
Foto: Unsplash.com
Sudah sejak turun temurun kita mengenal istilah tanaman obat, yaitu tanaman yang dipercaya memiliki manfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit mulai dari flu hingga luka bakar. Biasanya, tanaman obat ini akan diracik, ditumbuk atau direbus untuk mendapatkan khasiatnya.
Di tengah tren bercocok tanam di masa pandemi ini, tanaman obat bisa jadi alternatif jenis tanaman yang kita tanam di pekarangan rumah karena mudah perawatannya. Selain itu, sewaktu-waktu membutuhkan pertolongan pertama, kita bisa lebih mudah mendapatkan bahan-bahan untuk obat herbal sekaligus memenuhi kebutuhan dapur.
Beberapa tanaman obat juga bisa mengusir serangga seperti lalat dan nyamuk, karena beberapa tanaman obat memiliki kandungan zat yang tidak disukai oleh serangga dan hama.
Berkebun adalah hobi yang menyehatkan dan bisa dikerjakan sambil bersantai mengisi waktu luang selama #dirumahaja. Berbagai penelitian juga menyebutkan, bercocok tanam membuat umur seseorang lebih panjang.
Berikut beberapa tanaman obat yang mudah kita tanam di pekarangan rumah ataupun menggunakan pot, plus khasiatnya:

Foto: Pixabay
1/ Lidah Buaya
Tanaman yang satu ini terkenal sebagai bahan alami dalam perawatan kulit dan kecantikan. Faktanya, tanaman yang memiliki nama keren Aloe Vera ini juga memiliki manfaat untuk memperlancar pencernaan hingga menurunkan gula darah.
Secara fisik, bagian dalam lidah buaya memiliki daging yang tebal dan berlendir. Umumnya, daging inilah yang dipakai untuk berbagai macam pengobatan seperti untuk menghaluskan kulit, pertumbuhan rambut dan membuat rambut berkilau, hingga dioleskan untuk menghilangkan gatal dan peradangan atau terbakar akibat sinar matahari. Daging buat lidah buaya juga bisa mengobati sakit maag, penyakit usus, dan asma.
Cara Menanam Tanaman Lidah Buaya:
Pilih daun lidah buaya dengan panjang minimal 8 - 10 centimeter, potong dengan pisau yang bersih. Siapkan tanah gambut, atau lebih bagus lagi gunakan tanah organik dalam pit dan tancapkan ke dalam media tanah. Letakkan pot di tempat yang mendapat asupan matahari yang cukup. Jangan siram terlalu sering agar menghindari pembusukan akar
Baca Selanjutnya: 2/ Kumis Kucing

Foto: Pixabay.com
2/ Kumis Kucing
Sebenarnya kumis kucing adalah tanaman yang umum dijadikan sebagai penghias taman karena mudah perawatannya. Kaya akan manfaat, tanaman kumis kucing banyak dijadikan sebagai obat alami. Beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan kumis kucing adalah radang kandung kemih, asam urat, diabetes, dan juga penyakit ginjal
Cara Menanam Tanaman Kumis Kucing:
Tanaman kumis kucing bisa ditanam dengan sistem stek batang. Potongan batang tanaman ukuran 15-20 cm. Kemudian tanaman di media tanam hingga tumbuh tunas baru. Usahakan menyiram tanaman secara rutin dengan intensitas 1-2 kali sehari.

Foto: Pixabay
3/ Daun Sirih
Sudah sejak lama daun sirih dimanfaatkan sebagai tanaman herbal tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Daun sirih kaya akan vitamin seperti vitamin C, A, B, dan B1. Daun sirih juga mengandung kalium, yodium, thiamine, riboflavin, dan karoten yang membuat daunsirih berkhasiat untuk berbagai penyakit.
Hasil studi menyebutkan daun sirih dapat dimanfaatkan sebagai antikanker, antidiabetes, antimalaria, antikanker, antiasma, penurun kadar kolesterol, penyembuh luka, menyembuhkan tungkak lambung, dan menjaga mulut tetap sehat. Daun sirih juga dapat membantu mengurangi kadar gula dalam darah, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menjaga kesehatan gigi. Meletakkan daun sirih di atas luka kemudian dibalut juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
Cara Menanam Tanaman Daun Sirih:
Karena sirih adalah tanaman menjalar, Anda dapat dengan mudah menanamnya sebagai tanaman obat di rumah. Bibit sirih dapat ditanam di dalam pot ataupun polybag dengan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk organik.
Baca Selanjutnya: 4/ Jahe, Lengkuas, dan Kunyit

