
Foto: Shinta Meliza. Kediaman: Winda Patricia
Dalam sebuah tata ruang, bunga berfungsi sebagai aksesori yang sama halnya dengan lukisan, patung, taplak meja, atau bantalan sofa. Kehadiran bunga pada ruang bisa menjadi pelengkap sekaligus pemanis yang memberi efek positif bagi penghuni rumah. Menurut Sara Destariansyah, Founder & Principal of Jakflo Floral Academy, untuk mendekorasi ruang dengan bunga segar, berikut 3 hal yang harus diperhatikan :

Foto: Shinta Meliza. Kediaman: Winda Patricia
1/ Di mana rangkaian bunga tersebut akan diletakkan?
Apakah di ruang terbuka, semi outdoor, tertutup, atau terpapar cahaya sinar matahari. “Dengan mengetahui detail ruang, kita bisa memilih jenis bunga yang tepat,” ucap Sara.Untuk ruang indoor yang mendapat sirkulasi udara buatan dari AC, Sara menganjurkan tidak memilih bunga yang memiliki keharuman tajam, seperti oriental lily, sedap malam, dan hyancinthus.
Apalagi jika ukuran ruangan kecil. Ketiga bunga harum tersebut sangat cocok diletakkan di ruang terbuka atau semi outdoor. Termasuk pula jenis heliconia, calathea, anthurium yang tinggal dikombinasikan dengan daun-daun tropis.

Foto: Shinta Meliza. Kediaman: Winda Patricia
2/ Penentuan posisi bunga, apakah akan ditaruh di sudut ruang atau di atas meja.
Dilihat dari posisi ini, tipe rangkaian yang tepat bisa ditentukan. Untuk sudut ruang, rangkaian bunga yang tinggi dengan tipe rangkaian satu sisi adalah pilihan yang cocok. Sementara untuk rangkaian bunga di atas meja, rangkaian harus lebih rendah dari tinggi jarak pandang saat duduk, agar tidak menghalangi pandangan. Rangkaian harus tampak indah dari arah mana pun kita melihat (360 derajat).

Foto: Shinta Meliza. Kediaman: Winda Patricia
Apakah di ruang terbuka, semi outdoor, tertutup, atau terpapar cahaya sinar matahari. “Dengan mengetahui detail ruang, kita bisa memilih jenis bunga yang tepat,” ucap Sara.Untuk ruang indoor yang mendapat sirkulasi udara buatan dari AC, Sara menganjurkan tidak memilih bunga yang memiliki keharuman tajam, seperti oriental lily, sedap malam, dan hyancinthus.
Apalagi jika ukuran ruangan kecil. Ketiga bunga harum tersebut sangat cocok diletakkan di ruang terbuka atau semi outdoor. Termasuk pula jenis heliconia, calathea, anthurium yang tinggal dikombinasikan dengan daun-daun tropis.

Foto: Shinta Meliza. Kediaman: Winda Patricia
2/ Penentuan posisi bunga, apakah akan ditaruh di sudut ruang atau di atas meja.
Dilihat dari posisi ini, tipe rangkaian yang tepat bisa ditentukan. Untuk sudut ruang, rangkaian bunga yang tinggi dengan tipe rangkaian satu sisi adalah pilihan yang cocok. Sementara untuk rangkaian bunga di atas meja, rangkaian harus lebih rendah dari tinggi jarak pandang saat duduk, agar tidak menghalangi pandangan. Rangkaian harus tampak indah dari arah mana pun kita melihat (360 derajat).

Foto: Shinta Meliza. Kediaman: Winda Patricia
3/ Penyelarasan rangkaian perlu mencerminkan selera dan karakter pemilik rumah.
Seperti yang terlihat pada hunian milik Winda Patricia di bilangan Bekasi ini. Rumah seluas 111 m² yang mengadopsi desain American modern yang didominasi warna putih ini ternyata sangat menawan ketika ditambahkan bunga berbagai warna yang dirangkai minimalis.
“Kebetulan, pemilik rumah suka tanaman indoor dan warna interior yang plain agar rumah mungilnya terlihat lebih lega. Cukup tampilkan rangkaian bunga sederhana tanpa banyak dekorasi ataupun filler, tampilan ruang langsung terasa ‘menyambut’ dan lebih cantik tanpa menghilangkan karakter Winda,” jelas Sara.
Namun, penting diingat, karena sifat bunga sangat subjektif, maka pemilihan jenis dan warnanya harus yang menjadi favorit si penghuni rumah. Sementara untuk gaya rangkaian yang sederhana, tapi elegan, akan lebih mudah beradaptasi dengan segala jenis tata ruang.
“Tidak perlu memasukkan floral art seperti constructions, wire works, dan lainnya. Cukup rangkaian yang sederhana dengan fokus mengekspos kecantikan bunga dan daun yang dipilih. Tinggal pilih warna, bentuk, dan tekstur yang tepat agar rangkaian terlihat elegan,” papar wanita yang telah berkecimpung di bisnis merangkai bunga selama 20 tahun lebih ini. (f)
Baca juga:
8 Cara Merawat Bunga Segar Agar Lebih Awet
Penataan Meja yang Mudah untuk Pesta Kebun Penuh Kesan
3 Langkah Mudah Bertanam Sayur dan Rempah di RumahSeperti yang terlihat pada hunian milik Winda Patricia di bilangan Bekasi ini. Rumah seluas 111 m² yang mengadopsi desain American modern yang didominasi warna putih ini ternyata sangat menawan ketika ditambahkan bunga berbagai warna yang dirangkai minimalis.
“Kebetulan, pemilik rumah suka tanaman indoor dan warna interior yang plain agar rumah mungilnya terlihat lebih lega. Cukup tampilkan rangkaian bunga sederhana tanpa banyak dekorasi ataupun filler, tampilan ruang langsung terasa ‘menyambut’ dan lebih cantik tanpa menghilangkan karakter Winda,” jelas Sara.
Namun, penting diingat, karena sifat bunga sangat subjektif, maka pemilihan jenis dan warnanya harus yang menjadi favorit si penghuni rumah. Sementara untuk gaya rangkaian yang sederhana, tapi elegan, akan lebih mudah beradaptasi dengan segala jenis tata ruang.
“Tidak perlu memasukkan floral art seperti constructions, wire works, dan lainnya. Cukup rangkaian yang sederhana dengan fokus mengekspos kecantikan bunga dan daun yang dipilih. Tinggal pilih warna, bentuk, dan tekstur yang tepat agar rangkaian terlihat elegan,” papar wanita yang telah berkecimpung di bisnis merangkai bunga selama 20 tahun lebih ini. (f)
Baca juga:
8 Cara Merawat Bunga Segar Agar Lebih Awet
Penataan Meja yang Mudah untuk Pesta Kebun Penuh Kesan