Foto: Dok. Dekoruma


Menjadikan kamar tidur sebagai tempat ternyaman bisa melalui banyak hal. Salah satunya lewat kasur yang Anda gunakan untuk tidur setiap hari. Merupakan tempat paling memanjakan di kamar tidur, kasur membuat istirahat lebih menyenangkan, ditambah semerbak aroma lilin aromaterapi dan semilir pendingin ruangan.

Namun, apakah Anda pernah mengalami beberapa hal aneh pada kasur Anda? Jika iya, bisa jadi hal-hal tersebut adalah pertanda kasur mulai rusak. Jika didiamkan terus menerus, tidur tidak akan berkualitas dan justru membuat Anda bangun dengan tubuh yang tidak sehat. Apa saja tanda-tandanya? Berikut penjabaran dari Dekoruma.

1/ Sering Menimbulkan Bunyi Derit
Pegas atau per dalam kasur, khususnya spring bed, berfungsi untuk menopang tubuh Anda saat tidur. Beberapa kali, pegas tersebut akan berbunyi karena gesekan atau pantulannya. Namun, Anda harus mulai memperhatikan apabila bunyinya sudah sangat sering. Hal ini menandakan bahwa pegas sudah tidak cukup kuat untuk menopang tubuh Anda.

2/ Permukaan Kasur Tidak Rata
Kasur yang baik adalah kasur yang rata. Meskipun digunakan untuk merebahkan tubuh, permukaannya akan kembali rata saat Anda tidak menggunakannya lagi. Apabila bagian tengah kasur membentuk cekungan, dipastikan kasur tersebut tidak layak Anda gunakan lagi. Selain tidak membuat Anda nyaman tidur di kamar, punggung Anda akan terasa sakit.

Tak hanya bentuk cekungan ke bawah, permukaan kasur yang menonjol juga perlu dipertanyakan. Biasanya, benda yang membuat tonjolan tersebut adalah pegas kasur. Jika dibiarkan terlalu lama, pegas akan menembus lapisan kasur dan melukai tubuh Anda saat tidur.


Baca Selanjutnya: 3/ Menimbulkan Bau Tak Sedap

 

Foto: Shutterstock


3/ Menimbulkan Bau Tak Sedap
Semua barang, baik furnitur maupun dekorasi, yang didiamkan dalam satu tempat dalam waktu yang lama akan menjadi sarang bakteri dan debu. Kasur pun menjadi sarang potensial bagi debu dan bakteri untuk berkumpul. Bakteri dan debu akan menciptakan bau tak sedap pada kasur dan biasanya diatasi dengan mengganti sprei seminggu sekali. Apabila solusi tersebut tidak menghilangkan bau tak sedap, ada baiknya apabila Anda mulai berencana mengganti kasur dengan yang baru.

4/ Sudah dipakai lebih dari 10 tahun
Kasur memang termasuk perabotan yang memiliki jangka waktu pemakaian yang panjang. Tak heran banyak orang yang menggunakan kasur bertahun-tahun. Menurut beberapa penelitian yang sudah dilakukan, usia penggunaan kasur biasanya terletak pada rentang 7-10 tahun. Hal ini tergantung pada jenis kasur, bahan, dan pabrik yang memproduksi kasur.

Jika kasur Anda sudah mulai melebihi 10 tahun atau dalam rentang waktu tersebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan lainnya, kasur harus segera diganti untuk mencegah hal lain yang tidak diinginkan.


Baca Selanjutnya: 5/ Tubuh terasa tidak sehat

 

Foto: Shutterstock


5/ Tubuh terasa tidak sehat
Seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, kasur yang rusak bisa menimbulkan sakit punggung. Tak berhenti di situ saja, penyakit lain pun bisa ditimbulkan, seperti alergi, asma, dan lainnya. Selain struktur kasur yang sudah mulai tidak beraturan, kuman dan bakteri yang terkumpul menjadi penyebab beberapa penyakit bersarang. Tubuh yang seharusnya bugar saat bangun tidur malah menjadi sakit dan tidak bugar.

Jika Anda mengalami beberapa tanda di atas, sebaiknya Anda mengganti kasur secepat mungkin untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Saat sudah memiliki kasur yang baru, tetaplah menerapkan kebiasaan positif untuk menjaga daya tahan kasur, seperti mengganti sprei seminggu sekali, tidak membiarkan si kecil melompat-lompat di atas kasur, dan rajin membersihkan kasur menggunakan vacuum cleaner. (f)

Artikel ini kerjasama femina X Dekoruma. Temukan artikel Dekoruma lainnya di femina.co.id 


Baca Juga: 
Selain Lidah Mertua, Ini 5 Tanaman Dalam Ruangan Penjernih Udara
Lebih Produktif dan Rileks, Ini 5 Inspirasi Ruang Kerja di Rumah
Tiga Cara Ciptakan Kamar Tidur yang Nyaman