Foto: Fotosearch
 
Karena bermain adalah cara anak-anak tumbuh optimal dan belajar mengenai dunia, Catherin Marchant, terapis bermain dari Wheelock College di Boston, memberikan panduan bermain sesuai usia dan tahapan pertumbuhannya:
  1. Permainan sosial: Berinteraksi dengan orang tua dan orang lain penting pada tahun pertama usianya. Bayi senang tersenyum, menatap, dan tertawa. Sedangkan bayi yang lebih tua menikmati permainan cilukba dan itsi-bitsy spider.
  2. Mengenal benda: Menyentuh, memukul, meniru ucapan, melempar, mendorong, dan eksperimen lainnya dengan benda-benda di sekitarnya menarik perhatian bayi usia 4 - 10 bulan.
  3. Berpura-pura menggunakan benda-benda di sekitarnya dengan benar, seperti menelepon atau menggunakan remote TV, sangatlah menyenangkan bagi bayi usia 12 -  21 bulan karena daya imajinasi mereka yang mulai berkembang.
  4. Sekitar usia 2 tahun, anak-anak akan menciptakan permainan dari benda-benda di sekitarnya. Jadi, jangan terkejut jika si kecil menggunakan kardus mi  instan untuk bermain mobil-mobilan lengkap dengan suara deru mesin.
  5. Pada umur 30 - 36 bulan, aktor cilik Anda akan mulai bermain peran. Menjadi dokter, juru masak, atau ibu adalah peran yang umumnya dimainkan.
(Sumber: www.babycenter.com)

Baca juga:
Tersinggung dengan Komentar Anak Ibu atau Anak Eyang? Baca Ini!
8 Tip Menghadapi Anak yang Suka Merebut Barang Orang Lain
5 Kesalahan yang Tanpa Sadar Anda Lakukan dan Berdampak Pada Anak
Balita Anda Malas Mandi? Berikut 5 Cara Membujuknya

 
Eka Januwati