
Rachel Meghan Markle menjadi nama yang yang paling banyak di-googling pada tahun 2016 lalu. Hal ini bisa dipastikan bukan karena peran aktris kelahiran Los Angeles, 4 Agustus 1981, ini sebagai Rachel Zade di serial populer Suits, tapi kepo-nya publik karena aktris Amerika yang tergolong baru dan tidak populer itu diisukan dipacari ahli waris takhta urutan kelima Kerajaan Inggris, Prince Henry of Wales (Prince Harry).
Para wanita di seluruh dunia pun patah hati karena ternyata pangeran ganteng anak bungsu Putri Diana itu bersungguh-sungguh. Mereka mengumumkan pertunangan pada 27 November 2017 dan pernikahan akan berlangsung pada 19 Mei 2018 di St. George’s Chapel, Windsor Castle, Inggris.

Sama dengan yang terjadi pada Putri Diana dan calon iparnya, Kate Middleton, Duchess of Windsor, pusat perhatian publik dunia pada Meghan kini terpusat pada penampilannya. Secara umum, publik dan para pengamat media memuji caranya berpakaian yang dinilai berselera baik dan tidak berlebihan. Penampilannya cukup konstan dan punya ciri dalam artian tidak terlalu banyak berubah dari sebelum menjadi pasangan Pangeran Harry dan sesudahnya. Ia disebut-sebut sebagai fashion icon yang baru, terutama di Inggris, di mana baju yang dipakainya bisa dalam hitungan jam habis di pasaran.
Untuk inspirasi foto-foto lainnya, klik page number di bawah.

2017
Pada foto resmi pertunangan mereka, November lalu, ia mengenakan coat warna putih dari brand Kanada, Line The Label, yang situs belanjanya mendadak crash akibat tingginya permintaan order dari konsumen. Di balik coat yang hit itu, ia memakai dress hijau dari P.A.R.O.S.H and ‘Matilde’. Heels favoritnya dari brand sepatu Italia, Aquazurra.
Di acara amal World AIDS Day di Nottingham, Inggris, ia mengenakan coat warna navy blue. Coat ini terjual habis hanya dalam waktu 5 jam setelah penampilannya di acara tersebut.

Pada kunjungannya yang lain ke Brixton, Meghan membuat Brando coat warna camel yang dijual di situs belanja Revolve seharga 585 poundsterling, langsung terjual habis. Begitu juga jumper wool hitam keluaran M&S yang murmer langsung habis di rak.
Sama seperti Kate Middleton, Meghan tampak berhati-hati memilih busana dan pada banyak kesempatan menggunakan fashion sebagai medium untuk menyampaikan pesan tertentu. Fashion diplomacy ini misalnya tampak pada kunjungannya ke Cardiff Castle. Meghan mengenakan busana dan aksesori yang semuanya buatan Inggris. Coat hitam karya desainer Inggris, Stella McCarthy, yang dikenal sangat peduli pada ethical fashion. Ia memadankan coat itu dengan celana denim keluaran Hiut Denim dari daerah Welsh yang juga memiliki banyak kampanye lingkungan, dan mini venice bag dari brand DeMellier London. (f)
Foto: dok.dok.meghansmirror.com,dok.USA Network, dok.ChrisJackson/Getty Images, dok.Max Mumby/Indigo/Getty Image, KarwaiTang/WireImage, dok.P.A.R.O.S.H., dok.Aquazzura, dok.DeMellier.
Baca juga:
Agnez Mo Tampil Sebagai Model Majalah Vogue AS Edisi Maret 2018
Editor's Choice: Tiru Gaya Keren Karlie Kloss
Editor's Choice: Tiru Gaya Sexy Chic Emily Ratajkowski