Foto: Shutterstock

Olahraga di air umumnya disarankan bagi mereka yang memiliki masalah sendi dan pernah mengalami cedera, karena bersifat low impact alias minim benturan. Olahraga di air bukan cuma renang, lho. Coba variasikan latihan di air dengan beberapa latihan berikut.
 
Tip : Untuk keamanan dan kenyamanan, karena latihan dilakukan di kolam renang, sebaiknya Anda mengenakan pakaianrenang yang nyaman, dan tidak menggunakan t-shirt atau celana longgar. Jangan lupa ikat rambut atau kenakan topi renang, agar tak mengganggu gerak.
 
1/ Floating Yoga
 
Terinspirasi dari mereka yang melakukan yoga di atas paddleboard saat berada di laut, lahirlah floating yoga. Bedanya ini dilakukan di atas matras khusus dan di kolam renang. Permukaan air yang tidak stabil memberi tantangan lebih bagi tubuh untuk menjaga keseimbangan dan melakukan berbagai gerakan yoga, terutama otot-otot core (sekitar perut dan punggung).
 
Hasilnya, gerakan yoga sederhana seperti tree pose yang mungkin sudah biasa Anda lakukan, jadi sulit. Bahkan sekadar berdiri tanpa terjatuh dari papan pun terasa menantang. Beberapa waktu lalu floating yoga sempat diperkenalkan oleh sebuah merek air minum, tapi latihan yang disebut juga aqua yoga ini sayangnya belum secara rutin ada di Indonesia.
 
 


Foto: Shutterstock
 
2/ Aquafit
 
Inilah salah satu kelas baru yang diperkenalkan  Fitness First ini merupakan latihan ketahanan tubuh, yang menggabungkan gerakan tubuh bagian atas dan bawah seperti berjalan, berlari kecil, lunges, twisting, dan menekuk tubuh bagian atas ke depan, dengan menambahkan resistensi dari aliran air. Tentu saja latihan akan diiringi musik yang bisa memompa semangat.
 
Menurut David Prosser, Country Manager, Fitness First Indonesia, Aquafit dapat membantu meningkatkan kekuatan dan ketahanan tubuh, melatih kelenturan, membakar kalori 200-300 kalori per sesi, sekaligus aman bagi sendi. Saat ini kelas Aquafit baru ada di Fitness First Taman Anggrek dan Fitness First Platinum Grand Indonesia.
 
3/ Aqua Zumba

Pada dasarnya ini memadukan gerakan zumba yang berasal dari dari gerakan tari dan musik dinamis dengan resistensi air. Irama dan gerakan zumba yang riang membuat hati ikut gembira dan membuat produksi endorfin membuncah.

“Aqua zumba merupakan olahraga low-impact sehingga relatif aman bagi penderita gangguan sakit jantung. Tapi baiknya, Anda yang memiliki kondisi kesehatan khusus baiknya berkonsultasi dulu dengan dokter,” kata ZIN Eva Susanti, instruktur Aqua Zumba. Ia menjelaskan, resistensi air membuat otot semakin tertantang, bahkan 60 menit latihan Aqua Zumba dapat membakar hingga 400 kalori sehingga cocok untuk Anda yang ingin mencapai berat badan ideal. (f)

Baca Juga:

Meditasi, Sembuhkan Penyakit Karena Emosi
Lakukan Gerakan Yoga Ini Untuk Hilangkan Pegal Perjalanan
Jadi Lebih Muda 10 Tahun Dengan Olahraga Teratur