si Kecil tidak merasa bosan di dalam rumah terus-menerus, menata ulang kamarnya bisa jadi solusi. Saat menatanya, ajak si Kecil untuk turut membantu agar ia juga memiliki kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Berikut ini, Dekoruma akan membagikan enam tips menata kamar anak agar ia lebih betah berada di dalam rumah selama masa karantina ini. Simak penjelasannya berikut ini.


Baca Selanjutnya: 1/ Ubah Posisi Furnitur

 

Foto: onekindesign.com


1/ Ubah Posisi Furnitur
Hal yang paling signifikan untuk mengubah tampilan kamar anak adalah dengan mengubah semua posisi furnitur. Pertama-tama, ukur terlebih dahulu besaran tiap furnitur, lalu sesuaikan dengan luas ruangan kamar si Kecil. Jika masih kesulitan, buat gambar sketsa penataan ruang kamar sebelum dan sesudah secara kasar beserta dengan ukurannya.

Setelah itu, pindahkan setiap furnitur ke tempat yang sudah ditentukan, misalnya tempat tidur yang tadinya berada di tengah ruangan dipindahkan ke sudut dekat jendela atau lemari pakaian di dekat pintu kamar dipindahkan ke sudut ruangan. Saat memindahkannya, minta bantuan si Kecil untuk mendorongnya dengan berhati-hati.


Baca Selanjutnya: 2/ Manfaatkan Setiap Sudut Ruangan

 

Foto: onekindesign.com


2/ Manfaatkan Setiap Sudut Ruangan
Maksimalkanlah setiap area di dalam kamar, terutama untuk kamar yang berukuran luas. Hal ini bertujuan untuk membuat ruangan jadi lebih efisien. 

Anda bisa meletakkan rak buku kecil dan bean bag di sudut ruangan sebagai tempat untuk si Kecil bersantai sambil membaca buku. Beberapa lemari penyimpanan juga bisa diletakkan di sudut ruangan.

Sebaiknya Anda menggunakan furnitur multifungsi, seperti tempat tidur yang memiliki laci di bagian bawahnya atau meja lipat pada dinding agar lebih hemat tempat.


Baca selanjutnya: 
3/ Ciptakan Area Bermain

 

Foto: thespruce.com

3/ Ciptakan Area Bermain

Dalam usianya yang masih dalam masa bermain, si Kecil membutuhkan areanya sendiri. Oleh karena itu, sisakan satu area khusus untuk si Kecil bermain. Areanya tidak perlu terlalu besar, yang penting bisa mencakup semua kebutuhan bermainnya. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan partisi sederhana berupa tirai atau rak sebagai pembatas antara area tidur dan bermain.


Baca selanjutnya: 4/ Letakkan Mainan di Rak Dinding

 

 

Foto: dekoruma.com
 

4/ Letakkan Mainan di Rak Dinding
Mainan si Kecil terlalu banyak sehingga tidak bisa lagi dimasukkan ke dalam lemari yang ada? Sebagai alternatifnya, gunakan rak dinding sebagai tempat penyimpanan tambahan. 

Rak dinding serbaguna ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan saja, tetapi sekaligus menjadi tempat untuk memajang mainan tersebut sebagai dekorasi kamar.

Penataan kamar seperti ini sangat efektif untuk membuat tampilan kamar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Tak hanya itu, penggunaan rak dinding ini juga akan melatih si Kecil untuk lebih disiplin merapikan mainannya sendiri setelah selesai bermain.


Baca Selanjutnya: ​5/ Tambahkan Pencahayaan

 

Foto 5, sumber: amazon.com
 

5/ Tambahkan Pencahayaan
Menata kamar Anak tidak sebatas pada peletakkan furnitur dan perabotan saja. Keberadaan pencahayaan juga sangat penting agar suasana kamar lebih nyaman. Pencahayaan yang tepat juga bisa menciptakan ilusi kamar terlihat lebih lapang.

Tambahkan pencahayaan dengan menggunakan lampu tidur, lampu hias, atau lampu meja. Hal ini sangat efektif untuk membuat nuansa kamar jadi berbeda dan lebih menarik. Untuk kesan yang mewah, Anda bisa menggunakan lampu indirect atau lampu yang tersembunyi di balik dinding.


Baac Selanjutnya: 6/ Gunakan Wallpaper atau Stiker Dinding

 

Foto: nonagon.style
 

6/ Gunakan Wallpaper atau Stiker Dinding
Untuk membuat tampilan kamar anak yang berbeda, aplikasikan wallpaper dengan warna, motif, atau gambar yang sesuai dengan selera si Kecil. Wallpaper yang dapat dipasang secara praktis ini tidak harus diaplikasikan pada seluruh ruangan, tapi bisa pada area-area tertentu, seperti area tempat tidur atau area bermain saja.

Jika tidak memungkinkan untuk memasang wallpaper, coba gunakan stiker dinding sebagai alternatifnya. Pilihlah stiker dinding yang dapat memberikan kesan unik pada kamar si Kecil, seperti stiker glow in the dark atau stiker 3D.

Dengan keenam tips menata kamar anak di atas, dijamin si Kecil pasti akan betah di dalam kamar barunya sehingga tidak mudah merasa bosan saat harus tetap berada di dalam rumah. (f)


Artikel ini kerjasama femina X Dekoruma. Temukan artikel Dekoruma lainnya di femina.co.id 


Baca Juga: 
Bagaimana Cara Menciptakan Dapur Ramah Anak?
4 Cara Menghilangkan Coretan dari Dinding Rumah
Super Gemas, Intip 5 Inspirasi Kamar Tidur untuk Si Kecil