Foto: Pixabay
4/ Jahe, Lengkuas, dan Kunyit
Tiga serangkai ini merupakan tanaman obat yang popular terutama untuk dijadikan jamu dan bumbu dapur. Jahe terkenal dengan khasiatnya dalam membuat tubuh menjadi hangat, melancarkan sistem pernapasan, juga sistem pencernaan.
Sedangkan kunyit, mengandung zat kurkumin yang bermanfaat untuk tubuh sebagai asupan antioksidan dan antiradang. Selain itu, kunyit juga dapat membuat sistem pencernaan menjadi lebih sehat, mengatur kadar kolesterol dan gula darah, menekan risiko terserang penyakit jantung, dan juga mengurangi risiko munculnya sel kanker.
Lengkuas atau disebut juga laos merupakan tanaman herbal yang dikenal memiliki kandungan galangin, flavonoid, dan beta sitosterol. Tidak hanya itu, jenis tanaman rempah ini juga mengandung nutrisi lain, seperti zat besi, vitamin A dan C, karbohidrat, dan serat. Beberapa manfaat lengkuas adalah menjadi antioksidan, meredakan rasa nyeri dan sakit akibat peradangan, meningkatkan kesuburan pada pria, melawan infeksi, dan dapat berpotensi menjadi antikanker.
Beberapa manfaat yang dapat dirasakan jika mengkonsumsi lengkuas meliputi meredakan asma, menurunkan kadar kolesterol di tubuh, meringankan batuk, hingga menurunkan demam.
Meski begitu, mengonsumsi ketiganya juga tiak boleh berlebihan karena dapat berbahaya bagi kesehatan. Jahe, misalnya aman dikonsumsi tidak lebih dari satu sendok teh per harinya. Jika mengonsumsi jahe berlebihan dapat menyebabkan heartburn, perut kembung, serta iritasi mulut. Begitu pula dengan kunyit, jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti meningkatkan asam dan menimbulkan masalah pendarahan.
Cara Menanam Tanaman Jahe, Lengkuas, dan Kunyit:
Ketiga rempah ini merupakan tanaman obat yang mudah ditanam di pekarangan rumah. Tanaman ini banyak digunakan sebagai bumbu masak maupun bahan baku pembuatan jamu.
Untuk menanam jahe, kunyit dan lengkuas di rumah, pilih bibit berkualitas dan terbebas dari hama. Siapkan pot berisi tanah yang gembur dan pupuk, kemudian tanam bibit dengan bagian mata tunas yang menghadap ke atas. Tempatkan pot di area yang tidak terkena sinar matahari langsung dan siram dengan sedikit air saja.

Foto: Pixabay
5/ Adam Hawa
Tanaman ini mungkin cukup sering kita temui, namun tak banyak orang yang tahu namanya. Tanaman ini memiliki daun hijau dan ungu yang tumbuh berpusar di permukaan tanah, mirip tanaman nanas, hanya saja yang ini tidak berbuah sehingga kerap disebut sebagai nanas kerang atau adam hawa.
Tanaman ini termasuk tanaman obat karena memiliki banyak khasiat seperti menyembuhkan rematik, pendarahan, penyakit bronkhitis, batuk darah, disentri, sembelit, anemia, luka-luka, dan bengkak.
Adam Hawa juga bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan menumbuk daun adam hawa hingga halus. Kemudian, oleskan pada bagian tubuh yang terdapat luka memar. Sifat antiinflamasi yang terdapat di dalamnya mampu mempercepat penyembuhan luka memar.
Cara Menanam Tanaman Adam Hawa:
Bunga ini sangat mudah dikembangbiakkan dan sangat adaptif terhadap semua jenis lahan tanam baik di pot, polybag, maupun pekarangan rumah. Pembibitan bunga adam hawa dapat dilakukan melalui stek umbi rimpang. Bibit yang diambil yaitu bibit yang minimal telah masuk usia tanam satu tahun. Pilih bibit dari rimpang yang sehat dengan jumlah daun yang banyak dan panjang. Stek umbi rimpang dengan cara potong bagian akarnya lalu rendam dalam air beberapa saat sebelum di tanam dalam lubang tanam. Bunga adam hawa juga dapat tumbuh dengan baik dalam ruangan yang hanya sedikit terkena sinar matahari langsung.
Baca Juga: 6/ Kemangi

Foto: Unsplash.com
6/ Kemangi
Tanaman kemangi merupakan salah satu tanaman yang mungkin bisa Anda pilih untuk ditanam di halaman rumah. Selain sedap dikonsumsi sebagai bahan makanan tradisional, kemangi juga memiliki khasiat bagi kesehatan. Daun kemangi mengandung magnesium dan beta-karoten yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Selain itu, daun kemangi juga bermanfaat melancarkan pencernaan dan menghilangkan bau mulut.
Daun kemangi juga memiliki sifat anti-inflamasi dan dipercaya mampu mencegah sakit persendian. Sedangkan elemen anti-mikroba yang terkandung dalam daun kemanggi mampu mencegah timbulnya infeksi. Tak heran jika banyak orang menanam pohon kemangi sebagai tanaman obat di rumah.
Cara Menanam Tanaman Kemangi
Persiapkan benih kemangi. Benih kemangi yang telah ditanam sebaiknya ditempatkan pada ruangan terlebih dahulu sekitar enam jam. Tahap selanjutnya adalah memindahkan benih kemangi yang telah berkecambah ke media tanam yang lebih besar. Pelihara dan sirami secara rutin agar tanaman tumbuh dengan baik. (f)
Baca Juga:
Sebelum Menambah Koleksi Tanaman di Rumah, Perhatikan 7 Hal Berikut
Begini Cara Menata Teras Rumah Agar Lebih Instagrammable
5 Cara Menata dan Merawat Tanaman dalam Ruangan