Foto: 123rf
 
Tubuh Anda adalah "dokter keluarga" sekaligus "dokter spesialis" paling setia. Jauh-jauh hari, tubuh akan memancarkan tanda bahaya terhadap datangnya penyakit. Belajar peka menangkap sinyal-sinyal yang dipancarkan tubuh, dapat menghindarkan Anda dari berbagai ancaman kesehatan serius. Berikut ini 10 sinyal tubuh yang merujuk pada gangguan kesehatan yang perlu Anda kenali.

1. TEGANG LEHER
 
Setelah dipijat nanti juga hilang, begitu pikir Anda. Padahal, rasa tegang yang Anda rasakan lebih dari sekadar capek dan tetap bertahan meski telah mendapatkan terapi pijat. Tetapi, bisa jadi respons tubuh akibat aliran darah yang tidak lancar karena salurannya tersumbat oleh tumpukan kolesterol jahat (LDL) yang mengeras menjadi plak. Apabila tidak yakin, periksakan diri ke dokter.
 
Biasanya dokter akan meminta Anda melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar kolesterol Anda. Sebab, apabila tidak segera diatasi, maka tumpukan kolesterol yang menjadi plak ini akan makin menebal dan membatasi darah yang membawa oksigen menuju jantung. Bahayanya lagi, plak ini bisa pecah, sehingga darah beku yang keluar akan menghambat pembuluh darah arteri menuju jantung. Akibatnya, jantung sama sekali tidak mendapat aliran oksigen, dan menyebabkan serangan jantung!
 
 


Foto: Pixabay

2. PERUT KEMBUNG TERUS MENERUS
 
Benarkah keluhan ini semata-mata terjadi karena serangan masuk angin yang bisa hilang dengan olesan minyak angin atau seteguk obat herbal cair? Kenyataannya, gangguan yang sama selalu datang. Sebenarnya gangguan gas dalam perut ini memang bisa disebabkan oleh masalah kecil seperti masuk angin, lactose intolerance, atau sesuatu yang sangat serius seperti kanker usus besar.

Kanker ini menutup jalan usus, menyebabkan terperangkapnya gas dalam usus, sehingga kembung. Apabila kanker berada di ujung usus, yaitu di rektum atau usus yang berbentuk “S” (sigmoid), maka biasanya akan diikuti oleh perdarahan dan masalah sembelit. Tetapi kalau sel kanker ada di bagian atas usus besar, maka kembung yang timbul ini hanyalah gejala awal. Mengubah gaya hidup dengan stop merokok, mengonsumsi makanan bernutrisi kaya serat tumbuhan bisa mengurangi risiko kanker hingga 50 persen.
 
 


Foto: Pixabay
 
3. BOLA MATA SEPERTI DITUSUK-TUSUK
 
Mendadak mata Anda terasa sakit, seperti ditusuki puluhan jarum. Hanya karena kemunculannya tidak lama dan bersifat sesekali, bukan berarti keluhan ini bisa Anda abaikan begitu saja. Jangan juga mengambil diagnosa sendiri secara sembarang, dengan mengatakan bahwa ini hanyalah keluhan capek pada mata karena terlalu lama bekerja di depan komputer. Atau lebih gawat lagi, Anda langsung menetesi bola mata Anda dengan obat tetes mata, tanpa berkonsultasi pada dokter.

Bisa jadi rasa sakit yang menyerang bola mata ini merupakan gejala serangan glaukoma. Apalagi jika Anda merasakannya secara terus menerus, diikuti dengan mata merah dan berair. Menetesinya secara sembarang dengan obat tetes mata yang mengandung steroid justru bisa meningkatkan tekanan pada bola mata. Kondisi terparahnya, Anda bisa buta!
 
 


Foto: Pixabay
 
4. HAUS TERUS MENERUS
 
Anda tidak sedang berpanas-panas, tapi tenggorokan selalu terasa kering sehingga menimbulkan rasa haus terus menerus. Sebenarnya, rasa haus yang muncul secara berkesinambungan ini bisa menandakan banyak hal, seperti reaksi alergi, flu, demam, dehidrasi akibat serangan muntaber, atau gejala diabetes. Pada penderita diabetes, gejala selalu merasa haus ini diakibatkan oleh ketidakmampuan ginjal untuk mengembalikan air yang telah disaring ke dalam tubuh akibat peningkatan konsentrasi glukosa pada ginjal. Sebaliknya, air itu selanjutnya dibuang bersama urine, sehingga menyebabkan serangan dehidrasi.

Bahayanya, serangan dehidrasi yang mengikuti penyakit diabetes ini apabila tidak ditangani secara serius bisa menimbulkan serangan sakit kepala, mual, pusing, dan bahkan menyebabkan hilang kesadaran. Pada penderita diabetes, dehidrasi ini juga dapat menyebabkan diabetic ketoacidosis (DKA). DKA menyebabkan meningkatnya kadar asam di dalam tubuh yang bisa membuat penderitanya mengalami koma, gagal organ, bahkan meninggal! Segera hubungi paramedis jika tanda-tanda dehidrasi, seperti hilang kesadaran, syok, atau penurunan bobot tubuh secara drastis terus terjadi!
 
