Dok. Pexels



Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid dua kembali dilakukan. Kita pun akan kembali berjibaku di rumah. Dalam arti, segala macam hal hanya bisa dilakukan di rumah.

Bekerja, menemani anak sekolah, mengurus segala urusan rumah tangga dan lain sebagainya. Tak jarang, bagi beberapa dari kita, kegiatan yang hanya dilakukan di rumah saja bisa memicu kecemasan. Belum lagi harus mengatur waktu di antaranya banyaknya hal yang harus dilakukan bersamaan. Stres siap menanti.

Tentu saja, mengatasi kecemasan dan stres bukan hal yang mudah, ketika kita hanya berada di rumah saja. Tapi bukan berarti mengurangi hal tersebut tak dapat dilakukan. Karena menurut beberapa pakar, melakukan rutinitas sederhana di pagi hari dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

"Rutinitas di pagi hari akan sangat berpengaruh dalam mengatur pola kegiatan kita sepanjang hari," ujar Lee Chambers, psikolog lingkungan dan konsultan kesejahteraan di Inggris, seperti yang dikutip Huffpost

Ketika kita mengawali pagi dengan perasaan tidak baik dan penuh kekhawatiran, maka akan memengaruhi kualitas hidup sepanjang hari. Sebaliknya, jika kita memulai pagi dengan dengan perasaan tenang dan percaya diri, maka akan membuat hari hingga akhir terasa lebih menyenangkan.

Jadi bagaimana kita bisa menciptakan rutinitas pagi yang bisa menenangkan pikiran? Berikut beberapa rekomendasi dari sejumlah pakar kesehatan mental untuk meredakan kecemasan.

1. Awali dengan cukup minum air mineral
Sebelum memikirkan untuk minum teh atau kopi di pagi hari, hidrasikan tubuh dengan segelas air, segera setelah Anda bangun.

"Ini akan membuat fungsi kognitif kita meningkat, memungkinkan kita untuk berpikir lebih jernih, dapat memperbaiki mood dan energi, dan membuat emosi lebih seimbang," ujar Chamber.

2. Jalan pagi
Jalan kaki pagi dengan sinar matahari yang melimpah di luar ruangan bisa membuat kita merasa lebih tenang untuk memulai hari.

"Dan juga baik untuk bagi tubuh mendapatkan sinar matahari pagi, karena dapat menstimulasi serotonin, yang mana bisa meningkatkan mood. Ini juga bisa membuat indera kita lebih peka terhadap lingkungan, yang akan membantu meredakan kekhawatiran," tambah Chambers lagi.

3. Mengawali pagi dengan bersyukur
Luangkan waktu sejenak untuk merenung, memikirkan hal-hal baik yang terjadi dalam hidup Anda. Atau Anda bisa membuat daftar beberapa hal yang Anda syukuri, untuk mengingatkan kembali tentang kebaikan yang terjadi dan membuat Anda merasa lebih positif.

“Mulailah hari Anda dengan hati yang bersyukur, bahkan sebelum Anda bangun dari tempat tidur. Mulailah menyebutkan semua hal yang Anda syukuri. Ini dapat dilakukan melalui doa atau hanya dengan membuat daftar yang Anda ucapkan dengan lantang kepada alam semesta,” kata Renato Perez, psikoterapis Los Angeles.


Lanjut ke halaman berikutnya.



BACA JUGA :
5 Kegiatan Olahraga Favorit Selama Pandemi COVID-19
5 Sumber Kebahagiaan. Tak Selalu Berhubungan dengan Uang
Tanda Makanan dan Minuman Penyebab Tidur Tidak Nyenyak


 
 

Dok. Pexels



4. Hindari memeriksa ponsel terlebih dahulu
Kebanyakan dari kita, begitu bangun tidur, akan langsung membuka ponsel untuk memeriksa email, pesan teks, notifikasi Instagram atau bahkan berita pagi. Tapi percayalah, kebanyakan dari rutinitas itu justru bisa membuat mood kita jadi buruk, terlebih lagi jika informasi yang kita baca atau lihat bukan hal yang baik.

Coba hindari memeriksa ponsel sesaat setelah bangun tidur untuk memberikan kedamaian lebih di pagi hari. Percayalah, pekerjaan, pesan teks dan hal lainnya tersebut bisa menunggu. Prioritaskan terlebih dahulu kedamaian dan ketenangan di pagi hari sebelum memulai kesibukan harian.

5. Tarik napas dalam
Saat cemas, kita cenderung akan bernapas dengan cepat dan dangkal, merasakan jantung berdetak sangat cepat, pusing dan sakit perut. Tenangkan diri dengan melakukan pernapasan  secara lambat dan dalam. Pernapasan yang dalam dan lambat bisa merangsang sistem saraf parasimpatis, menghasilkan rasa tenang. 

“Untuk memulai, cobalah setiap pagi untuk luangkan waktu duduk atau berbaring dalam posisi nyaman, tutup mata dan tarik napas dalam-dalam secara perlahan dan terkontrol. Cobalah bernapas melalui hidung dan kemudian keluarkan melalui hidung atau mulut. Saat Anda menarik napas, bayangkan Anda sedang mengisi balon di perut Anda, bukan hanya bernapas di dada," ujar Gina Delucca, psikolog klinis di WellSpace SF.

6. Meditasi
"Tidak ada cara yang lebih baik menenangkan pikiran selain dengan berlatih meditasi. Mulailah dari yang singkat - dua atau tiga menit - dan tingkatkan durasinya tiap minggu," ujar Perez.

Untuk pemula, Anda bisa menggunakan aplikasi meditasi seperti Calm, Headspace, Insight Timer atau semudah menemukan channel meditasi di Youtube. 

7. Makan sarapan bergizi
"Suasana hati kita sangat dipengaruhi oleh apa yang kita makan," ujar Chambers.

Maka, pilihlah sarapan seimbang yang mengandung protein, lemah sehat, serat, dan karbohidrat kompleks. Hindari karbohidrat olehan seperti donat atau sereal manis, karena dapat menyebabkan lonjakan serta penurunan gula darah dan membuat emosi cepat naik turun. (f)



BACA JUGA :
5 Kegiatan Olahraga Favorit Selama Pandemi COVID-19
5 Sumber Kebahagiaan. Tak Selalu Berhubungan dengan Uang
Tanda Makanan dan Minuman Penyebab Tidur Tidak Nyenyak