Dok. Unsplash



Siapa di antara Anda yang harus siap dengan rentetan meeting virtual setiap hari? Setelah meeting virtual pun, Anda juga harus siapkan konsentrasi tingkat tinggi untuk mengerjakan pekerjaan berikutnya.

Namun, di rumah, dengan kondisi yang sangat menantang dimana harus berbagi waktu dengan suami atau sambil mengurus anak, bisa jadi kegiatan ini sangat menantang. Dampaknya, produktivitas kerja jadi menurun.

Menurut Jeff Weiner, CEO LinkedIn, untuk mendapatkan produktivitas yang lebih maksimal, sebaiknya terapkan buffer time. Yaitu waktu bebas untuk rehat sejenak antara rapat virtual atau dengan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Saat buffer time tersebut, Anda bisa membaca berita, berjalan-jalan sebentar atau sekadar istirahat sejenak.

"Pastikan Anda memiliki buffer time untuk mengambil napas, berolahraga ringan, atau melakukan apapun yang Anda sukai untuk menenangkan pikiran. Ini tidak hanya bermanfaat untuknya, tapi juga semua orang yang mengandalkan Anda," tulis Jeff dalam unggahannya di platform LinkedIn.

Namun tentu, menerapkan buffer time saat sedang bekerja di rumah tak semudah kedengarannya. Karena biasanya waktu bebas di sela-sela pekerjaan itu akan digunakan untuk mengurus anak, melakukan pekerjaan rumah tangga dan lain sebagainya. 

Lantas apa yang harus dilakukan agar di tengah-tengah hiruk pikuk kehidupan rumah tangga dan pekerjaan yang harus melebur jadi satu, Anda tetap bisa mendapatkan waktu bebas? Jeff Weiner memberikan saran.



(Lanjut ke halaman berikutnya)


BACA JUGA :
5 Hal yang Perlu Dilakukan Dan Dihindari Saat Bekerja dari Jarak Jauh
Kenali Tanda Burnout Karena Bekerja Dari Rumah
5 Alasan Kerja Dari Rumah Terasa Lebih Melelahkan


 
 
 


Dok. Unsplash



1. Buat Jadwal Waktu Bebas

Ketika bekerja dari rumah, terutama jika Anda punya anak, potensi untuk gangguan saat bekerja sangat tidak terbatas. Namun, perlakukan 'waktu bebas' sama seperti ketika Anda akan melakukan rapat virtual yang penting. 

Masukan 'waktu bebas' Anda ke dalam kalender dan perlakukan seperti sebuah jadwal yang tidak dapat dibatalkan. Karena kesehatan mental juga tak kalah penting untuk Anda perhatikan selama bekerja.

2. Buat Anak Sibuk

Tentu ketika orang tua sedang bekerja, anak-anak - terutama yang masih kecil - tidak akan peduli dengan jadwal rehat Anda. Untuk memastikan Anda tetap memiliki waktu bebas, buat anak-anak sibuk dengan kegiatan yang menyenangkan, atau bahkan siapkan kartun untuk mereka tonton. 

Jika Anda punya anak yang lebih kecil di bawah usia 5 tahun, mungkin waktu bebas Anda akan jadi lebih pendek. Namun bukan berarti tak bisa disiasati. Manfaatkan waktu tidur siang anak, sebagai waktu istirahat Anda jika memungkinkan.

3. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Saat Anda sudah menjadwalkan waktu bebas, terkadang Anda tergoda untuk mengisinya dengan rapat virtual lain atau tugas tambahan yang lupa Anda lakukan. Namun sebaiknya jangan lakukan.

"Alasan paling penting untuk menjadwalkan waktu bebas adalah untuk membuat Anda punya waktu untuk rehat dan bernapas," papar Jeff.

Menurut Jeff, lebih baik memundurkan waktu rapat virtual atau mengerjakan pekerjaan lainnya di luar waktu bebas, daripada harus kehilangan kontrol akan konsentrasi akibat kelelahan bekerja. 

"Apapun yang Anda lakukan, pastikan meluangkan waktu untuk diri sendiri setiap hari dan dengan cara yang sistematis," tambahnya. (f)



BACA JUGA :
5 Hal yang Perlu Dilakukan Dan Dihindari Saat Bekerja dari Jarak Jauh
Kenali Tanda Burnout Karena Bekerja Dari Rumah
5 Alasan Kerja Dari Rumah Terasa Lebih Melelahkan