 


Foto: Pixabay

5. MENGUAP BERLEBIHAN
 
Menguap merupakan respons tubuh saat kita mengantuk atau kelelahan. Tetapi jika terjadi secara berlebihan (1-4 kali dalam satu menit) menguap juga bisa menandakan masalah fisik lain yang lebih serius. Sebab, tidak selamanya menguap berhubungan dengan rasa kantuk. Dunia kedokteran mengenalnya dengan istilah reaksi vasovagal, yaitu reaksi saraf vagus pada pembuluh darah yang terjadi karena masalah jantung.

Gangguan hipotiroid dan tidak seimbangnya elektrolit dalam tubuh juga ditandai dengan menguap secara berlebihan. Rajin olah raga, menjaga asupan air yang cukup, dan mengonsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3 dan DHA, seperti ikan dan minyak ikan juga akan membantu Anda terbebas dari berbagai gangguan penyakit ini.
 
 


Foto: Pixaabay

6. UJUNG JARI TERASA SAKIT

Anda merasakan sakit di bagian ujung jemari, terutama saat Anda menekannya. Tetapi, rasa sakit ini hanya sementara, sehingga banyak yang kemudian mengabaikannya, sampai kemudian rasa sakit itu datang kembali. Dunia kedokteran mengenal sindrom Raynaud yang ditandai dengan rasa nyeri di ujung jemari.

Sindroma ini mengakibatkan arteri di bagian telapak tangan dan kaki menyempit, sehingga sirkulasi darah di daerah itu menurun.Sirkulasi darah yang tidak lancar menyebabkan jemari terlihat kebiruan dan terasa dingin. Ketika tangan mulai menghangat, kulit jemari menjadi pink diikuti dengan sensasi nyeri di bagian ujung jemari. Sekitar 60-90% sindroma Raynaud terjadi pada wanita muda.
 
 


Foto: Pixabay
 
7. NYERI DI BAWAH IGA KANAN
 
Anda merasakan nyeri di bagian perut sebelah, tepat di bawah tulang iga. Anda mulai berpikir, ah, ini pasti hanya angin yang terperangkap di otot. Setelah dikerik atau ditempel koyo, pasti akan hilang. Mungkin untuk sementara akan menjadi ringan, tapi tidak hilang. Cobalah untuk menekan daerah perut kanan dan bernapaslah. Apabila terasa sakit, hingga Anda harus menahan napas, maka kemungkinan besar Anda mengalami radang di kantung batu empedu.  

Biasanya serangan batu empedu ini awalnya meyerupai maag dan rasa nyerinya bisa menjalar hingga ke bahu atau daerah di antara tulang belikat. Tak heran, jika banyak yang menganggapnya sebagai sakit maag biasa, atau gejala masuk angin. Cegah pembentukan batu empedu dengan menerapkan pola makan kaya serat, mengganti karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, dan menghindari makanan tinggi lemak.
 
 


Foto: Pixabay
 
8. MULUT TERASA PAHIT
 
Pernah merasakan yang satu ini? Berbagai permen penyegar tidak mampu mengusir rasa pahit di mulut Anda. Makan apapun jadi terasa tidak enak. Apa yang sebenarnya hendak disampaikan oleh tubuh Anda? Rupanya, pahit mulut ini dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah Dysgeusia. Mulut memberikan gradasi sensasi rasa seperti logam, asin, dan pahit. Dysgeusia ini menandakan adanya infeksi, peradangan, atau perlukaan di dalam tubuh Anda.
 
 


Foto: Pixabay
 
9. TELINGA BERDENGING
 
Pernahkah Anda dikagetkan oleh dengingan yang muncul tiba-tiba dari dalam telinga. Dengingan ini bisa muncul di kedua telinga, atau bisa hanya di salah satu saja dengan intensitas dengingngan sedang hingg tinggi. Ada yang bertahan lama, tapi ada juga yang datang dan pergi. Mereka yang tidak paham, hanya menganggapnya sebagai udara yang terperangkap di telinga, lalu melupakannya begitu saja. Padahal, dengingan telinga yang oleh dunia kedokteran dikenal dengan istilah tinnitus ini bisa menandai adanya gangguan fisik yang lebih serius, seperti tekanan darah tinggi, atau bisa juga gangguan tiroid.
 
 


Foto: Pixabay
 
10. KULIT GATAL-GATAL

Tanpa alasan yang jelas Anda sering terganggu oleh rasa gatal di kulit. Masalahnya, tak ada gigitan nyamuk, dan Anda tidak sedang melanggar larangan makanan yang bisa membuat alergi. Bisa jadi rasa gatal ini muncul karena kulit Anda sensitif terhadap debu. Tetapi, bisa juga ini merupakan kode tubuh bahwa fungsi hati atau ginjal Anda tengah mengalami gangguan. (f)


Baca Juga:

3 Tanda Anda Kurang Gizi
3 Salah Persepsi Umum Tentang Hepatitis
9 Mitos dan Fakta Makanan Pembangkit Hasrat Seksual